Tim BPBD Masih Cari Korban Hilang Banjir Bandang Puncak
Tangkapan layar video banjir bandang di sekitar rest area Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/2/2025) malam. ANTARA/HO Relawan dan Warga
MerahPutih.com - Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap korban hilang akibat banjir bandang yang melanda kawasan Puncak Bogor semalam. Tim SAR meliputi anggota tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, serta Kabupaten dan Kota Bogor.
"BPBD Jabar berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten dan Kota Bogor dan pemerintah setempat untuk asesmen guna penanganan bencana. Hingga Senin siang, tim BPBD masih terus melakukan pencarian korban yang hilang," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar Bambang Imanudin, dalam keterangan, Senin (3/3).
Baca juga:
Belum Surut Sepenuhnya, Masih Ada 52 RT di Jakarta Terendam Banjir Hingga Senin Sore
Berdasarkan keterangan dari Pemprov Jabar, diungkapkan banjir bandang melanda kawasan Puncak Bogor, Minggu (2/3), sekitar pukul 20.30 WIB. Tercatat, sebanyak 423 jiwa di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua, terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Ciliwung.
Sementarav itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani menyebut, banjir bandang itu akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan aliran Sungai Ciliwung meluap ke rumah-rumah warga yang berada di sekitarnya.
Baca juga:
Banjir Luapan Air Kiriman Bogor Melanda Kawasan Bantaran Kali Ciliwung Pejaten Timur
BPBD mencatat di Kota Bogor, banjir melanda delapan desa dan tiga kecamatan, delapan rumah terendam. Untuk wilayah Kabupaten Bogor dilansir Antara, banjir melanda 13 desa di tujuh kecamatan. Total tercatat, banjir merendam 257 rumah dan memberikan dampak pada 260 Kepala Keluarga dan 988 jiwa. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
DPR Dukung Program Skala Besar Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Sumatra
DPR Minta Aksi Nyata Pemerintah Atasi Antrean Kendaraan di SPBU Sumbar, Jangan Lempar Tanggung Jawab
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Wagub Aceh Desak Dana Perbaikan Rumah Pascabencana Segera Dicairkan
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun