Karangan Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Doa Mengalir untuk 16 Korban Kecelakaan Kereta

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Karangan Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Doa Mengalir untuk 16 Korban Kecelakaan Kereta

Stasiun Bekasi Timur dipenuhi karangan bunga. Foto: MerahPutih/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lokasi kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur terasa berbeda pada Senin (4/5).

Di lantai dua, sepanjang kaca dekat akses masuk sebelum mesin tap, bunga-bunga mulai berjejer.

Datang satu per satu, dibawa oleh orang-orang yang mungkin tidak saling mengenal, tetapi merasakan hal yang sama.

Tidak ada yang memberi instruksi. Tidak ada yang mengatur. Namun, ruang itu perlahan berubah menjadi tempat untuk berhenti sejenak, menundukkan kepala, dan mengirimkan doa.

Sebagian datang hanya untuk meletakkan bunga, kemudian diam cukup lama. Sebagian menuliskan pesan singkat, seolah berbicara langsung kepada mereka yang dikenang.

Baca juga:

81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah

Karangan bunga penuhi Stasiun Bekasi Timur untuk mengenang 16 korban
Karangan bunga penuhi Stasiun Bekasi Timur untuk mengenang 16 korban kecelakaan kereta. Foto: MerahPutih/Kanu

Beberapa bunga juga menyertakan foto para korban. Sebanyak 16 perempuan yang menjadi korban kecelakaan itu setiap hari berangkat bekerja, berpindah dari satu kota ke kota lain, mengejar harapan, dan menjadi bagian penting bagi keluarganya.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan, bahwa apa yang terlihat di Bekasi Timur menjadi gambaran kuat tentang hubungan yang terbangun di antara para pengguna KRL.

“Kami melihat bagaimana pelanggan hadir dengan ketulusan, membawa doa, dan saling menguatkan. Meskipun tidak saling mengenal, ada rasa kebersamaan yang tumbuh dari perjalanan yang dijalani setiap hari,” ujar Anne di lokasi, Senin (4/5).

Anne juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menunjukkan empati.

Baca juga:

Polisi Periksa Taksi Green SM hingga DJKA usai Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, 31 Saksi Sudah Dipanggil

“Terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Di tengah situasi ini, kita merasakan bahwa perjalanan bersama juga menghadirkan rasa saling menjaga. Semangat ini menjadi penguat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik,” tambahnya.

Bunga-bunga masih terus bertambah. Orang-orang datang dan pergi, tetapi meninggalkan hal yang sama: doa yang dipanjatkan pelan, rasa hormat yang tulus, serta kenangan yang tak ikut pergi.

Sebelumnya, peristiwa tragis melibatkan taksi online, KRL, dan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek. Peristiwa kelam itu menelan korban jiwa dan luka-luka.

Total korban mencapai 106 orang. Lalu, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka.

Rinciannya, 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, 16 penumpang lainnya meninggal dunia. (knu)

#Kecelakaan Kereta #PT KAI #Kereta Api #Meninggal Dunia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Gambir Diperluas, Terkoneksi KRL, LRT hingga Kereta Cepat Whoosh
Renovasi ini bertujuan membangun konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Stasiun Gambir Diperluas, Terkoneksi KRL, LRT hingga Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Pertumbuhan di Sumatra menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Indonesia
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Bagikan