Karya Maestro Jeihan Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 21 November 2023
Karya Maestro Jeihan Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga

Karya Jeihan itu identik dengan mata bolong (berwarna hitam),. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GREY Art Gallery berkolaborasi dengan G3N Project dan Studio Jeihan menghadirkan landskap seni rupa yang terilhami karya-karya Jeihan Sukmantoro.

Pameran tersebut mempersembahkan karya maestro asal Bandung, dengan memperkenalkan pengalaman multi persepsi yang menghidupkan kembali keberagaman pandangan dan interpretasi atas karya seninya.

Baca Juga:

Galeri Indonesia Kaya Rayakan Satu Dekade

seni
Pameran Jeihan ini, berada di Grey Art Gallery Braga, Jalan Braga. (Humas Bandung)

Pameran Jeihan ini, berada di Grey Art Gallery Braga, Jalan Braga, Bandung. Pameran ini dibuka sejak 11 November 2023 hingga 11 Januari 2024 setiap hari dari pukul 10.00 - 20.00 WIB.

Dengan merogoh kocek Rp25 ribu (weekday) atau Rp35 ribu (weekend), masyarakat bisa menikmati tiap karya Jeihan Sukmantoro ini.

"Ini pameran yang ke-6, kita hadirkan karya maestro seni asal Bandung yaitu Jeihan Sukmantoro," kata Art Support Grey Art Gallery Sayyid Fathin, di Bandung, belum lama ini.

Judul yang diusung dari hasil karya Jeihan itu, berjudul SE(MATA)N. Hal itu menjadi landasan kreativitas, tanggapan dan respons kolektif.

Setiap karyanya, lanjut Sayyid, menjadi titik refleksi yang mengundang berbagai sudut pandang.

"Karya Jeihan itu identik dengan mata bolong (berwarna hitam), coba kita serap dan sampaikan ke publik, akhirnya kita punya judul, SE(MATA)N," ungkapnya.

Baca Juga:

Memaknai Filosofi Batik Merak Menari dari Tasikmalaya

seni
Pameran berlangsung hingga 11 Januari 2024. (Humas Bandung)

Ia menerangkan, judul ini bertujuan untuk menyematkan kembali karya seni Jeihan kepada masyarakat.

"Pengunjung bisa menikmati hasil karya Jeihan, bisa menafsirkan setiap karya yang dituangkan dalam tiap lukisannya," tutur Sayyid.

Sebagai respons hasil karya Jeihan, terdapat dua seniman yaitu Arya Sudrajat dan Eldwin Pradipta. Jeihan ingin banyak orang yang mengolah hasil karyanya.

"Kita hadirkan dua seniman yang ikut andil untuk merespon karya Jeihan. Karena Jeihan ini ingin banyak orang yang mengolah karyanya. Ingin juga karyanya itu bisa dinikmati," ungkapnya.

Sebagai sajian kepada pengunjung, kata Sayyid, saat ini di galeri terdapat 45 karya Jeihan Sukmantoro. Mulai dari lukisan, patung, puisi, buku dan karya lainnya.

"Sekitar 45 karya, ada lukisan, patung dan puisi juga buku. Pengunjung dipersiapkan untuk membedah dan merasakan setiap karya Jeihan ini," ungkapnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Makam Kapitan Tionghoa Tertua Ditemukan di Lasem

#Wisata #Seni Lukis
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan