Kapolri: Jadi Kepala BNN, Harus Diuji Dulu

Fredy WansyahFredy Wansyah - Senin, 07 September 2015
Kapolri: Jadi Kepala BNN, Harus Diuji Dulu

Jenderal Badrodin Haiti saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (4/9). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Badrodin Haiti menjelaskan, penetapan Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Waseso menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dinilai layak.

Pasalnya, menjadi pimpinan di BNN membutuhkan jiwa kepemimpinan yang kuat.Bagi Badrodin, Buwas dinilai layak untuk memimpin BNN karena telah berpengalaman dalam memimpin Badan Reserse Kriminal (Bareskrim).

"Kalo sudah teruji di Bareskrim, untuk berantas narkotika kan lebih baik. Semua masyarakat berkepentingan Narkoba harus diberantas. Bahkan, di 2015, ada program bebas Narkoba. Ini kan juga belum terwujud. Makanya kita harus berikan pimpinan BNN yang mampu mewujudkan itu," ujar Kapolri Jenderal Badrodin, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9).

Badrodin menjelaskan, Polri menyiapkan 2 nama untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Komjen Anang Iskandar di BNN. Namun Badrodin enggan untuk mengungkapkan nama dari pesaing Buwas. Seperti telah diketahui, Wanjakti telah memilih Buwas sebagai kepala BNN.

"Untuk nama calon itu, saya tidak bisa sampaikan saat ini," papar Badrodin.

Untuk menjawab desas-desus yang beredar berkaitan dengan pencopotan Buwas dan pengangkatan Anang Iskandar sebagai Kabreskrim, Badrodin menepis isu yang menyatakan pergantian prajurit Polri disebabkan adanya oknum yang dinilai menjadi penghambat tumbuhnya perekonomian nasional.

"Ya tanya ke Luhut, jangan saya menduga -duga terkait komentarnya Pak Luhut. Nanti salah saya. Artinya ga tepat klo saya menduga - duga. Tanya pada yang bersangkutan saja," tutupnya. (gms)

Baca Juga:

Kapolri Siap Tanggung Jawab Keputusannya Memutasi Komjen Buwas

Fraksi Demokrat Desak Presiden Jelaskan Pencopotan Komjen Buwas

Sering Diragukan, Anang Iskandar Optimis Jadi Kabareskrim

 

 

#Bareskrim #Anang Iskandar #Badrodin Haiti #Komjen Buwas
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
Sindikat peredaran obat aborsi ilegal merek Cytotech Misoprostol di Bogor, Jawa Barat, terbongkar lewat strategi penyamaran penyidik.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
Indonesia
Bareskrim Mabes Polri Turun Langsung ke Batam Usut Penyelundupan Pasir Timah
Irhamni menyebut penyelidikan kasus tersebut melibatkan tim gabungan dari Dittipidter Bareskrim Polri dan Polda Kepri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Bareskrim Mabes Polri Turun Langsung ke Batam Usut Penyelundupan Pasir Timah
Indonesia
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri tiba di lokasi penggeledahan di kawasan Jakarta Selatan pada sekitar pukul 15.00 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Indonesia
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Keputusan tersebut diambil setelah penyidik menemukan adanya peristiwa pidana dalam perkara itu.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Berita Foto
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Konferensi pers terkait akses ilegal dan pencucian uang judi online di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Indonesia
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat menangkap 17 orang tersangka, dengan 7 orang lainnya masih berstatus DPO.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Indonesia
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
Bareskrim Polri mengungkap modus peredaran gelap narkotika menjelang pelaksanaan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Bali.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
Indonesia
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 31 kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi, dengan estimasi nilai mencapai Rp 60,5 miliar.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Indonesia
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Pemerintah menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan II melalui Permenkes 15/2025. Penyalahgunaan dapat dijerat UU Narkotika dan memperoleh rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Indonesia
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bareskrim Polri telah 27 mengambil sampel kayu di DAS Sungai Garoga. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jenis kayu yang dominan adalah karet, ketapang, durian.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bagikan