Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kagama Sumur Gelar Bakti Sosial Korban Gunung Sinabung

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 22 Mei 2017
Kagama Sumur Gelar Bakti Sosial Korban Gunung Sinabung

Penyerahan bantuan sosial terhadap korban letusan Gunung Sinabung oleh Kagama Sumut, Senin (22/5). (MP/Amsal Chaniago)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan bakti sosial di Dusun Terungperen, Desa Mardinding, Kecamatan Payung, Kabupaten Tanah Karo kepada korban musibah letusan Gunung Sinabung, Senin (22/05).

Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu program kerja Pengurus Daerah Kagama Sumut dalam rangka membangun kepedulian dan memberikan manfaat bagi Sumatera Utara.

"Bakti Sosial ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami musibah akibat letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo di Sumatera Utara. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mendukung peningkatan kualitas SDM dan pembangunan karakter generasi muda atau pelajar di Sumatera Utara, dan juga untuk mewujudkan peran dan kepedulian Kagama untuk Sumatera Utara," kata Ketua Kagama Sumatera Utara, M Hamied Wijaya, Senin (22/5).

Bakti yang sosial yang dilaksanakan Kagama Sumut ini, di antaranya membuka pelayanan Pengobatan Gratis dan sunatan massal yang melibatkan tim alumni kedokteran UGM dan Tim Medis RS. Sari Mutiara dan pemberian bantuan peralatan sekolah kepada 225 siswa dan bantuan biaya sekolah bagi siswa berprestasi dari tingkat SD, SMP, dan SMA dukungan dari Pelindo I, PTPN IV dan donasi dari alumni UGM di Sumatera Utara.

"Tidak hanya itu, Kagama Sumut juga melakukan pendampingan dalam Program Pembangunan Karakter untuk Anak-anak Korban Erupsi dari Tim Alumni Psikologi UGM, pemberian bantuan bibit dan penanaman pohon di sekitar areal pengungsi oleh Tim Alumni Kehutanan UGM, serta bantuan suntik rabies untuk anjing di lokasi pengungsian oleh Tim Alumni Kedokteran Hewan UGM," jelas Edina Ginting selaku Ketua Panitia Kegiatan Bakti Sosial Kagama Sumut.

Hamied menambahkan bahwa Kagama sebagai ikatan keluarga bagi siapa saja yang pernah sama-sama mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada-Bulaksumur Yogyakarta.

Saat ini di Sumatera Utara anggota Kagama berjumlah sekitar 750 orang yang tersebar di 33 kabupaten kota. Kegiatan bakti sosial ini dapat terselenggara dengan baik karena dukungan dari segenap anggota Kagama Sumut dengan gerakan minimal Rp. 50.000 per orang dan bantuan dari donator/sponsor.


Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com di Medan dan sekitarnya, Amsal Chaniago. Baca berita terkait kota Medan lainnya di: Kejari Medan Prioritaskan Eksekusi Mati Bandar Narkoba

#Gunung Sinabung #Kota Medan #Bakti Sosial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Pemadaman bergilir di Sumatera Utara masih berlangsung akibat 12 tower transmisi PLN roboh dan rusak diterjang cuaca ekstrem. Pelanggan berpotensi mengalami listrik padam hingga dua kali sehari selama proses pemulihan
ImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Indonesia
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Bank Jakarta menggelar donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya dan PMI DKI dalam rangka HUT ke-65. Kegiatan ini wujud kepedulian sosial dan dukung stok darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Indonesia
Rumah Hakim PN Medan Diduga Terbakar akibat Penanganan Perkara, KY Minta Polisi Tangkap Pelakunya
Khamozaro memang sedang menangani perkara yang menarik perhatian masyarakat di Sumatra Utara.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 November 2025
Rumah Hakim PN Medan Diduga Terbakar akibat Penanganan Perkara, KY Minta Polisi Tangkap Pelakunya
Indonesia
Rumah Hakim Tipikor Medan Terbakar Jelang Tuntutan Kasus Korupsi Jalan di Sumut, Eks Penyidik KPK: Perlu Penyelidikan Mendalam
Waktu kejadian tersebut menimbulkan tanda tanya.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
Rumah Hakim Tipikor Medan Terbakar Jelang Tuntutan Kasus Korupsi Jalan di Sumut, Eks Penyidik KPK: Perlu Penyelidikan Mendalam
Indonesia
Sehari Jelang Sidang Tuntutan, Rumah Hakim yang Minta KPK Hadirkan Gubernur Bobby Nasution Kebakaran
Khamozaro juga tercatat sebagai hakim yang meminta Jaksa KPK agar menghadirkan Gubernur Sumut Bobby Nasution di pengadilan kasus korupsi proyek jalan.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
Sehari Jelang Sidang Tuntutan, Rumah Hakim yang Minta KPK Hadirkan Gubernur Bobby Nasution Kebakaran
Indonesia
Warga Kota Medan Diingatkan untuk Mewaspadai Banjir Pesisir 21-27 September
Banjir pesisir atau rob disebabkan aktivitas pasang air laut, dan fenomena alam lainnya yang dapat mempengaruhi naiknya air laut.
Frengky Aruan - Kamis, 18 September 2025
Warga Kota Medan Diingatkan untuk Mewaspadai Banjir Pesisir 21-27 September
Olahraga
PSMS Punya Presiden Klub Baru, Fendi Jonathan Pimpin ‘Ayam Kinantan’ kembali ke Level Atas
Saat ini ada transisi dari manajemen lama ke manajemen baru dalam tubuh PSMS.
Dwi Astarini - Minggu, 31 Agustus 2025
PSMS Punya Presiden Klub Baru, Fendi Jonathan Pimpin ‘Ayam Kinantan’ kembali ke Level Atas
Indonesia
Pesisir Medan Berpotensi Banjir 22-28 Agustus, Hujan Lebat Akan Guyur DIY
Potensi banjir pesisir Medan akibat adanya aktivitas pasang air laut, dan fenomena alam lainnya.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
Pesisir Medan Berpotensi Banjir 22-28 Agustus, Hujan Lebat Akan Guyur DIY
Indonesia
Hati-Hati Kalau Anak Main di Tepi Sungai, Gabriel Bocah 6 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Basarnas Medan menurunkan tim penyelamat lengkap dengan peralatan SAR air untuk melakukan pencarian terhadap Gabriel.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 April 2025
Hati-Hati Kalau Anak Main di Tepi Sungai, Gabriel Bocah 6 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Indonesia
KPK Sita 1 Rumah Mewah di Kota Medan, Punya Siapa?
KPK mengungkapkan kasus dugaan korupsi terkait penyitaan rumah mewah di Medan itu merugikan negara Rp 200 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 14 November 2024
KPK Sita 1 Rumah Mewah di Kota Medan, Punya Siapa?
Bagikan