Kasus COVID-19 Bertambah Parah, Palestina Perpanjang Lockdown

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 08 Juli 2020
Kasus COVID-19 Bertambah Parah, Palestina Perpanjang Lockdown

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menggunakan masker saat melakukan kunjungan di Ramallah. ANTARA/REUTERS/Mohamad Torokman/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Palestina Selasa (7/7)malam memutuskan untuk memperpanjang karantina wilayah (lockdown) di kawasan yang diduduki Israel selama lima hari. Total kasus COVID-19 di wilayah tersebut melebihi 5.000.

Berbicara dalam konferensi pers di Ramallah, Juru Bicara Pemerintah Ibrahim Milhem mengumumkan perpanjangan lockdown selama lima hari sejalan dengan keadaan darurat yang dinyatakan oleh Presiden Mahmoud Abbas sebagai langkah pencegahan untuk memerangi peningkatan signifikan dalam infeksi virus corona.

Baca Juga:

Jamaah Haji 2020: 70 Persen Asing, 30 Persen Warga Arab Saudi

Karantina wilayah lima hari, kata Milhem, akan mulai berlaku pada hari Rabu pagi hingga Senin pagi, menurut kantor berita Otoritas Nasional Palestina, WAFA, dikutip Antara.

Kebijakan tersebut membuat kegiatan bisnis maupun institusi dihentikan sementara waktu, kecuali untuk supermarket, apotek, dan toko roti.

Dia menambahkan bahwa bank akan diminta untuk beroperasi selama periode penguncian dengan menerapkan prosedur darurat.

Seorang demonstran yang mengenakan masker pelindung memegang poster saat protes bersama ratusan warga lainnya menentang rencana aneksasi Israel atas wilayah Palestina di Tepi Barat yang didudukinya, dan tentang masalah pengangguran dan ekonomi, di Tel Aviv, Israel (23/6/2020) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa.
Ilustrasi - Seorang demonstran yang mengenakan masker pelindung memegang poster saat protes bersama ratusan warga lainnya menentang rencana aneksasi Israel atas wilayah Palestina di Tepi Barat yang didudukinya, dan tentang masalah pengangguran dan ekonomi, di Tel Aviv, Israel (23/6/2020) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa.

Sementara itu, transportasi produk makanan dan hasil pertanian akan diizinkan dengan menerapkan keselamatan yang diperketat.

Dia menyerukan aktivasi segera komite darurat lokal di semua wilayah kegubernuran untuk memastikan kepatuhan publik terhadap langkah-langkah keselamatan dan pelarangan acara besar, termasuk pernikahan dan pertemuan belasungkawa.

Dia menegaskan bahwa siapa pun yang melanggar tindakan keselamatan publik harus dihukum dengan denda, penutupan bisnis, atau penjara.

Baca Juga:

Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Mal-Mal dan Pasar Kembali Ramai

Menurut data terbaru, kasus yang dikonfirmasi di wilayah pendudukan (Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Gaza) mencapai 5.092.

Dari 5.092 kasus, 4.575 tercatat di Tepi Barat, 72 di Jalur Gaza dan 445 di Yerusalem Timur.

Pasien yang dinyatakan pulih telah mencapai 668 dan jumlah kematian meningkat menjadi 22, sehingga total kasus aktif sebanyak 4.402. (*)

Baca Juga:

Kabar Baik, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dibuka Kembali untuk Umum

#Virus Corona #Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Wartawan Italia Alessandro Mantovani mengaku dipukuli pasukan Israel saat misi Armada Global Sumud.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Indonesia
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Sembilan WNI itu merupakan bagian dari relawan Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sempat ditahan di Penjara Ktziot Israel
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Indonesia
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan pasukan Israel dalam misi Global Sumud Flotilla akhirnya dibebaskan
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Dunia
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Dunia
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Mereka juga menyerukan komunitas internasional menjalankan tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Dunia
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Konflik bersenjata antara Hamas dan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban jiwa yang sangat besar
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Bagikan