Wisata Indonesia

Gaya Indah Istana Raja di Nusantara

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 03 Maret 2021
Gaya Indah Istana Raja di Nusantara

Istana raja Nusantara kini jadi daya tarik wisata. (foto: Instagram @damien_dubois)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBELUM menjadi negara kesatuan, wilayah Indonesia terdiri berbagai kerajaan besar. Setiap kerjaan punya adat dan tradisi masing-masing. Tak ketinggalan keindahan arsitektur yang tampak pada megahnya bangunan istana raja.

Kini, beberapa istana raja di Nusantara masih berdiri megah bahkan menjadi daya tarik pariwisata. Jalan-jalan ke berbagai istana kediaman para raja Nusantara akan membuatmu lebih mengenal beragam budaya yang ada di Tanah Air. Perbedaan-perbedaan indah yang terlihat dari arsitektur dan semacamnya akan menjadi pemandangan yang super menarik, dan tentu saja cantik. Berikut 5 istana raja di Nusantara yang bisa kamu kunjungi.

BACA JUGA:

Mengenal Cokelat di 'Desa Coklat Bali'

1. Istana Maimun

istana maimun
Istana Maimun, Medan. (foto: Instagram @helenangriyani)

Menjadi landmark utama Kota Medan, Istana Maimun berdiri megah di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun. Istana peninggalan Kesultanan Deli ini mulai dibangun pada 26 Agustus 1888 dan baru selesai pada 1891. Sultan Deli Sultan Mahmud Al Rasyid ialah orang yang memerintahkan pembangunan istana megah ini.

Istana Maimun terdiri dari dua lantai dengan tiga bagian bangunan, yaitu induk, bangunan sayap kiri, dan sayap kanan. Di depan istana yang menghadap utara ini terdapat Masjid Al-Mashun atau yang lebih dikenal dengan Masjid Raya Medan.

Selain nilai sejarah, keunikan desain interior istana yang unik membuat tempat tinggal Sultan Deli ini menjadi tujuan wisata. Warisan kebudayaan Melayu dengan gaya Islam, Spanyol, India, dan Italia berpadu pada interior istana ini.

Didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid. Pembangunan istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891. Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Bangunan istana ini menghadap ke utara dan pada sisi depan terdapat bangunan Masjid Al-Mashun atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Raya Medan.

Istana Maimun menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua, namun juga desain interiornya yang unik, memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu, dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia. Kemegahan kerajaan ini merupakan bukti kesejahteraan era Kesultanan Deli.

Saat berkunjung ke istana ini, kamu enggak cuma bisa melihat-lihat, tapi juga bisa menyewa baju dan berfoto ala putri raja di depan singgasana Sultan Deli. Fotonya bakal Instagramable deh.


2. Istana Silinduang Bulan

istana silinduang bulan
Istana Silinduang Bulan. (foto: Instagram @kamilhijal)

Istana Silinduang terletak di Tanah Datar, Sumatera Barat. Nama Silinduang Bulan diberikan oleh Daulat Yang Dipertuan Raja Gamuyang Sultan Bakilap Alam (Sultan Alif Kalifatullah Johan Berdaulat Fil’Alam I) setelah dipindahkan ke Balai Janggo pada 1550.

Dalam sejarah, bangunan istana ini beberapa kali mengalami kebakaran. Ketika Pedang Pederi berkacmuk, istana ini juga terkena imbas hingga terbakar habis. Pada 2010 pun, istana ini kembali mengalami kebakaran. Namun, cepat kembali direnovasi karena menjadi salah satu ikon dari provinsi Sumatra Barat.

Melihat rumah gadang ini dari depan saja sudah memberikan kesan yang amat megah. Dengan model alang babega, rumah gadang ini punya tujuh gonjong (tajuk) yang seakan menembus langit. Model alang babega sendiri merupakan rumah gadang khusus raja. Kemegahan makin terasa jika kamu masuk. Bagian dinding istana diukir dengan berbagai jenis ukiran. Umumnya ukiran-ukiran itu didominasi warna merah, kuning, hitam, dan diselingi warna cokelat (warna tanah), serta warna perak dan emas.

Megahnya interior Istana Silinduang Bulan. (foto: Instagram @Indtravel)

Tak hanya itu kain tabir dan langik-langik dengan sulaman bertatah warna emas dengan berbagai motif menutupi seluruh ruangan. Semua kain tradisi itu merupakan hasil kerajinan rakyat dari nagari-nagari di sekitar Pagaruyung, antara lain Sungayang dan Pandai Sikek.


3. Keraton Puro Mangkunegaran

istana mangkunegaran
Ciri dekorasi Eropa di Puro Mangkunegaran. (foto: Instagram @pratiwi.setyobudi)

Puro Mangkunegaran merupakan kediaman resmi dari Sri Paduka Mangkunagara di Surakarta.
Puro ini dibangun setelah Perjanjian Salatiga yang mengawali pendirian Praja Mangkunegaran ditandatangani kelompok Raden Mas Said, Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I), Sunan Paku Buwono III, dan VOC pada 1757.

Arsitektur Puro Mangkunegaran masih serupa dengan keraton pada umumnya, dengan bagian pendopo, kaputran, dalem, yang dikelilingi dinding juga pilar yang kokoh. Sebagaimana bangunan utama di Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta, Istana Mangkunegaran mengalami beberapa perubahan. Perubahan itu tampak pada ciri dekorasi Eropa yang populer saat itu.

Selain menikmati keindahan dan kemegahan arsitektur istananya, kamu juga bisa melihat potret lawas keluarga kerajaan dari masa ke masa. Ajak salah satu pemandu dan mereka dengan senang hati akan menceritakan sejarah istana beserta riwayat raja-rajanya.


4. Istana Kerajaan Siak Sri Indrapura

istana siak
Istana Siak. (foto: Instagram @urufasalam)

Istana ini merupakan kediaman resmi Sultan Siak. Mulai dibangun pada 1889, tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Pembangunan keseluruhan istana baru selesai pada 1893. Kini istana ini masuk wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Siak.

Kompleks istana ini seluas 32.000 meter persegi ini terdiri dari 4 istana, yaitu Istana Siak, Istana Lima, Istana Padjang, dan Istana Baroe. Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi.

Istana Siak punya arsitektur bercorak Melayu, Arab, dan Eropa. Ada dua lantai di istana ini. Lantai bawah dibagi menjadi enam ruangan sidang, sedangkan lantai atas terbagi menjadi sembilan ruangan yang digunakan untuk istirahat sultan serta para tamu istana.

Kediaman raja ini merupakan salah satu peninggalan penting dari kerajaan Melayu Islam. Kerajaan yang satu ini juga dikenal dengan sebutan Istana Matahari Timur. Lokasinya yang mudah dijangkau dengan kendaraan umum maupun pribadi, membuat Istana Siak menjadi wisata favorit para turis lokal maupun domestik.


5. Paviliun Kertha Gosa

kertha gosa
Bale Kambang di Paviliun Kertha Gosa. (foto: Instagram @soulrebel)

Tak seperti istana raja lain di Nusantara yang masih berdiri megah, istana Klungkung hancur saat penaklukan Belanda atas Bali pada 1908. Meskipun demikian, masih tersisa bangunan paviliun Kertha Gosa.

Reruntuhan dasar istana yang tersisa ialah berupa bangunan pengadilan Paviliun Kertha Gosa dan gerbang utama yang bertuliskan tahun Saka 1622 (1700 SM). Di dalam istana tua juga terdapat paviliun gantung bernama Bale Kambang yang dibangun pada 1940-an.

Keturunan para raja yang pernah memimpin Klungkung sekarang tinggal di Puri Agung, sebuah kediaman di sebelah barat istana lama yang dibangun setelah 1929.

Tak hanya arsitektur Bali yang khas, langit-langit Kertha Gosa juga dihiasi lukisan wayang yang mengisahkan perbuatan dan karma yang akan diterima. Selain itu, Bangunan Bale Kambang juga amat unik karena berdiri di tengah-tengah kolam yang disebut Taman Gili. (dwi)

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan