Kesehatan

Kasus COVID-19 Merebak kembali di AS, Senator Serukan Vaksin

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Desember 2021
Kasus COVID-19 Merebak kembali di AS, Senator Serukan Vaksin

Kasus COVID-19 Merebak kembali di AS, Senator Serukan Vaksin

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ELIZABETH Warren telah dinyatakan positif COVID-19. Senator Amerika Serikat tersebut mengumumkan diagnosisnya pada Minggu (19/12). “Saya secara rutin melakukan tes COVID dan sementara saya dites negatif awal pekan ini, hari ini saya dinyatakan positif dengan kasus terobosan,” ujar Warren melalui unggahan di akun Twitter resminya.

“Untungnya, saya hanya mengalami gejala ringan dan bersyukur atas perlindungan yang diberikan terhadap penyakit serius yang datang dari vaksinasi dan booster,” tambahnya. Senator senior AS itu masih beraktivitas di ruang sidang senat beberapa hari sebelum lembaga itu memasuki masa reses. Tak disebutkan bagaimana ia beisa terjangkit dan varian apa yang menjangkiti.

BACA JUGA:

Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Kesehatan Gigi

Warren melanjutkan pernyataannya dengan memohon kepada masyarakat untuk menerima vaksinasi tambahan terhadap COVID-19, agar bisa membantu mengurangi penyebaran virus dan bisa mengurangi potensi gejalanya.

“Ketika kasus meningkat di seluruh negeri, saya mendesak semua orang yang belum melakukannya untuk mendapatkan vaksin dan booster sesegera mungkin. Ayo kita bersama-sama dan kita masih bisa menyelamatkan nyawa,” ajak Warren.

COVID-19
Omicron pertama kali dilaporkan sebuah penelitian di Afrika Selatan pada November. (Unsplash Viktor Forgacs)

Berita tentang diagnosis senator tersebut sudah tersebar kepada masyarakat. Warren muncul di tengah kekhawatiran baru tentang COVID-19 dan varian baru omicron yang lebih mudah menular. Varian virus ini pertama kali dilaporkan sebuah penelitian di Afrika Selatan pada November. Kasus pertama di Amerika Serikat ditemukan pada awal Desember.

Merebaknya kasus baru di AS ini tak hanya menjangkiti Warren, senator lainnya, Corry Booker juga mengumumkan dirinya positif COVID-19. "Saya didiagnosis COVID-19 hari ini setelah merasakan gelaja sejak Minggu (19/12). Beruntung saya hanya merasakan gelaja ringan. Itu berkat dosis vaksin yang saya terima," ujarnya dalam unggahan di Twitter.

Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia percaya bahwa kasus omicron di Amerika Serikat akan berlipat ganda setiap satu setengah hingga tiga hari. Para ahli juga percaya varian tersebut akan menjadi jenis dominan COVID-19 selama beberapa minggu mendatang. Beberapa hari lalu, New York telah memecahkan hitungan diagnosis COVID-19 tertinggi dalam dua hari berturut-turut.

joe biden
Presiden Joe Biden diperkirakan akan berpidato kepada masyarakat pada Selasa. (NBC News)

Presiden Joe Biden diperkirakan akan berpidato kepada masyarakat pada Selasa (21/12), yang berfokus untuk pada ancaman yang ditimbulkan varian omicron.

Kepala penasihat medis Dr Anthony Fauci menyampaikan peringatannya dalam sebuah penampilan di CNN edisi Minggu. “Kita akan melihat tekanan yang signifikan di beberapa wilayah negara pada sistem rumah sakit, terutama di daerah-daerah yang memiliki tingkat vaksinasi rendah,” ujarnya.

Fauci menegaskan, ini adalah salah satu alasan kami terus menekankan pentingnya vaksinasi bagi orang-orang yang belum divaksinasi.(frs)

#Kesehatan #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan