Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Dinkes DKI untuk Memastikan Keamanan Air Minum Gratis di Stasiun

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 01 Agustus 2024
KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Dinkes DKI untuk Memastikan Keamanan Air Minum Gratis di Stasiun

PT KAI Daop 1 Jakarta bersama Dinkes DKI cek kelayakan air siap saji di stasiun. (Dok. KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan menyediakan mesin air siap minum gratis di beberapa stasiun.

Hal tersebut bertujuan agar pelanggan atau pengunjung di zona dua dapat langsung memanfaatkannya saat haus dan membutuhkan air minum.

"Selain itu, dengan menyediakan fasilitas air minum di stasiun ini KAI berusaha mengajak penumpang-pekerja untuk turut melestarikan lingkungan dengan cara mengurangi pengunaan plastik terutama pada air minum kemasan baik gelas atau botol," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko, Rabu (31/7).

Ixfan menjelaskan bahwa fasilitas mesin air siap minum tersedia di 8 lokasi stasiun kereta api, yaitu Gambir, Pasar Senen, Manggarai, Jakarta Kota, Bekasi, Rangkasbitung, Tanah Abang, dan Juanda, serta di seluruh stasiun Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

Baca juga:

Masinis Indonesia Sudah Bisa Operasikan Kereta Whoosh Tanpa Didampingi Pengajar

"Dengan adanya mesin air siap minum, kebersihan, mutu, dan kualitas mesin serta air harus terjamin. Untuk melindungi kesehatan masyarakat dari penyakit yang bersumber dari air (water borne diseases), perlu dilakukan pengawasan dan pengamanan kualitas air minum di tempat dan fasilitas umum, termasuk stasiun kereta api," jelas Ixfan.

Tak lupa Ixfan juga menuturkan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta memiliki peran penting dalam pengawasan eksternal kualitas air minum untuk memastikan air aman dikonsumsi masyarakat.

"Kementerian Kesehatan memfasilitasi antara PT KAI dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk pengawasan internal dan eksternal sesuai amanat dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, dengan 19 parameter yang diperiksa dalam air minum," tuturnya.

Pemeriksaan bersama oleh Dinas Kesehatan dan tim Unit Kesehatan PT KAI Daop 1 Jakarta dilakukan mulai tanggal 16 Juli 2024 di Stasiun Jakarta Kota dan pada tanggal 29 Juli 2024, dilakukan di Stasiun Rangkas Bitung.

Baca juga:

Kereta Api Indonesia Mulai Gunakan Bahan Bakar Campuran Kelapa Sawit

"Kegiatan pengawasan ini akan berakhir 6 Agustus 2024 di Stasiun Cikoko LRT Jabodebek. Kegiatan ini bertujuan memastikan air yang disediakan untuk pelanggan kereta api memiliki kualitas yang aman dan layak untuk dikonsumsi, sehingga pelanggan terhindar dari dehidrasi, dari penyakit dan kualitas hidup sehat dapat meningkat," pungkas Ixfan.

#PT KAI #Dinas Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Indonesia
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Pengembangan Gambir diarahkan agar ruang stasiun lebih produktif dan memberi manfaat lebih luas.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Indonesia
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
PT KAI merancang pengembangan Stasiun Gambir sebagai pusat hospitality dan leisure. Konsep New Gambir akan menghadirkan retail, kuliner, hotel, rooftop park, dan ruang MICE, sekaligus membuka peluang kerja hingga 1.000 orang.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
Indonesia
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Kesiapan KAI sejalan dengan mandatori biodiesel B50 yang mulai diberlakukan pemerintah pada 1 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Indonesia
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Layanan ini memberi ruang yang lebih tertata bagi pelanggan yang membawa barang dagangan, hasil pertanian, maupun perlengkapan usaha dalam perjalanan harian.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Bagikan