Kebakaran Hong Kong Tewaskan 128 Orang, Petugas Pemadam Lakukan Pencarian Terakhir

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Kebakaran Hong Kong Tewaskan 128 Orang, Petugas Pemadam Lakukan Pencarian Terakhir

Kebakaran besar di kompleks apartemen di Hong Kong. ANTARA/Anadolu.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PETUGAS pemadam kebakaran Hong Kong melakukan pencarian intensif dari satu apartemen ke apartemen lain di kompleks apartemen bertingkat tinggi, Jumat (28/11). Operasi itu menghasilkan penemuan puluhan jenazah setelah kebakaran besar melalap tujuh dari delapan bangunan di kompleks tersebut. Jumlah korban tewas dalam salah satu kebakaran paling mematikan di kota itu telah mencapai sedikitnya 128 orang.

“Saat ini, tim penyelamat memprioritaskan apartemen-apartemen yang sebelumnya menghubungi layanan darurat lebih daripada dua lusin kali, tetapi tidak dapat dijangkau selama kebakaran,” kata Wakil Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Hong Kong Derek Armstrong Chan, dikutip The Korea Times.

Jumlah korban meningkat 34 setelah lebih banyak jenazah ditemukan di menara-menara yang menghitam. Sekretaris Keamanan Chris Tang mengatakan pencarian korban masih berlangsung dan angka tersebut dapat terus bertambah. Tang menyebut 89 jenazah yang ditemukan belum teridentifikasi. Sementara itu, sekitar 200 orang masih belum ditemukan. Secara keseluruhan, investigasi kebakaran diperkirakan berlangsung setidaknya tiga hingga empat minggu.

Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Hong Kong Andy Yeung mengatakan petugas pertama yang tiba di lokasi menemukan beberapa alarm kebakaran di kompleks tidak berfungsi dan hal tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum. Kebakaran dimulai pada Rabu sore di salah satu dari delapan menara kompleks Wang Fuk Court. Api dengan cepat merambat ke bangunan lainnya karena perancah bambu yang tertutup jaring untuk renovasi ikut terbakar hingga tujuh bangunan dilalap api.

Baca juga:

Beda Sehari, Korban Tewas Kebakaran Hong Kong Melonjak 3 Kali Lipat Tembus 128 Jiwa


Petugas pemadam kebakaran membutuhkan sekitar 24 jam untuk mengendalikan kobaran api, dan bahkan hampir dua hari kemudian, asap masih terlihat keluar dari rangka bangunan yang hangus akibat sesekali munculnya titik api. Kebakaran baru dinyatakan sepenuhnya padam pada Jumat pagi.

Secara total, 2.300 petugas pemadam kebakaran dan tenaga medis terlibat dalam operasi ini, dan 12 petugas pemadam termasuk di antara 79 orang yang terluka secara keseluruhan. Seorang petugas pemadam bahkan tewas dalam operasi penyelamatan.

Kompleks apartemen tersebut dihuni banyak lansia. Apartemen ini dibangun pada 1980-an dan sedang menjalani renovasi besar. Badan antikorupsi Hong Kong pada Kamis mengatakan sedang menyelidiki kemungkinan korupsi terkait dengan proyek renovasi tersebut. Pihak berwenang menduga beberapa material di dinding luar gedung tidak memenuhi standar ketahanan api sehingga menyebabkan penyebaran api yang tidak biasa cepat.

Polisi juga menemukan panel busa plastik yang sangat mudah terbakar dipasang di jendela setiap lantai dekat lobi lift pada satu-satunya menara yang tidak terkena dampak. Panel tersebut diyakini dipasang perusahaan konstruksi, tapi tujuannya tidak jelas. Pihak berwenang berencana melakukan inspeksi segera terhadap kompleks-kompleks perumahan yang sedang menjalani renovasi besar untuk memastikan perancah dan material konstruksi memenuhi standar keselamatan.

Kebakaran ini merupakan yang paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade. Kebakaran gedung komersial di Kowloon pada 1996 menewaskan 41 orang. Kebakaran gudang pada 1948 menewaskan 176 orang.(dwi)

Baca juga:

Kebakaran Hebat Apartemen Hong Kong, Manajer & Insinyur Bangunan Dijerat Pasal Pembunuhan

#Hong Kong #Kebakaran #Kebakaran Rumah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Keterpaparan kabut asap berbulan-bulan yang dialami warga bukan sekadar masalah kenyamanan biasa, melainkan ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan sekitar Bandara Soetta, Tangerang. Asap hitam membubung, namun operasional penerbangan tetap normal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Indonesia
Karhutla Juga Terjadi di Jakarta Utara, Puntung Rokok Picu Kerugian Rp 60 Juta
Kebakaran lahan alang-alang seluas 5.000 meter persegi terjadi di Komplek Pelindo 2 Cilincing, Jakarta Utara akibat puntung rokok. Simak kronologi lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Karhutla Juga Terjadi di Jakarta Utara, Puntung Rokok Picu Kerugian Rp 60 Juta
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
215.424 Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan dan Gunung Ciremai di Jabar Terbakar
Meski tidak ada korban jiwa, BPBD Jabar mendesak pemenuhan kebutuhan tambahan personel, peralatan pemadam karhutla, serta dukungan logistik di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
215.424 Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan dan Gunung Ciremai di Jabar Terbakar
Indonesia
Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI
Satwa-satwa yang telah dievakuasi belum langsung dikembalikan ke habitat. Penempatan sementara dilakukan sambil menunggu kondisi kawasan asal mereka benar-benar aman dari ancaman kebakaran.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI
Indonesia
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
akibat kejadian ini menutup sementara tempat usahanya itu. Dan telah mengumumkan di akun medsos tempat usahanya tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Berdasarkan informasi, kebakaran di Sabana Pengol terjadi pada Kamis sore.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Sabana Pengol Gunung Bromo Terbakar, Tim Gabungan Turun Padamkan Api
Bagikan