Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto/ Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – PEMBERANTASAN narkoba dan pembenahan pelayanan publik menjadi sejumlah pekerjaan besar yang harus dibuktikan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melalui program Polri Bersama Masyarakat. Agenda tersebut menjadi bagian dari program prioritas yang diharapkan mampu membawa perubahan di tubuh kepolisian.

Namun, efektivitasnya akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan hasil yang dirasakan masyarakat. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan program Polri Bersama Masyarakat mendapat respons positif berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan lembaganya.

Survei Lemkapi pada 17–28 Oktober 2026 mencatat 83,5 persen responden percaya program tersebut akan membawa perubahan besar bagi Polri.


Namun, 12,1 persen responden belum sepenuhnya yakin, sedangkan 4,4 persen lainnya tidak memberikan pendapat. Menurut Edi, sejumlah agenda dalam program tersebut berkaitan langsung dengan persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama pemberantasan narkoba dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.

Baca juga:

Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan

Selain itu, optimalisasi layanan darurat Call Center 110 dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang lebih ramah masyarakat juga menjadi perhatian.

“Kami optimistis program Kapolri Suyudi, Polri Bersama Masyarakat bakal membawa Polri semakin baik dan dicintai masyarakat. Saya berharap di masa depan program Kapolri ini semakin melekat dan mendapat tempat di hati rakyat,” ujar Edi Hasibuan, Jumat (30/10).


Meski demikian, Edi mengakui sebagian responden masih memiliki keraguan. Salah satu pertimbangannya yakni masa jabatan Suyudi yang belum genap satu bulan sebagai Kapolri.
Survei tersebut melibatkan 800 responden melalui jaringan mahasiswa dari seluruh provinsi di Indonesia.


Penelitian menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 3 persen. Edi yang merupakan anggota Kompolnas periode 2012–2016 itu menilai respons positif masyarakat harus menjadi dorongan bagi Polri untuk menjalankan agenda pembenahan secara konsisten.


Tantangan berikutnya yakni memastikan pemberantasan narkoba berjalan efektif sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang mudah diakses dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Program tersebut pada akhirnya perlu diukur dari hasil konkret, bukan sekadar pencanangan maupun tingginya tingkat kepercayaan dalam survei.(knu)

Baca juga:

Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika



#Kapolri #Polri #Suyudi Ario Seto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Efektivitasnya akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan hasil yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri
Indonesia
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku
Kapolri Jenderal, Suyudi Ario Seto, menyoroti pentingnya membongkar jaringan kejahatan sekaligus melacak hasil kejahatan yang dinikmati para pelaku.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Kejahatan Digital Makin Canggih, Kapolri Tekankan Pelacakan Aset Pelaku
Indonesia
Polri Temukan Indikasi Lemahnya Pencegahan Karhutla di Area Konsesi Perusahaan
Indikator tersebut antara lain kebakaran berulang di wilayah perusahaan serta sumber api yang berasal dari dalam area konsesi perkebunan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Polri Temukan Indikasi Lemahnya Pencegahan Karhutla di Area Konsesi Perusahaan
Indonesia
Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terduga Pelanggar Aturan Karhutla
Rekomendasi tersebut didasarkan pada hasil penyidikan dan sejumlah indikator pelanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terduga Pelanggar Aturan Karhutla
Indonesia
Investor Asing dan Lokal Dijadikan Tersangka Karhutla, DPR Tegas Minta Usut Tuntas
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji penegakan hukum yang dilakukan Polri.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Investor Asing dan Lokal Dijadikan Tersangka Karhutla, DPR Tegas Minta Usut Tuntas
Indonesia
29 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Korporasi Tersangka Karhutla Terancam Denda Rp 15 Miliar
Modus operandi yang ditemukan dalam penyidikan mencakup dugaan perbuatan sengaja maupun kelalaian yang melanggar ketentuan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
29 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Korporasi Tersangka Karhutla Terancam Denda Rp 15 Miliar
Indonesia
4 Perusahaan Asing Terlibat Karhutla, Luas Lahan Hangus Mencapai 29.168,78 Hektare
Penanganan perkara karhutla tidak hanya menyasar pelaku perorangan, tetapi juga badan usaha yang diduga terlibat dalam kebakaran lahan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
4 Perusahaan Asing Terlibat Karhutla, Luas Lahan Hangus Mencapai 29.168,78 Hektare
Indonesia
Polri Tetapkan 4 Perusahaan Asing sebagai Tersangka Karhutla, Ini Daftarnya
Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dugaan karhutla, termasuk empat perusahaan PMA dari Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Polri Tetapkan 4 Perusahaan Asing sebagai Tersangka Karhutla, Ini Daftarnya
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Bagikan