Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kapolri Jenderal Listyo dan Kasus Bom Gereja Kepunton Solo

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 28 Januari 2021
Kapolri Jenderal Listyo dan Kasus Bom Gereja Kepunton Solo

Presiden Joko Widodo menyematkan tanda pangkat kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigid Prabowo saat upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1). ANTARA FOTO/Kris

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Jokowi telah resmi melantik Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, Rabu (26/1). Sebagai mantan Kapolresta Surakarta yang menjabat pada 2011 silam, pastinya punya banyak kenangan di Solo.

Terlebih pada saat Jenderal Listyo menjabat Kapolresta Surakarta, Kota Solo dipimpin Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Jokowi dan FX Hadi Rudyatmo.

Baca Juga

Kapolri: Jenderal Idham Azis Tidak Suka Pencitraan

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memiliki kenangan bersama Sigit saat menjabat Wali Kota Solo.

Kenangan tersebut adalah saat usaha Pemkot Solo dan Polresta Surakarta memberikan rasa aman pasca peristiwa aksi terorisme bom Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jebres, Solo. Peristiwa itu terjadi saat pada 25 September 2011 ketika jemaat melaksanakan ibadah Minggu pagi.

"Beliau (Sigit) tak lama menjabat sebagai Kapolresta Solo muncul kasus besar. Bom meledak di gereja saat jemaat sedang beribadah," ujar Rudy, Kamis (28/1).

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Prabowo, berpidato saat serah terima jabatan dan penyerahan Panji-panji Tribrata Kepolisian Indonesia yang ditayangkan pada layar elektronik di Ruang Rupatama, Markas Besar Kepolisian Indonesia, Jakarta, Rabu (27/1/2021). ANTARA FOTO/Reno Esnir
Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Prabowo, berpidato saat serah terima jabatan dan penyerahan Panji-panji Tribrata Kepolisian Indonesia yang ditayangkan pada layar elektronik di Ruang Rupatama, Markas Besar Kepolisian Indonesia, Jakarta, Rabu (27/1/2021). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Rudy menyatakan peristiwa itu menjadi pengingat jejak Sigit yang pernah menjaga keamanan di Solo. Ia mengatakan kasus bom meledak itu terjadi saat tiga hari Solo akan menjadi tuan rumah pelaksanaan acara internasional, Asian Parliamentary Assembly pada tanggal 28 September.

"Ya tiga hari sebelum acara Asian Parliamentary Assembly dilaksanakan ada kasus bom di GBIS. Itu menjadi pengingat saya dengan dia (Sigit) yang menangani kasus bom," kata dia.

Event Asian Parliamentary Assembly, lanjut dia, tetap terselenggara dengan lancar. Pemkot Solo beserta Kapolresta Surakarta, Sigit saat itu menjamin keamanan acara itu.

"Acara akhirnya bisa terlaksana dengan baik tanpa adanya gangguan aksi teror. Kota Solo aman," tutur dia

Rudy mengucapkan selamat atas terpilihnya Listyo Sigit sebagai Kapolri. Dia berharap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia selalu terjaga.

"Saya mewakili masyarakat Solo mengucapkan selamat, semoga sukses mengemban amanat sebagai Kapolri," tutup Rudy. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

ICW Tantang Kapolri Listyo Sigit Usut Dugaan Korupsi di Internal Polri

#Kapolri #Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo #Kapolri Listyo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
DPR Anggap Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI Bukti Hubungan Tetap Solid
Sinergi antarlembaga penting untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk di bidang penegakan hukum dan keamanan.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
DPR Anggap Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI Bukti Hubungan Tetap Solid
Indonesia
Prabowo Panggil Jaksa Agung hingga Kapolri, Mensesneg Beberkan Alasannya
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil Jaksa Agung dan Kapolri di tengah kasus eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Panggil Jaksa Agung hingga Kapolri, Mensesneg Beberkan Alasannya
Indonesia
Ketemu Kapolri, Jaksa Agung: jangan Berpikir Kami Rival
Pertemuan ini bukan karena ada masalah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Ketemu Kapolri, Jaksa Agung: jangan Berpikir Kami Rival
Indonesia
Kapolri Sowan ke Jaksa Agung, Pastikan tak Ada Masalah dan Perseteruan Antarinstitusi
Hasil pertemuan dengan Jaksa Agung itu juga akan ditindaklanjuti jajarannya di tingkat provinsi dan kabupaten.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Kapolri Sowan ke Jaksa Agung, Pastikan tak Ada Masalah dan Perseteruan Antarinstitusi
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Aipda Yudhi yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di Katingan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Berita Foto
Presiden Prabowo Pimpin HUT Ke-80 Bhayangkara, Teguhkan Sinergi Polri untuk Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menginspeksi pasukan pada upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Prabowo Pimpin HUT Ke-80 Bhayangkara, Teguhkan Sinergi Polri untuk Indonesia
Indonesia
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ungkapkan Keberhasilan Ungkap 464 Kasus Tindak Pidana Migas
Polri berperan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting, memutus rantai distribusi yang merugikan petani seperti tengkulak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ungkapkan Keberhasilan Ungkap 464 Kasus Tindak Pidana Migas
Bagikan