Kampung di Surabaya Bikin Dua Juta Kue Setiap Hari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 Maret 2022
Kampung di Surabaya Bikin Dua Juta Kue Setiap Hari

Kampung Kue Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kampung Kue di Jalan Rungkut Lor 2, Surabaya, Jawa Timur, semakin dikenal publik. Bahkan, sebanyak 63 UMKM yang tergabung Paguyuban Kampung Kue kerap dikunjungi berbagai lembaga untuk belajar terutama pembuatan pupuk dari limbah bahan baku kue.

"Banyak sekali pengunjung membeli kue yang juga dipesan Bapak Wali Kota Eri Cahyadi, yakni kue apem. Sebab tradisi megengan menjelang bulan puasa, kami dibanjiri banyaknya pesanan kue apem sekarang ini," ujar Koordinator Wisata Kampung Kue, Choirul Mahpuduah, Senin (22/3).

Baca Juga:

Untung UMKM Saat Gelaran MotoGP Mandalika

Ia menambahkan, perjalanan mendirikan Wisata Kampung Kue sejak tahun 2001, saat ia pertama kali berdagang kuliner seorang diri hingga di tahun 2005. Namun, memulai menggerakkan mesin perekonomian di kampungnya ini dengan mengajak para ibu-ibu yang terbiasa membuat kue bergabung hingga membentuk satu paguyuban.

"Produk kita ini juga ada di hotel-hotel dan pusat oleh-oleh, bahkan sampai di maskapai penerbangan. Sementara untuk kue kering sebelum pandemi COVID-19 di tahun 2019, sudah ekspor ke Singapura dan Malaysia," tegasnya.

Sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, pihaknya terpaksa harus menerima pengembalian produk dari pusat oleh-oleh hingga memulai bisnis kue dari awal lagi.

Peresmian Kampung Kue pada 8 Februari 2022 lalu, memberikan dampak positif yang berefek pada usaha para ibu-ibu. Wisata Kampung Kue kini lebih dikenal dan kunjungan wisatawan semakin melonjak.

"Sejak diresmikannya Wisata Kampung Kue ini menambah kepercayaan masyarakat pada kualitas kue yang kami buat. Akhirnya kredibilitas Kampung Kue semakin diperhitungkan," tutur Choirul.

Ia memaparkan, dua juta kue diproduksi dalam sehari dengan total 70 jenis kue basah dan kering yang dijual kembali oleh pemborong ke kabupaten/kota Sidoarjo dan Gresik. Alhasil, Paguyuban Kampung Kue ini mampu meraup omzet hingga Rp 15 juta per hari.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berkunjung di Wisata Kampung Kue Surabaya. (Foto: Humas Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berkunjung di Wisata Kampung Kue Surabaya. (Foto: Humas Surabaya)

"Setidaknya Alhamdulillah kami percaya mampu mendapat omzet seperti sebelum pandemi Covid-19. Kami yakin Kampung Kue ini akan selalu ada dan membantu perekonomian warga sekitar," ucap Choirul.

Selain itu, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya selalu memberikan pendampingan untuk pemberdayaan Wisata Kampung Kue.

"Kami juga memperoleh pendampingan dan kemudahan untuk mengurus perizinan NIB, logo halal, Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), promosi, pelatihan, uji nutrisi, dan penerbitan surat rekomendasi dan keterangan produk dari masing-masing pelaku UMKM ini bebas dari boraks dan formalin," ungkapnya.

Bahkan sebagian ibu-ibu pun menjual produk Wisata Kampung Kue melalui digital marketing lewat media sosial dan E-Peken. Selain itu, Wisata Kampung Kue juga memiliki laman website khsus, yakni www.kampungkuesby.com.

"Dengan adanya E-Peken, hasilnya luar biasa dibanding menjual di pusat oleh-oleh. Namun tidak semua ibu-ibu sepenuhnya mengoperasikan handphone atau gadget lain karena keterbatasan," imbuh Choirul.

Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos mengungkapkan, pihaknya bersama Dinkes dan pemangku kepentingan, memberikan pendampingan pada perizinan . Bahkan, sebelum diresmikan, Dinkes juga memberikan pelatihan kepada pengelola dan penjamah makanan.

"Langkah tersebut untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya hygiene sanitasi makanan tersebut," katanya. (Andika Eldon / Jawa Timur)

#UMKM #UKM/UMKM #Wirausaha
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Bank Jakarta memperkuat tata kelola perusahaan dan memperluas akses layanan UMKM. Dirut Agus H Widodo juga mengungkap jumlah nasabah mencapai 4 juta orang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Indonesia
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Berita Foto
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Head of Product, Portfolio and Partnership Bank Saqu, Martina Setiadinata memberikan pemaparan di Jakarta, Rabu (20/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Indonesia
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar atau hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Indonesia
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari 18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Kementerian berfokus menyempurnakan aturan teknis dan menuntaskan perjanjian kerja sama penyaluran dengan PNM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari  18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan