Kawasan Wisata Puncak Dipadati Warga Jakarta saat Lebaran

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 26 Mei 2020
Kawasan Wisata Puncak Dipadati Warga Jakarta saat Lebaran

Petugas kepolisian terus memperketat pemeriksaan di perbatasan Puncak-Cianjur. (ANTARA/Ahmad Fikri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Jakarta sepertinya masih membandel dengan nekat berpergian ke luar kota. Dalam masa pandemi COVID-19, warga masyarakat khususnya dari wilayah Jakarta masih cukup banyak yang ke kawasan Puncak, Bogor hanya untuk sekedar melepas penat.

Hal itu nampak pada Senin (25/5) kemarin atau pada hari Lebaran kedua. "Sempat terjadi kepadatan di daerah puncak, setelah kami amati hal ini dikarenakan banyak warga Jakarta yang naik ke puncak untuk sekedar melepas penat," ujar Kasatlantas Polresta Bogor AKP Fadli Amri dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (26/5).

Baca Juga:

Anies: yang Menentukan PSBB Diperpanjang atau Tidak Bukan Pemerintah

Berdasar hasil pengamatan di kawasan Puncak juga, masih ada beberapa tempat makan yang buka dan bisa melakukan makan di tempat.

Fadli menambahkan, tentunya ini menjadi hal temuan baru pasca Lebaran dan akan dikoordinasikan dengan gugus tugas di tingkat Pemerintah Kabupaten Bogor.

Petugas Polres Bogor saat melakukan pengawasan di check point PSBB. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Petugas Polres Bogor saat melakukan pengawasan di check point PSBB. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Sementara itu, Kapolresta Bogor AKBP Roland Ronaldy menambahkan, mengingat saat ini sedang adanya pandemi dan juga ada kebijakan regulasi mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka aturan itu harus dipatuhi oleh semua pihak.

"Aturan tetaplah aturan. Terkait masih ditemukannya rumah makan yang melayani makan di tempat hal ini akan segera kami tindak lanjuti bersama dengan Gugus Tugas," kata Roland.

Namun demikian, kata Roland, situasi arus lalu lintas khususnya di kawasan Puncak tetap dalam keadaan kondusif.

Pihaknya telah menyiagakan personel di setiap titik, baik yang tegabung dalam PSBB maupun Operasi Ketupat.

Baca Juga:

Pasien yang Dirawat di RS Wisma Atlet Nyaris 1.000 Orang


Ada 66 titik gatur, 17 pospam dan pelibatan 585 personel pada pengamanan Operasi Ketupat serta 639 personel dalam pengamanan PSBB di Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut, dia mengatakan, berdasarkan pantauan personel yang bertugas di lapangan, kepadatan di Puncak disebabkan warga Jakarta yang ingin keluar kota, namun diputarbalikkan di perbatasan Pos PSBB Rindu Alam.

Ditambahkannya, masih ada restoran dan tempat makan lainnya yang memberlakukan dine in atau makan di tempat yang seharusnya take away.

"Kami sudah berkoordinasi dengan bupati selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Bogor untuk menertibkan tempat-tempat makan yang masih melakukan dine in, khususnya di wilayah Puncak. Dan hari ini kami akan melaksanakan penertiban bersama oleh satpol PP," kata mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ini. (Knu)

Baca Juga:

Anies Siapkan Protokol Kesehatan untuk PSBB Gelombang Keempat

#Virus Corona #Puncak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jalur Puncak Siaga Cuaca Ekstrem, Satlantas Bogor Beri Imbauan
Bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan karakteristik jalanan Puncak yang curam dan berkelok, polisi menyarankan untuk segera mencari tempat pemberhentian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Jalur Puncak Siaga Cuaca Ekstrem, Satlantas Bogor Beri Imbauan
Indonesia
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pembangunan Puncak II membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan partisipasi swasta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Indonesia
4 Hotel di Puncak Cemari Ciliwung Disegel, 18 Lainnya Masih Diperiksa KLH
Saat ini masih ada 18 hotel bintang tiga di Puncak yang tengah diperiksa KLH atas dugaan pencemaran lingkungan kawasan Puncak.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Agustus 2025
4 Hotel di Puncak Cemari Ciliwung Disegel, 18 Lainnya Masih Diperiksa KLH
Indonesia
Buang Limbah ke Ciliwung, 4 Hotel di Puncak Disegel KLH
Empat hotel yang disegel KLH itu meliputi Griya Dunamis by SABDA, Taman Teratai Hotel, The Rizen Hotel, dan New Ayuda 2 Hotel/Hotel Sulanjana.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Agustus 2025
Buang Limbah ke Ciliwung, 4 Hotel di Puncak Disegel KLH
Indonesia
Contraflow Ruas Jagorawi Arah Puncak Dihentikan, Pengguna Diimbau Pantau Terus Info Jalan Tol
Contraflow sempat diberlakukan imbas peningkatan volume lalu lintas wisata di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 April 2025
Contraflow Ruas Jagorawi Arah Puncak Dihentikan, Pengguna Diimbau Pantau Terus Info Jalan Tol
Indonesia
Raibnya 39 Situ dan Ratusan Pelanggaran Tata Ruang Jabodetabek-Puncak Picu Banjir
Lahan hutan, perkebunan, dan pertanian kini dipakai untuk kepentingan pemukiman, perumahan, maupun industri.
Wisnu Cipto - Jumat, 21 Maret 2025
Raibnya 39 Situ dan Ratusan Pelanggaran Tata Ruang Jabodetabek-Puncak Picu Banjir
Indonesia
Dirut PTPN III Akui Lalai Awasi Gunung Mas Hingga Picu Banjir Jabodetabek
Dirut PTPN III itu menegaskan langkah pertama yang akan diambil mempercepat program penghijauan secara besar-besaran di wilayah Gunung Mas.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Maret 2025
Dirut PTPN III Akui Lalai Awasi Gunung Mas Hingga Picu Banjir Jabodetabek
Indonesia
7 Jembatan Ambles Akibat Banjir Bandang Puncak, Kepala BNPB Janji Perbaikan Beres Sebelum Lebaran
BNPB telah meminta Markas Besar TNI supaya mengerahkan personel untuk membantu membangun jembatan rangkaian baja (Bailey), sehingga jalan yang jembatannya putus itu bisa kembali dilintasi masyarakat.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 Maret 2025
7 Jembatan Ambles Akibat Banjir Bandang Puncak, Kepala BNPB Janji Perbaikan Beres Sebelum Lebaran
Indonesia
Tim BPBD Masih Cari Korban Hilang Banjir Bandang Puncak
Banjir bandang melanda kawasan Puncak Bogor, Minggu (2/3), sekitar pukul 20.30 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Maret 2025
Tim BPBD Masih Cari Korban Hilang Banjir Bandang Puncak
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan