Kapolri Pamer Capaian ke Jokowi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 10 Juli 2017
Kapolri Pamer Capaian ke Jokowi

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan keberhasilannya memimpin Korps Bhayangkara kepada Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Tito saat jadi Inspektur upacara puncak HUT Bhayangkara ke-71 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7).

Dalam capaiannya, Polri saat ini sudah mengembangkan berdirinya berbagai struktur. Total, saat ini Mabes Polri membawahi 33 Polda, 461 Polres, dan 4.872 Polsek. Hingga kini total jumlah anggota Polri sebanyak 423.624 personel.

Bahkan, di bawah kepemimpinannya pada tingkat Mabes Polri diperkuat dengan pembentukan struktur baru seperti Koprs Pol Air, Koprs Pol Udara, Koprs Binmas, dan Koprs Shabara yang dimpimpin oleh seorang bintang dua.

Dibentuk pula penguatan di bidang siber Denhan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Direktorat Keamanan Khusus Intelpek Baintelkam serta Biro Multimedia di Divisi Humas Polri yang dimpin Brigadir Jenderal.

"Dibentuk juga dua Polda Baru yaitu Polda Sulbar dan Polda Papua Barat. Sebanyak 11 Polres Baru, 99 Polsek baru, 144 Polsubsektor," kata Tito.

Sebanyak delapan Polda dinaikkan statusnya dari tipe B dipimpin brigjen dan naik ke tipe A yang dipimpin inspektur jenderal dan beberapa Polres lainnya yang ditingkatkan tipenya.

Di bidang anggaran, sejak tahun 2014, anggaran Polri sebesar Rp44 Triliun. Namun, tahun ini anggaran Polri mencapai Rp84 Triliun.

"Artinya dalam waktu tiga tahun naik dua kali lipat," kata tito.

Dengan ruang fiskal yang lebih luas, Polri telah dapat melakukan moderenisasi peralatan, sistem serta sarana dan prasarana, bahkan infrastruktur.

"Di antaranya pembangunan Gedung Polda Metro Jaya yang sudah dimulai sejak 2004 mengalami ketersendatan tidak selesai dalam waktu 13 tahun. Namun, di bawah kepemimpinan bapak (Presiden Jokowi), Insya Allah Gedung PMJ akan selesai pembangunnanya pada akhir 2017. Dan akan menjadi salah satu gedung kebanggaan Polri 27 lantai yang ada di sebelah Semanggi," ucap Tito.

Selain itu, pembangunan Gedung Bareskrim yang sudah berusia 40 tahun sedang dibangun sebanyak 17 lantai juga akan diperkirakan akan selesai tahun depan.

"Masih banyak lagi gedung lain seperti Gedung Polda Sumbar pascagempa 5 tahun tidak ada kantor. Alhamdulillah, sudah selesai tahun kemarin dan menjadi salah satu gedung terbaik di Kota Padang," tandasnya.

Kemudian di bidang remunerasi, kami berterima kasih kepada bapak (Presiden Jokowi) karena di tahun 2015 remunerasi anggota Polri hanya 33 persen, sementara sudah banyak instansi lain yang mencapai 100 persen. Alhamdulillah tahun 2016 lalu, bapak sudah menaikkan tunjangan kinerja anggota menjadi 53,4 persen. (Ayp)

Baca berita terkait HUT Bhayangkara ke-71 di: HUT Bhayangkara Ke-71, Presiden Puji Kinerja Polri

#Kapolri #Tito Karnavian #Presiden Jokowi #HUT Bhayangkara Ke-71
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Efektivitasnya akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan hasil yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
Masyarakat Berpenghasilan Rendah bakal Dibebaskan BPHTB dan IMB
Sekitar 30 juta keluarga belum memiliki rumah atau masih tinggal di hunian yang tidak layak.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Masyarakat Berpenghasilan Rendah bakal Dibebaskan BPHTB dan IMB
Indonesia
Mendagri Tito Desak Daerah Segera Gunakan Dana Rp 1,24 Triliun untuk Atasi Karhutla
Dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak boleh berhenti pada penyaluran dana, tetapi harus segera diwujudkan dalam langkah operasional di lapangan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Mendagri Tito Desak Daerah Segera Gunakan Dana Rp 1,24 Triliun untuk Atasi Karhutla
Indonesia
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Tito Karnavian meminta Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran bedah rumah. BPS mencatat 821.840 rumah di Jakarta tidak layak huni pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Indonesia
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Perkembangan narkotika kini semakin mengkhawatirkan karena bentuknya telah berevolusi dari padat menjadi cair.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Indonesia
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Pergerakannya telah dipantau aparat sejak Agustus 2026 setelah terdeteksi menunjukkan aktivitas tidak biasa di Selat Malaka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Bagikan