Kesehatan Mental

Kalem di Masa Kelam bersama KALMnesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 11 Oktober 2020
Kalem di Masa Kelam bersama KALMnesia

Di masa pandemi, kesehatan mental tetap dijaga. (foto: pixabay/dzseeah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI yang sedang melanda seluruh dunia membuat kita berada di situasi yang serbatidak pasti. Mulai dari ketidakpastian kualitas hidup yang sehat, hubungan asmara hingga ketidakpastian dalam pekerjaan. Berbagai ketidakpastian tersebut tentu saja membuat kita semua merasa insecure dan cemas. Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober menjadi sarana yang tepat untuk mulai melindungi diri kita dari berbagai 'serangan mental' akibat pandemi COVID-19.

Platform konseling daring, KALM, merayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia dengan membantu semua orang agar tetap tenang di masa pandemi. Dengan tema Tetap kalem di masa kelam, KALM mengadakan ajang daring berupa webinar, workshop, dan wellness sessions. Serunya lagi, seluruh rangkaian acara diisi orang-orang yang pakar di bidangnya.

BACA JUGA:

Makna di Balik Coretan Tanganmu saat Lagi Iseng

Sesi A Letter to My Inner Child yang diisi psikolog klinis Wenny Aldina dan Chief Psychologist and Co-Founder of KALM Karina Negara dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Di sesi wellness session ini, hadir pula Gamaliel Tapiheru memberi afirmasi positif kepada hadirin. Lalu dilanjutkan sesi Love Yourself First oleh Certified Meditation Instructor of The Golden Space Indonesia, Bagia Arif Saputra. Selanjutnya peserta seru-seruan menggambar di sesi Therapeutic Art Doodling yang dibawakan oleh Art Psychoterapist, Cindy Harjatanaya, MA dan Psikolog Klinis, Theresia Michelle. Pada sesi ini, kita bisa memaknai setiap coretan yang kita buat saat di situasi tertentu.

kalmnesia
Ada makna di balik coretanmu (Foto: Istimewa)

Berikutnya ada Grow in The Dark, Menghadapi Ketidakpastian Karir dan Hidup oleh Founder & CEO of Wahyoo Group dan Armita Hutagalung, CEO of ByArra. Pada sesi ini, Vidi Aldiano turut hadir membagikan perjuangannya dalam tumbuh dalam situasi kelam.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan galau-galauan pada sesi Cinta di Masa Corona. Di sesi ini, Relationship Coach & Founder of kelascinta, Lex dePraxis dan Psikolog Klinis, Grace Maretta berbagi perspektif tentang cinta dan bagaimana struggle saat cinta kandas di masa corona. Kita juga bisa menimbang-nimbang patutkah kembali pada si dia atau tidak? Content Creator dan Actor, Andovi da Lopez juga turut hadir membagikan kisahnya saat percintaan kandas di masa corona dan caranya bangkit dari keterpurukan karena cinta.

kalmnesia
Karina Negara, Chief Psychologist and Co-Founder of KALM, ajak kita peduli kesehatan mental. (Foto: Istimewa)

Selama acara para peserta juga bebas berinteraksi dan berkonsultasi dengan para narasumber. Tidak sedikit peserta yang merasa lega karena semua luka batinnya yang lama terpendam dihadirkan untuk kemudian dipulihkan di acara yang iberlangsung hingga pukul 20.00 WIB tersebut.(Avia)

BACA JUGA:

10 Oktober, Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia 2020

#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan