Keindahan dan potensi Danau Toba tak kalah dengan Bali
Danau Toba yang terus berbenah untuk menajdi destinasi wisata yang mumpuni. (Foto: Pixabay/travelphotographer)
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno mengatakan bahwa dalam hal keindahan alam dan potensi, Danau Toba tak kalah dengan Bali. Oleh karena itu, harus dimanfaatkan dengan baik untuk mengangkat perekonomian.
"Saya tegaskan bahwa Danau Toba tak kalah dengan Bali. Yang harus menjadi pehatian kita adalah bagaimana SDM bisa lebih baik lagi dalam mengelola pariwisata seperti halnya di Bali," ujar Sandiaga Uno di acara pelapasan 30 siswa di kawasan Danau Toba. Acara tersebut adalah simbolis pelepasan siswa magang, selama delapan bulan di Politeknik Pariwisata Bali.
Baca Juga:
Dilansir dari Antara, Jumat (26/3), acara pelepasan ke 30 siswa tersebut dilakukan di Kaldera Toba, Desa Sigapiton, Kecamatan Sibisa, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Dalam kunjungan Sandiaga Uno ke kawasan Danau Toba, acara pelepasan siswa tersebut menjadi salah satu agenda dari rangkaian acara yang ia dihadiri.
Selain keindahan alamnya, Sandiaga Uno mengatakan, pariwisata Bali juga telah cukup maju karena didukung kearifan lokalnya yang hingga saat ini tetap dijaga dengan baik agar tetap lestari.
Hal ini juga diterapkan oleh masyarakat di kawasan Danau Toba yang tetap menjunjung tinggi berbagai nilai kearifan lokal. Yaitu dengan berbagai atraksi budaya di Danau Toba yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk datang dan menikmati.
Baca Juga:
"Memang banyak lelucon yang mengatakan bahwa pelayanan terhadap wisatawan di Danau Toba tak sebaik Bali. Tapi kita harus bisa menepis itu semua dengan memberikan pelayanan maksimal kepada siapa saja yang datang berkynjung ke Danau Toba," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa ia yakin siswa dari kawasan Danau Toba yang mengikuti magang di Bali selama delapan bulan, nantinya akan pulang dan membawa berbagai ilmu untuk memajukan pariwisata Danau Toba. Daerah itu sendiri merupakan salah satu prioritas dengan SDM-nya yang berkelas.
"Bali mampu mengemas produk wisatanya menjadi sangat menarik dan menjadi perhatian dunia, dan masyarakat di Kawasan Danau Toba ini juga harus bisa seperti Bali," kata Sandiaga. (kna)
Baca Juga:
Pilot Activity, Program Pengelolaan Sampah di Labuan Bajo oleh Sekretariat TKN
Bagikan
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel