Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Kebersihan Kamar Tidur Ancam Kesehatan, Lakukanlah Sterilisasi Ruangan!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Agustus 2019
Kebersihan Kamar Tidur Ancam Kesehatan, Lakukanlah Sterilisasi Ruangan!

Menjaga kebersihan perabotan kamar tidur guna mencegah penyebaran bakteri (Foto: Pexels/NastyaSensei Sens)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBERSIHAN ruangan memengaruhi kenyamanan dan keamanan bagi kesehatan. Keadaan ruangan yang kotor bisa menjadi sarang kuman dan bakteri. Periksalah kondisi ruang kamar tidurmu. Hindari penumpukkan kotoran pada satu bagian atau tempat memungkinkan jadi rumah kuman.

Melansir dari laman alodokter, bersentuhan dengan barang-barang yang kotor bisa menyebabkan perpindahan bakteri sehingga memicu gangguan kesehatan.

Baca juga:

Bebas Bakteri, Kamar ini Dibersihkan dengan Robot Canggih

Umumnya, bakteri yang sering ditemui dalam kamar tidur adalah e-coli, salmonella, hingga staphylococcus aureus. Perkembangbiakan bakteri terjadi setiap 20 menit sekali. Salah satu efek sammpingnya mengakibatkan tubuh mudah terjangkit penyakit infeksi.

1. Sterilisasi gagang pintu

Kebersiahan Kamar Tidur Ancam Kesehatan, Lakukanlah Sterilisasi Ruangan!
Pastikan kebersihan gagang pintu selalu terjaga (foto: Unsplash/Logan Ripley)

Hampir setiap hari, tanganmu bersentuhan dengan gagang pintu. Ternyata, membuka dan menutup pintu bisa menjadi sarang virus dan bakteri loh. Melansir dari laman alodokter, benda-benda yang sering bersentuhan dengan tangan seringkali terlupakan untuk dibersihkan. Tak heran, kuman dan bakteri berkembangbiak dan mengancam kesehatan.

Untuk mencegahnya, diperlukan kebiasaan dalam membersihkan gagang pintu dengan memakai kain lap atau tisu dan mencuci tangan setiap seminggu sekali. Biasakan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama 20 hingga 30 detik. Upaya ini bisa mencegah perpindahan kuman dan bakteri yang menyebabkan iritasi hingga infeksi kulit.

2. Menjemur kasur secara berkala

Kebersiahan Kamar Tidur Ancam Kesehatan, Lakukanlah Sterilisasi Ruangan!
Masa pakai kasur yang baik dan aman tidak lebih dari 8 tahun (Foto: Pexels/Wendelin Jacober)

Kebanyakan orang menggunakan tempat tidur dalam jangka waktu panjang. Tak jarang yang menggunakan kasur selama lebih dari 10 tahun. Kasur yang terlalu lama dipakai akan mengendapkan lebih dari 4,5 kilogram kulit mati.

Tentunya, hal ini bisa meerugikan kamu karena penumpukkan kuman yang membahayakan kesehatan. Untuk itu, kamu perlu mengganti kasur secara berkala seperti tujuh atau delapan tahun sekali.

Kalau biaya menjadi halangan, kamu bisa menjemur kasur selama beberapa jam. Paparan sinar matahari bisa membunuh kuman dan bakteri yang mengintai.

Baca juga:

Warna Cat Kamar Ternyata Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur, Ini Penjelasannya

3. Hindari menumpuk baju kotor

Kebersiahan Kamar Tidur Ancam Kesehatan, Lakukanlah Sterilisasi Ruangan!
Hindari menumpukkan pakaian kotor terlalu lama (foto: anexactinglife)

Kebanyakan orang mengumpulkan pakaian kotor dalam satu wadah. Biasanya, diletakkan pada pojokan kamar sebelum dicuci. Pakaian kotor yang bercampur dengan keringat ataupun debu yang menempel bisa menyebarkan virus dan bakteri.

Menyimpan pakaian kotor terlalu lama di dalam kamar bisa membuat suhu ruang menjadi lembab sehingga bakteri pun lebih cepat berkembangbiak.

Untuk itu, hindari menumpukkan pakaian kotor dalam waktu lama. Kamu juga bisa menyemprotkan uap air untuk mengatur kelembapan udara.

4. Bersihkan celah sakelar lampu

Kebersiahan Kamar Tidur Ancam Kesehatan, Lakukanlah Sterilisasi Ruangan!
Rutin bersihkan sela-sela sakelar lampu (Foto: Unsplash/Wolfgang Mennel)

Bagian sela-sela sakelar lampu seringkali menjadi sarang bakteri. Umumnya, kotoran yang menumpuk dikarenakan ketidakrutinan membersihkan perabotan kamar. Penumpukkan kotoran ini biasanya terjadi karena permasalahan udara ataupun sentuhan tangan dalam keadaan kotor.

Kamu harus rajin membersihkan permukaan hingga sela-sela barang secara rutin. Setidaknya dilakukan setiap dua minggu sekali. Ada baiknya, saat melihat noda atau bintik hitam segera dilap. (dys)

Baca juga:

4 Hal ini Ternyata Bisa Membuat AC Kamar Tidur Kamu Cepat Rusak

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan #Kamar Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Bagikan