Kekurangan Karbohidrat Bisa Gagalkan Diet, Cukup Batasi Asupannya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 19 Agustus 2024
Kekurangan Karbohidrat Bisa Gagalkan Diet, Cukup Batasi Asupannya

Nasi mengandung karbohidrat. (Foto: Unsplash/Pille R. Priske)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggapan diet harus menghilangkan asupan karbohidrat salah besar. Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh, hanya saja perlu dikurangi saat menjalani program diet.

Diet rendah karbohidrat, keto, dan karnivora adalah diet yang banyak orang klaim dapat membantu mereka menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, sains menunjukkan bahwa tidak mengonsumsi karbohidrat terlalu lama, atau mengonsumsi karbohidrat terlalu sedikit, dapat menyebabkan peningkatan keinginan makan dan asupan kalori berlebih.

“Karbohidrat sangat penting untuk energi dan fungsi otak. Pola makan rendah karbohidrat dapat menyebabkan kelelahan, konsentrasi buruk, dan kekurangan nutrisi,” kata Andrea Hinojosa, MS, RDN, LDN, CLC, pendiri Honest Health & Wellness, dikutip dari Eatingwell, Senin (19/8).

Daripada menghindarinya, usahakan untuk memasukkan karbohidrat dalam jumlah sedang pada setiap kali makan. Jika kamu tidak mengonsumsi cukup karbohidrat, kemungkinan besar tubuh juga kekurangan serat yang juga sangat dibutuhkan saat diet.

Baca juga:

Diet Sup dan Shake Bisa Bantu Remisi Diabetes

“Serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan, mengatur kadar gula darah, dan menjaga mikrobioma usus yang sehat. Menghilangkan seluruh kelompok makanan dapat mengurangi asupan serat secara signifikan, yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan,” kata Hinojosa.

Serat memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan membantu mengatur kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 30 gram serat setiap hari dapat meningkatkan berat badan yang sehat, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Bagikan