Kesehatan Mental

Kasus Bullying Tak Kendur, Marshanda Kampanyekan 'Insecure to be Bersyukur'

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 11 Oktober 2023
Kasus Bullying Tak Kendur, Marshanda Kampanyekan 'Insecure to be Bersyukur'

Kampanye Insecure to be Bersyukur mengajak para perempuan Indonesia untuk bangkit melawan beauty bullying. (Foto: Freepik/Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BULLYING atau perundungan masalah serius yang dapat merusak kesehatan mental seseorang. Bullying terbagi dalam beberapa kategori. Contohnya beauty bullying. Perundungan ini bisa menimpa siapa saja, termasuk selebriti seperti Marshanda.

Meski dianugerahi paras cantik, Marshanda masih sering mendapat ejekan, terutama di akun media sosialnya. Baru-baru ini, Marshanda mendapat bullying yang mengarah langsung ke fisik dan penampilannya.

“Tadinya niatan aku ingin open QnA buat ngobrol heart-to-heart sama followers aku, tapi ternyata netizen malah ngebahas wajah aku yang menurut mereka kusam dan gradakan. Bullying itu bener-bener bisa merusak mental seseorang,” ungkap Caca, panggilan karib Marshanda.

Brand Manager Cleora Beauty Muhamad Aa Akbar Hidayatullah mengatakan bahwa beauty bullying merupakan fenomena yang terjadi seiring perkembangan teknologi digital.

Baca juga:

Comeback, Marshanda Bintangi Film Gendut Siapa Takut?!

marshanda
Marshanda melawan aksi bullying dengan menggelar kampanye “Insecure to be Bersyukur”. (Foto: Instagram/@marshanda99)

Hampir semua perempuan pernah merasakan direndahkan, dihina, dan dicemooh terkait fisik dan kecantikannya di media sosial.

"Yang lebih menyedihkan lagi, bullying ini dapat mengganggu mental mereka, bahkan diantaranya pernah mencoba untuk melukai diri sendiri,” ujarnya.

Merespons kasus-kasus bullying yang terjadi, Cleora Beauty pun ikut ambil bagian bersama Marshanda melawan aksi bullying dengan menggelar kampanye “Insecure to be Bersyukur”.

“Setiap perempuan itu cantik dan mereka berhak mengekspresikan dirinya di media sosial. Melalui kampanye 'Insecure to be Bersyukur', kami mengajak para perempuan Indonesia untuk bangkit melawan beauty bullying, baik itu di media sosial dan dunia nyata, serta membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka,“ ujar Muhamad.

Tidak hanya itu, berbagai tips dan trik tentang kecantikan dan memelihara kulit pun dihadirkan. Jenama kecantikan ini mendukung kampanye tersebut.

“Terkadang struktur kulit yang kasar dan gradakan dapat mempengaruhi, tidak hanya kemampuan makeup menempel di kulit, tetapi juga penyerapan kandungan skincare yang menjadi tidak maksimal," jelas Sheny Nabila, Brand Supervisor Cleora Beauty.

Jenama ini menghadirkan 3 Minute Exfoliating Gel yang mampu mencerahkan kulit wajah hanya dalam waktu 3 menit.

"Tidak hanya itu dengan kandungan AHA, BHA, dan PHA yang rendah, serta bebas dari hydroquinone, menjadikan peeling gel ini sangat aman digunakan untuk pemula,” jelas Sheny.

Baca juga:

Marshanda Berdamai dengan Masa Lalu

marshanda
Berkomitmen terus meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya isu kesehatan mental. (Foto: Instagram/@marshanda99)

Menyambut Hari Kesehatan Mental Sedunia, Cleora Beauty berkomitmen terus meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya isu kesehatan mental, terutama yang berhubungan dengan penampilan fisik.

“Kami juga akan terus mendukung perempuan Indonesia dalam mengeluarkan potensi terbaik dalam dirinya dan juga menambah kepercayaan diri mereka, dengan selalu menghadirkan inovasi produk-produk terbaik dari CleoraBeauty,” pungkas Muhamad.

Caca juga baru saja menambahkan kiriman terbaru di Instagram Stories-nya untuk followers-nya setelah menggunakan produk 3 Minute Exfoliating Gel.

“Aku amazed banget dengan produk ini bisa keluar semua kotorannya, aku tuh sering kalau skincare-an sambil mengucapkan kalimat afirmasi positif ke diri sendiri sekalian skin care dan sekalian mental health care contohnya seperti ngomong,sambil lihat mata kita, sambil bilang I love you, you’re complete, you’re lucky, mungkin tips tersebut bisa kalian contek juga,” ungkap Caca. (dgs)

Baca juga:

Marshanda Gaungkan Bahaya Mendiagnosa Diri Sendiri

#Kesehatan Mental #Selebritas #Bullying #Marshanda
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

ShowBiz
Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Pola tidurnya sama dengan bayi yang baru lahir.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Indonesia
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Polres Wonogiri menetapkan empat santri sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan santri berusia 12 tahun meninggal dunia di pondok pesantren.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
ShowBiz
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Pemain bass legendaris asal Manchester itu memilih desain yang terinspirasi langsung dari artwork ikonis album debut The Stone Roses (1989) sebagai penutup perjalanan hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
ShowBiz
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Menurut berita yang tersebar, sosok Ransone meninggal pada 19 Desember.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Indonesia
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Korban dilaporkan meninggal dunia pada Senin (15/12). Sejumlah orang telah ditahan atas meninggalnya santri itu.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
ShowBiz
Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
Nick Reiner didakwa atas dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama dengan keadaan khusus yang menuding adanya pembunuhan ganda.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
  Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
ShowBiz
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
Polisi mengatakan Nick Reiner ditangkap beberapa jam kemudian, sekitar pukul 21.15 waktu setempat pada Minggu.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
ShowBiz
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
Polisi menyatakan belum ada penangkapan, dan saat ini tidak ada tersangka maupun orang yang menjadi perhatian.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
ShowBiz
Dua Dekade Persahabatan, RAN Persembahkan Video Musik 'Memori' di Usia ke-19
Video musik Memori dirancang sebagai refleksi atas kehilangan, pertemuan, dan kebersamaan, tiga unsur yang membentuk esensi sebuah kenangan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Dua Dekade Persahabatan, RAN Persembahkan Video Musik 'Memori' di Usia ke-19
Bagikan