Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kapolda Metro Jaya Sebut Petamburan Jadi Klaster Baru COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 22 November 2020
Kapolda Metro Jaya Sebut Petamburan Jadi Klaster Baru COVID-19

Warga Petamburan, Jakarta Pusat, melakukan tes swab, Minggu (22/11). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - TNI dan Polri mengadakan rapid test di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini untuk mengetahui seberapa banyak orang yang terpapar pasca kerumunan acara pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menjelaskan, tindakan yang dilakukan untuk menemukan adanya klaster baru di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Baca Juga

80 Orang Positif COVID-19 Seusai Acara Rizieq Shihab di Petamburan dan Tebet

"Telah terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Jakarta yakni klaster akad nikah di Petamburan dan klaster Tebet," ujar Fadil di lokasi, Minggu (22/11).

Selain didua lokasi tersebut, ada juga klaster di Bandara Soekarno Hatta dan juga klaster Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

"Kami akan pastikan masyarakst yang terkonfirmasi positif bisa dilakukan tracing kontak erat. Ini untuk memutus penyebaran dan memastikan mereka dapat perawatan memadai," kata dia.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Foto: MP/Kanu

Fadil menuturkan, ada seribu alat test yang dipersiapkan. "Semua warga sekitar kelurahan Petamburan kami test. Hasilnya sedang diolah oleh tim," jelas Fadil yang juga mantan Kapolda Jawa Timur ini.

Sementara itu, Kasdam Jaya Brigjen Saleh menjelaskan, dengan adanya tes corona ini, Satgas bisa mengetahui seberapa besar dampak dari acara Rizieq itu.

"Tindakan ini harus diambil sebagai dampak kerumunan," papar Saleh.

Baca Juga

Diminta Tes Swab, Rizieq Shihab Tolak Bertemu Polisi

Rapid test ini digelar oleh Satgas COVID-19 di SDN Petambran I, Gang 4 yang haraknya hanya 500 meter dari Petamburan 3 atau markas Front Pembela Islam.

Aparat gabungan pun menjaga secara ketat di lokasi rapid test agar proses pemeriksaan kesehatan terhadap warga berjalan dengan aman.

Warga yang yang ada di sana diminta daftarkan diri untuk rapid test. Dari pantauan lokasi, ada lima petugas kesehatan dari Biddokes Polda Metro yang bakal merapid warga.

Warga yang sudah daftarkan diri diminta untuk maju dan dokter mengambil sample darah. Setelah diambil darahnya, warga pun disuruh duduk dikursi untuk menunggu hasilnya rapidnya keluar. Kursi tersebut berjejer dengan jarak masing-masing setengah meter.

Ketua RT 09/04, Hambali mengatakan, sejak dibuka pendaftaran pada pukul 16.00 WIB, baru ada lima orang jalani rapid test. Menurut dia, warga tidak begitu antusias dengan kegiatan rapid test yang dijalankan oleh aparat Polda Metro Jaya.

"Banyak warga yang engga mau," tegas dia.

Hambali menerangkan, saat kegiatan Maulid Nabi dan akad nikah Anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, banyak warganya yang hadir.

"Warga saya ada 300 orang," tutur dia. (Knu)

Baca Juga

Gegara Acara Rizieq Shihab, Kawasan Petamburan Disemprot Disinfektan

#COVID-19 #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan