Kasus Walikota Cilegon, Giliran Direktur PT KIEC Dipanggil KPK
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate (KIEC), Tubagus Donny Sugihmukti, terkait kasus suap Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.
"Kami harap yang bersangkutan kooperatif dan memenuhi panggilan tersebut," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (26/9).
Dony dipanggil karena diduga kuat menyuap Iman sebesar Rp 1 miliar. Uang diberikan melalui PT KIEC dan PT Brantas Abipraya untuk memuluskan izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) pembangunan Transmart di kota yang berlokasi di ujung barat pulau Jawa itu.
Dony ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya termasuk Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, Project Manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo, Legal Manager PT PT KIEC Eka Wandoro Dahlan, dan Hendri yang diduga sebagai perantara suap.
Dony menjadi target KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat 22 September 2017, namun yang bersangkutan lolos.
PascaOTT yang menghebohkan masyarakat Banten tersebut, penyidik KPK menyisir Kantor BPTPM Kota Cilegon, Kantor Klub Cilegon United FC, dan beberapa ruangan di Kantor PT KIEC.
Penyidik menyita sejumlah dokumen perizinan yang terkait PT KIEC. Dokumen-dokumen tersebut akan dipelajari lebih lanjut untuk kebutuhan penguatan bukti dalam penyidikan kasus yang membelit Walikota Cilegon dua periode Tubagus Iman Ariyadi. (*)
Artikel ini ditulis berdasarkan liputan Sucitra De, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Banten dan sekitarnya. Baca juga artikel lainnya di: Kakak Kandung Bantah Wali Kota Cilegon Kena OTT
Bagikan
Berita Terkait
KPK Sisir Dugaan Suap Eksekusi Lahan Tapos dari Vonis PN Depok Hingga MA
Pelarian Berakhir, Tersangka Bos Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK Dini Hari
Bos PN Depok Minta Pelicin Eksekusi Lahan 1 M, Ditawar Anak Usaha Kemenkeu Rp 850 Juta Mau
Parah, Wakil Ketua PN Depok Terima Gratifikasi Rp 2,5 M Selain Kecipratan Duit Suap
KPK Bidik Dana Konsinyasi Rp 543 M yang Dikuasai PN Depok Pasca-OTT Ketua Pengadilan
Kronologis Seru OTT Suap Ketua PN Depok, Kejar-kejaran Mobil Setelah Transaksi di Emeralda Golf
Skandal Suap Hakim Depok, Anak Usaha Kemenkeu Bikin Invois Palsu Rp 850 Juta
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Kasus Suap Lahan
Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, 7 Orang Diamankan
PT Karabha Digdaya Milik Kemenkeu Terseret Kasus Suap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok