Kapolri Pengganti Idham Harus Sosok Persuasif

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 Desember 2020
Kapolri Pengganti Idham Harus Sosok Persuasif

Kapolri Idham Azis. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Pergantian Calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis tinggal menunggu waktu, jika Presiden Joko Widodo tidak memperpanjangnya. Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi Polri (Wanjakti) dikabarkan sudah menentukan 10 nama Komjen sebagai calon Kapolri.

Praktisi hukum Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad menilai, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan Boy Rafli Amar dinilai sosok pas. Hal ini karena keduanya, bisa merangkul semua faksi, dari sisi angkatan juga tidak mengalami loncatan.

Baca Juga:

Jokowi Bisa Perpanjang Masa Kerja Idham Azis, Calon Kapolri Baru Gigit Jari

"Boy Rafli dan Wakapolri relatif lebih layak, setidaknya dari angkatan terjadi tidak loncat. Resistensi di internal Polri juga dapat dicegah," katanya kepada wartawan yang dikutip, Selasa (29/12).

Ia berpendapat, seharusnya sosok Kapolri mendatang itu adalah sosok yang lebih persuasif. Selain itu, Polri butuh sosok yang dalam menegakkan hukum secara adil dan tidak menimbulkan kontroversi.

"Kapolri yang akan datang hendaknya lebih persuasif dan menegakkan hukum yang berkeadilan secara restoratif. Kontroversi dalam penegakan hukum harus dicegah," kata Suparji.

Suparji meminta Korps Bhayangkara dalam menentukan calon yang akan di bawa ke meja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memperhatikan rekam jejak calon orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Dalam situasi sulit akibat pandemi COVID-19 seperti saat ini, Kapolri yang baru harus netral dan senantiasa mengedepankan hukum dan aturan dalam bertindak.

"Mengedapankan hukum dan aturan dalam bertindak serta obyektif dan profesional dalam mengatasi masalah," tandas Suparji.

Ada tiga nama sudah beredar di sejumlah kalangan. Ketiganya merupakan perwira tinggi berpangkat bintang tiga. Mereka adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar.

Boy Rafli Amar selain pernah menjabat Kapolda Banten, juga pernah menjadi Kapolda Papua pada 2017 hingga 2018. Boy juga saat ini menduduki jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Sosok kedua adalah Komjen Gatot Eddy Pramono, yang dilantik menjadi Wakapolri sejak Desember 2019. Sebelumnya, Gatot Eddy Pramono menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Gatot Eddy Pramono lahir di Solok, Sumatra Barat, pada tanggal 28 Juni 1965. Lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi Direktur Reskrimum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya di tahun 2011 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2012.

Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Gatot bertugas sebagai Wakapolda Sulsel (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri (2017), serta Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri (2018).

Kapori Idham Azis
Kapolri Idham Azis. (Foto: Div Humas Polri).

Dan sosok ketiga adalah Komjen Agus Andrianto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri. Agus merupakan lulusan akademi polisi 1989 dan merupakan orang pertama jabat bintang tiga di angkatannya.

Agus diketahui berpengalaman dalam bidang reserse, sebelum jadi Kabaharkam ia menjabat Kapolda Sumut menggantikan Komjen Firli Bahuri, yang menjadi Ketua KPK.

Salah satu karier yang terbilang fenomenal adalah saat dia harus menyidik kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Saat itu, Agus menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016.

Baca Juga:

Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri

#Kapolri #Calon Kapolri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Indonesia
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Perkembangan narkotika kini semakin mengkhawatirkan karena bentuknya telah berevolusi dari padat menjadi cair.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Indonesia
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Pergerakannya telah dipantau aparat sejak Agustus 2026 setelah terdeteksi menunjukkan aktivitas tidak biasa di Selat Malaka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Indonesia
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Bareskrim Polri telah meningkatkan 98 laporan polisi (LP) mengenai korporasi terkait karhutla ke tingkat penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Operasi, tegas ia, tidak hanya mengandalkan pengerahan personel, tetapi juga pemanfaatan peralatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kapolri Kerahkan Motor Trail dan ATV Dukung Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Darat
Bagikan