Langkah Awal Kenali Keindahan Alam Lewat Hobi Terrarium

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 04 September 2020
Langkah Awal Kenali Keindahan Alam Lewat Hobi Terrarium

TerraLiving Moss ZERO koleksi tanaman hias yang menyegarkan-Facebook-TerraLiving

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGHADIRKAN keindahan alam sedang populer belakangan. Banyak orang memulai menyusun aquascape. Namun, tren terbaru membuat seni terarium sudah populer dan terkenal di kalangan para pencinta tanaman hias rumahan.

Perusahaan Terraliving yang menekuni tanaman hias dalam bidang terarium membuat seni baru yang menampilkan keindahan tanaman yang berada dalam wadah kaca tertutup. Wadah tersebut menciptakan lingkungan yang unik untuk pertumbuhan tanaman. Dinding transparan memungkinkan panas dan cahaya masuk ke terarium.

BACA JUGA:

Buat para Ibu Baru, Menyusui Ternyata tak Seseram Itu Kok

Terarium yang bersifat tertutup dikombinasikan dengan cahaya panas yang memasuki kotak kaca memungkinkan terciptanya siklus air skala kecil. Hal itu terjadi karena kelembapan dari tanah dan tanaman menguap dalam suhu tinggi di dalam terarium sehingga uap air itu kemudian mengembun di dinding wadah kaca transparan. Embun itu akhirnya jatuh kembali ke tanaman dan tanah di bawahnya.

Hal itu berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang ideal untuk merawat tanaman karena pasokan air yang konstan. Hal itu mencegah tanaman menjadi terlalu kering. Selain itu, cahaya yang melewati bahan transparan terarium memungkinkan tanaman di dalamnya berfotosintesis, sehingga tetap dapat bertahan dan berkembang.

Istilah terarium berasal dari seorang ahli botani Nathaniel Bagshaw Ward pada 1842. Istilah itu muncul dari rasa ketertarikannya terhadap tumbuhan dan serangga. Karyanya membuat tren tumbuhan hias semakin terkenal diseluruh dunia.

terraliving
Terraliving menghadirkan keindahan alam dalam kotak kaca. (foto: Instagram @terraliving)

Saat ini, terarium muncul dalam berbagai bentuk. Seiring dengan perkembangannya, tumbuhan hias yang dulunya cuma dirangkai di luar pekarangan rumah kini sudah dapat dibawa ke ruang tertutup, seperti kamar atau ditaruh dalam ruangan rumah atau kantor.

Ada dua kelompok terraria, yaitu terraria tertutup dan terarria terbuka. Kamu dapat membeli dan memilihnya sesukamu berdasarkan kebutuhanmu. Jika kamu ingin membawa atmosfer kesejukan itu dalam kamar, kamu dapat memilih terraria yang tertutup. Namun, jika kamu hanya ingin menaruh terraria di pekarangan rumah, mungkin kamu dapat memilih yang terbuka.

terraliving
Ada bebagai macam pilihan dan bentuk lumut tumbuhan yang benar-benar hidup yang bisa kamu rawat. (foto: facebook-TerraLiving)

Untuk kamu yang hobi miniatur tanaman hias, kamu dapat melihat langsung kesegaran dan keindahan karya dari Terraliving. Beberapa seni yang dihadirkan mampu membuat kamu tercengang. Dengan hasil penelitian, mereka membuat tanaman hidup di dalam tabung kaca yang membuat tumbuhan tersebut terlihat menyegarkan. Bagian terbaiknya, itu dapat dibawa ke dalam kamar tidurmu.

Penelitian yang berlokasi di sebuah laboratorium Malaysia itu telah memberikan karya seni dan keterampilan merawat tumbuhan hias melalui tabung kaca yang nampak menyegarkan dan memberi kesan indah.

Macam-macam penelitian itu juga menyediakan berbagai tampilan seperti seri mosser yang sangat portabel hingga seri tabung canggih berteknologi tinggi. Perusahaan Terraliving tentunya menciptakan karya itu agar orang-orang dapat memiliki rasa kecintaan dan ketertarikan pada tanaman hias. Dengan begitu, merawat tanaman bisa jadi aktivitas yang positif dapat terbentuk. Tanaman kecil ini juga diharapkan dapat menghadirkan alam pada dekstop semua orang sehingga keindahan dalam alam dapat dirasakan dalam miniatur hutan mini tersebut.

terraliving
Dibuat dengan keahlian dan keterampilan. (foto: Facebook-TerraLiving)

Dalam tabung kaca, berbagai tanaman hias dapat kamu lihat. Mulai dari lumut bun moss, lumut bulu, lumut rambut, lumut bulu rubah, lumut thyme, dan masih banyak lagi tampilan hijau yang bisa menyejukkan diri saat kamu melihat tanaman hias ini. Namun, kamu perlu mencatat bahwa tumbuhan yang hidup didalamnya merupakan tumbuhan hidup. Oleh karena itu, kamu harus merawat dan membersihkannya sama ketika kamu memiliki aquascape yang berisikan ikan. Jika kamu merawatnya dengan baik dan benar, terrariummu mungkin akan bertahan sampai 5 atau 10 tahun.

Lumut yang dirawat dalam terrarium harus disiram menggunakan air bersih agar tidak mati. Cara perawatan yang benar ialah tidak menyiram atau menyemprotkan air secara berlebih. Hal itu membuat lumut-lumut tersebut dapat tahan lama dan tetap cantik dalam terrarium tembus padandang itu. Perlu ketelitian dan ketekunan untuk merawatnya. Beberapa Terraliving berisikan tumbuhan yang harus dirawat dengan benar.(joe)

BACA JUGA:

Mengenal Menstrual Cup Saingan Pembalut

#September Steptember #Hobi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fashion
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Kolaborasi Black Sabbath dan Lawless Jakarta menghadirkan koleksi eksklusif "Heavier Than Ever" berupa apparel, helm, dan skate deck edisi terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Fun
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
GJAW 2025 menghadirkan program komunitas seperti Campervan Show dan Diecast On GJAW, memperkaya pengalaman pengunjung di ICE BSD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
Fun
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Costum diecast telah menjadi gerakan kreatif yang menumbuhkan kebanggaan, kolaborasi, dan inovasi anak bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Fun
Era Baru Audio Mobil: Nakamichi Hadirkan Inovasi Lewat Acara ‘All Things New’
Nakamichi hadirkan solusi audio dan teknologi kendaraan yang lebih pintar, terintegrasi, serta memberikan pengalaman mendalam bagi penggunanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Era Baru Audio Mobil: Nakamichi Hadirkan Inovasi Lewat Acara ‘All Things New’
Fun
Indonesia Diecast Expo 2025 Siap Hadirkan Nuansa Nostalgia Lewat Tema 'Back to The Days'
IDEXII 2025 akan berlangsung di Hall 10 ICE BSD, Tangerang, 25 - 26 Oktober 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
Indonesia Diecast Expo 2025 Siap Hadirkan Nuansa Nostalgia Lewat Tema 'Back to The Days'
ShowBiz
Musik dan Hobi Menjadi Satu, Pop City 2025 Hidupkan Jantung Jakarta
Pop City 2025 menjadi tempat berkumpul bagi para kreator dan penikmat industri kreatif.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Musik dan Hobi Menjadi Satu, Pop City 2025 Hidupkan Jantung Jakarta
Fun
LEGO Datangkan Petualangan di Set One Piece, Yuk Menjelajah Bersama Kru Topi Jerami
Rangkaian set baru ini menghadirkan adegan-adegan ikonis dari musim 1 ke dalam bentuk LEGO bricks.
Dwi Astarini - Selasa, 29 Juli 2025
LEGO Datangkan Petualangan di Set One Piece, Yuk Menjelajah Bersama Kru Topi Jerami
Bagikan