Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Karaage Bukan Sekadar Makanan Biasa di Jepang, Ini Buktinya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 24 April 2023
Karaage Bukan Sekadar Makanan Biasa di Jepang, Ini Buktinya

Karaage merupakan sajian ayam goreng tepung yang memiliki tempat khusus di hati publik Jepang. (Foto: Youtube/SCMP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BILA mendengar makanan ikonik dari Jepang, mungkin mayoritas kita akan memikirkan sushi, sashimi, serta ramen. Namun percaya atau tidak, bagi warga Negeri Sakura terdapat satu makanan yang mungkin tidak sepopuler tiga menu itu tapi memiliki tempat di hati publiknya sehingga dipandang bukan hanya ‘makanan biasa’.

Makanan yang dimaksud di sini adalah karaage. Bila dilihat sekilas, mungkin bagi masyarakat di luar Jepang akan berasumsi bahwa menu ini serupa dengan ayam goreng tepung alias fried chicken lainnya.

Bagi masyarakat Negeri Sakura, karaage merupakan menu ikonik bahkan untuk semakin menguatkan makanan ini, terdapat perlombaan untuk mencari restoran mana yang menyajikan karaage terbaik di Jepang.

Karaage di Jepang sebenarnya merupakan metode menggoreng ala deep fried dengan proteinnya telah dicampur dengan tepung sebelum digoreng. Pilihan proteinnya biasanya antara daging ayam, sapi, bahkan babi hingga ikan tapi yang paling populer dan sudah menjadi lumrah, karaage biasanya mengarah ke menu ayam goreng tepung khas Jepang.

Baca juga:

Apakah Tempura Kuliner Autentik Jepang?

Karaage Bukan Sekadar Makanan Biasa di Jepang, Ini Buktinya
Karaage Grand Prix menjadi waktu yang tepat bagi restoran-restoran di Negeri Sakura menunjukan sajian karaage mereka sebagai yang terbaik. (Foto: Youtube/SCMP)

Berbeda dengan ayam goreng tepung di Barat yang biasanya berfokus mengombinasikan bumbu serta rempah ke tepungnya, karaage biasanya justru memasukan bumbunya ke ayamnya alih-alih ke tepung. Dengan ini maka rasa ayamnya lebih nikmat.

Obsesi masyarakat Jepang dengan menu ini tercermin dari turnamen Karaage Grand Prix yang belum lama ini digelar di Negeri Sakura. Bagi restoran-restoran di Jepang, turnamen ini merupakan momen yang sangat penting, mengingat pemenangnya sering kali disebut oleh para penikmat kuliner untuk mencicipi sajian karaage di sana.

Bahkan, menurut pihak penyelenggara, pemenang Karaage Grand Prix mengaku penjualannya bisa meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelum jadi juara.

Walau Karaage Grand Prix merupakan turnamen yang rutin digelar tiap tahunnya, tapi untuk 2023 terdapat perubahan teknis. Di mana biasanya publik yang langsung memberikan voting, tahun ini terdapat juri yang langsung melakukan penilaian di depan para peserta dengan mencicipi setiap karaage.

Baca juga:

Makanan Tahun Baru Paling Mematikan ala Jepang

Pemenang dari Karaage Grand Prix mengaku keberhasilan mereka di turnamen ini bisa meningkatkan penjualan di restoran. (Foto: Youtube/SCMP)

Para juri telah memiliki penilaian utama, demi mencari restoran hingga pub mana yang memang menyajikan karaage terbaik di Negeri Sakura.

“Ada rasa awal, lalu rasa sekundernya, lalu aftertaste-nya. Rasa awalnya menarik Anda dengan aroma serta rasanya tetapi kenikmatan karaage adalah melalui ‘perjalanan’ yang dibawanya,” ungkap Kepala Juri Karaage Grand Prix sekaligus Managing Director Asosiasi Karaage Jepang Koichiro Yagi, sebagaimana dikutip dari France24.

Para juri sempat melirik sajian karaage dari Kota Nakatsu yang dipandang memiliki reputasi sebagai wilayah dengan sajian karaage terbaik di Jepang. Walau kota kecil itu dijagokan, pemenang dari kategori rasa kecap terbaik (asin) untuk karaage berhasil disabet oleh Tatsuya Oyama pemilik dari restoran Karaage-ya Oshu Iwai di Kota Tokyo.

Menurutnya, walau ini ketiga kalinya ia menang, kemenangan ini terasa sangat berbeda dibandingkan Karaage Grand Prix sebelumnya, karena ini merupakan kali pertamanya semua karaage langsung dinilai oleh para ahli. (aru)

Baca juga:

Jangan cuma Sushi dan Ramen, Cobain Juga 5 Kuliner Lain Jepang

#Kuliner #Jepang #Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Dunia
Gempa M 7,1 Kumamoto Jepang Picu Peringatan Tsunami, Listrik 48 Ribu Rumah Padam
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, memicu peringatan tsunami dan menyebabkan pemadaman listrik di 48 ribu rumah.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa M 7,1 Kumamoto Jepang Picu Peringatan Tsunami, Listrik 48 Ribu Rumah Padam
Bagikan