Kekurangan Makanan, Gajah Liar Sering Mencuri Makanan di Tempat Konservasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 13 Maret 2018
Kekurangan Makanan, Gajah Liar Sering Mencuri Makanan di Tempat Konservasi

Sejumlah Gajah Sumatera jinak berada di Pusat Konservasi Gajah Riau di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Minggu (11/3). (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kekurangan makanan membuat gajah-gajah liar sering masuk ke kawasan konservasi. Hal itu karena makanan di dalam hutan semakin sedikit akibat peralihan lahan.

Kawanan gajah Sumatera liar makin sering memasuki Pusat Konservasi Gajah Riau di Minas, Kabupaten Siak, akibat habitat hutan mereka makin menipis.

"Dahulu kita bisa perkirakan kapan gajah liar melintas, biasanya tiap enam bulan sekali. Tapi sekarang mereka makin sering masuk ke sini," kata seorang pawang (mahout) Pusat Konservasi Gajah (PKG) Riau Raden Sulaiman di Pekanbaru, Senin (12/3).

PKG Riau, yang juga disebut Pusat Latihan Gajah Minas, berlokasi di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim yang dikelola oleh Dinas Kehutanan Provinsi Riau. Di tempat itu berada 16 ekor gajah jinak.

Raden Sulaiman mengatakan pada awal tahun ini, sudah tiga kali gajah liar masuk ke PKG Riau. Mereka datang berkelompok, terdiri dari 11 ekor gajah.

"Di kelompok itu ada satu gajah jantan yang paling besar, dan ada tiga gajah kecil juga," katanya dilansir Antara.

Ia mengatakan, gajah liar tersebut datang ke PKG karena tempat itu banyak terdapat makanan. Mereka tidak mengganggu gajah jinak PKG.

Namun, pernah satu kasus kawanan itu merusakan dinding warung yang berada di PKG. "Karena ada buah pisang yang digantung di dinding, mereka mengambil itu," ujarnya.

Seorang mahout lainnya, Pargaitan Nahampun, mengatakan gajah liar tersebut biasanya pergi lagi apabila sudah mendapatkan makanan. Namun, kalau dinilai agak mengganggu, mereka melakukan pengusiran dengan menyalakan api untuk menghalau.

"Kita paham mereka sebenarnya tidak mengganggu, karena hutan makin sedikit dan berganti jadi kebun kelapa sawit," katanya.

PKG merupakan area khusus di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Ada 16 gajah jinak yang dipelihara di tempat, itu, lima gajah di antaranya betina yang masing-masing bernama Indah, Vera, Sela, Nia dan Dayang.

Sementara, 11 gajah jantan terdiri dari Seng Arun, Bankin, Jopi, Bangsong, Doni, Giam, Reno, Budi, Pato, Angga, dan Diego.

Seng Arun, merupakan gajah tertua di pusat pelatihan gajah terbesar di Provinsi Riau tersebut. Gajah berbobot lebih dari 3,3 ton itu saat ini berusia sekitar 45 tahun. Sementara itu, gajah yang paling muda adalah Diego, berusia delapan tahun. Gajah jantan yang memiliki nama mirip pemain sepak bola itu merupakan anak dari Vera, salah satu gajah betina dewasa di sana. Seluruh gajah dirawat oleh 30 staf, baik mahout, medis dan lainnya. (*)

#Gajah Sumatra #Riau
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Bali Zoo Hapus Selama Wahana Menunggang Gajah, Fokus ke Program Edukasi
Bali Zoo resmi menghentikan program gajah tunggang mulai 1 Januari 2026. Fokus baru pada kesejahteraan satwa, edukasi konservasi, dan pengalaman pengunjung.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Bali Zoo Hapus Selama Wahana Menunggang Gajah, Fokus ke Program Edukasi
Indonesia
Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi
Taman Nasional Bukit Tigapuluh memasang 40 kamera jebak di 20 petak lokasi, dengan cakupan pantau seluas 2x2 kilometer persegi atau sekitar 400 hektare.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Pasang 40 Kamera, Taman Nasional Bukit Tigapuluh Rekam 13 Spesies Dilindungi
Indonesia
11 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau Tetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Inhu Diminta Mengikuti
11 kabupaten/kota itu tersebut yakni Kabupaten Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Siak, Kuansing, Kampar, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Pelalawan, Kota Pekanbaru, dan Dumai.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Desember 2025
11 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau Tetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Inhu Diminta Mengikuti
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Indonesia
Kantor Kantor Dinas Provinsi Riau Digeledah KPK, Cari Bukti Pemerasan Gubernur
KPK telah menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka bersama Kepala Dinas PUPRPKPP Riau, M. Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur, Dani M. Nursalam
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Kantor Kantor Dinas Provinsi Riau Digeledah KPK, Cari Bukti Pemerasan Gubernur
Indonesia
Gubernur Riau Pakai Duit Pemerasan Buat Jalan Jalan ke Luar Negeri
Uang terkait kasus dugaan pemerasan itu terlebih dahulu dikumpulkan oleh Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam (DAN) sebelum dipakai untuk bepergian ke luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
Gubernur Riau Pakai Duit Pemerasan Buat Jalan Jalan ke Luar Negeri
Indonesia
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam Serahkan Diri ke KPK Usai OTT
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam menyerahkan diri ke KPK setelah operasi tangkap tangan terhadap Gubernur Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya di Riau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Staf Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam Serahkan Diri ke KPK Usai OTT
Indonesia
KPK Bagi 2 Kloter Boyong Rombongan OTT Riau, Gubernur Abdul Wahid Tiba Pertama
“Yang dibawa pada hari ini ada sembilan orang, nanti ada dua kloter pagi dan siang,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo
Wisnu Cipto - Selasa, 04 November 2025
KPK Bagi 2 Kloter Boyong Rombongan OTT Riau, Gubernur Abdul Wahid Tiba Pertama
Indonesia
Profil Gubernur Riau Abdul Wahid, Karier Moncer Eks Cleaning Service Berujung OTT KPK
Siapakah sosok Abdul Wahid yang tericiduk OTT KPK?
Wisnu Cipto - Selasa, 04 November 2025
Profil Gubernur Riau Abdul Wahid, Karier Moncer Eks Cleaning Service Berujung OTT KPK
Indonesia
OTT KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid Turut Terjaring
Salah satu yang dicolok tim penindakan KPK ialah pejabat di Dinas PUPR Riau.
Dwi Astarini - Senin, 03 November 2025
OTT KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid Turut Terjaring
Bagikan