Kanada Klaim Tidak Setujui Ekspor Senjata Buatannya ke Israel
Arsip - Dalam foto yang diambil pada 11 Mei 2021 ini, asap hitam disebabkan serentetan serangan israel di Kota Younis, Jalur Gaza bagian selatan. ANTARA/Yasser Qudih/Xinhua/tm
MerahPutih.com - Pemerintah Kanada menolak mengomentari rencana penjualan senjata buatan Kanada oleh Amerika Serikat ke Israel.
Dalam pernyataan singkat kepada Al Jazeera pada Selasa (20/8), juru bicara departemen luar negeri Kanada, Global Affairs Canada, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan berspekulasi mengenai kemungkinan Penjualan Militer Asing oleh Amerika Serikat.
“Sejak 8 Januari, Pemerintah Kanada belum menyetujui izin ekspor senjata baru ke Israel, dan ini tetap menjadi pendekatan pemerintah federal,” katanya.
Kanada mengumumkan awal tahun ini bahwa mereka tidak akan mengizinkan izin ekspor baru untuk senjata ke Israel di tengah protes massal atas perang negara itu di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina selama hampir 11 bulan.
Baca juga:
Namun, para pembela hak asasi manusia dengan cepat mencatat bahwa Kanada belum mencabut izin ekspor senjata tersebut. Larangan tersebut tidak akan memengaruhi senjata dan komponen Kanada yang terlebih dahulu dikirim ke AS sebelum dikirim ke Israel.
Selasa lalu, Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) AS mengumumkan bahwa sebuah perusahaan yang berpusat di provinsi Quebec, Kanada, akan menjadi kontraktor utama dalam kemungkinan kesepakatan untuk mengirim amunisi senilai USD 61,1 juta atau lebih dari Rp 946 miliar ke Israel. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel