Kaleidoskop 2018: Rentetan Bencana Memilukan Indonesia Sepanjang 2018
Korban gempa Lombok, NTB. (Foto: Twitter@Sutopo_PN)
MerahPutih.com - Tak lama lagi 2018 akan segera berakhir. Namun, luka dan duka yang dirasakan anak bangsa sepanjang tahun masih terngiang dalam ingatan.
Rentetan bencana alam memilukan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Mulai dari tanah longsor, banjir, gempa berkekuatan besar, sampai tsunami. Tak sedikit pula masyarakat yang akhirnya kehilangan nyawa.
Berdasarkan data yang dikumpulkan merahputih.com, sejak 1 Januari hingga 23 Desember 2018 sekira 4.402 orang tewas dan dilaporkan menghilang.
Sementara itu, sekira 7.584 orang mengalami luka-luka dan 9,95 juta jiwa lainnya mengungsi akibat terkena dampak langsung bencana.
Untuk mengetahui bencana-bencana besar apa saja yang terjadi sepanjang 2018. Silakan simak ulasan berikut.
1. Gempa Bumi 6,1 SR di Lebak
Selasa, 23 Januari 2018 terjadi gempa bumi berkekuatan 6,1 SR di barat daya Kabupaten Lebak, Banten. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan cukup besar.
Berdasarkan laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.760 rumah rusak.
2. Tanah Longsor di Brebes
Kamis, 22 Februari 2018, longsor melanda kawasan hutan produksi milik Perhutani BKPH Salem Petak 26 PLRPH Babakan di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Longsor tersebut menimpa beberapa petani. Kurang lebih lima orang dinyatakan meninggal dunia, 15 orang hilang, dan 14 orang terluka.
Selain itu, longsor juga menutup akses jalan provinsi antara Kecamatan Salem menuju Kecamatan Banjargarjo.
3. Gempa Bumi di Lombok
Minggu, 5 Agustus 2018, gempa berkekuatan 7,0 SR mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Adapun titik pusat gempa berada di 8.37 LS-116.48 BT. Persisnya 18 kilometer barat laut Lombok Timur, NTB dengan kedalaman 15 kilometer.
Akibat dari peristiwa tersebut, berdasarkan data yang dirilis BNPB, sebanyak 515 orang dan korban luka mencapai 7.145 orang.
Selain itu, rumah rusak mencapai 73.843 unit dan 798 fasilitias umum dan sosial mengalami kerusakan akibat gempa
4. Gempa Bumi Palu dan Donggala
Sekitar sebulan pascagempa Lombok, gempa berkekuatan 6 SR terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28 September 2018), pukul 14.00 WIB.
Tak lama berselang, pukul 17.02 WIB gempa kembali terjadi dengan kekuatan lebih besar; 7,4 SR di Palu. Kemudian, pada pukul 17.22 WIB, tsunami terjadi dengan ketinggian mencapai 6 meter.
Berdasarkan data dari Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), sebanyak 1.203 orang meninggal dunia. Sementara, jumlah pengungsi tercatat mencapai 16.732 jiwa.
5. Banjir dan Longsor Sumatera
Jumat, 12 Oktober 2018, bencana banjir dan longsor melanda Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kurang lebih 22 orang dinyatakan meninggal dunia, 15 orang hilang, dan ratusan warga terpaksa mengungsi.
Banjir dan longsor tersebut diketahui melanda 9 kecamatan di Mandailing Natal, yakni Kecamatan Natal, Lingga Bayu, Muara Batang Gadis, Naga Juang, Penyambungan Utara, Bukit Malintang, Ulu Pungkut, Kota Nopas, dan Batang Natal pada sore hari.
Sebanyak 11 orang murid Madrasah di Desa Muara Saladi Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara meninggal dunia tertimpa bangungan yang hancur diterpa banjir.
6. Tsunami di Selat Sunda
Malang tak dapat dihindar. Duka pun cepat menjalar. Begitulah nasib yang dirasakan masyarakat sekitar Banten, Pandeglang, dan Lampung.
Pada saat beberapa warga tengah asyik menikmati mimpi, tak disangka laut mengeluarkan tsunami. Semua yang tinggal di sekitar Selat Sunda habis dilumat gulungan ombak pada Sabtu (22/12) malam.
Korban berjatuhan. Beberapa bangunan pun runtuh tak beraturan. Malam itu, warga berhamburan di jalan. Mencari tempat perlindungan.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima merahputih.com, hingga siang ini data yang tercatat menjadi 168 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka, dan 20 orang hilang.
Bagikan
Berita Terkait
5 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta masih Terendam Banjir, Minggu (18/1)
Banjir Pekalongan Surut, Jalur KA Pantura Dibuka Lagi Kecepatan Maksimal 10 Km/jam
Tanggul Kalimalang Jebol, Jasa Tirta II Matikan 3 Pompa Air Bendung Curug
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September