Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari

ImanKImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari

Petugas sedang memperbaiki jaringan listrik di salah satu lokasi gangguan suplai. ANTARA/HO-Humas PLN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Sumatera Utara masih diberlakukan menyusul kerusakan infrastruktur transmisi PLN akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Kamis (4/6/2026).

Kerusakan tersebut menyebabkan 12 tower transmisi PLN mengalami gangguan, terdiri dari sembilan tower roboh dan tiga tower lainnya rusak.

Akibat kondisi tersebut, pasokan listrik di beberapa daerah belum dapat dipulihkan sepenuhnya. PLN pun menerapkan manajemen beban secara terukur untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan selama proses perbaikan berlangsung.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Efron Lumban Gaol, mengatakan pelanggan berpotensi mengalami penghentian sementara pasokan listrik hingga dua kali dalam sehari.

"Selama proses pemulihan berlangsung, sebagian pelanggan berpotensi mengalami penghentian sementara pasokan listrik sebanyak satu hingga dua kali dalam sehari dengan durasi sekitar tiga jam pada setiap periode pengaturan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga:

Pemadaman Listrik Terjadi di Sumatra, Politikus Desak Audit PLN

Wilayah yang Terdampak Pemadaman Bergilir

Pemadaman bergilir saat ini diberlakukan di sejumlah kabupaten dan kota yang menjadi bagian dari sistem kelistrikan Sumatera Utara, antara lain:

  • Kota Medan
  • Kota Binjai
  • Kabupaten Deli Serdang
  • Kabupaten Langkat
  • Kabupaten Serdang Bedagai

PLN menjelaskan bahwa pengaturan pasokan listrik dilakukan secara bergantian guna menjaga keandalan sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas.

Menurut Efron, pengaturan tersebut dilakukan secara real-time dengan mempertimbangkan kondisi sistem kelistrikan yang masih dalam tahap pemulihan.

"Pengaturan pasokan listrik dilakukan secara terukur dan bergantian untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Kami terus memantau secara real-time dan mengupayakan agar dampak yang dirasakan pelanggan dapat diminimalkan," katanya.

Baca juga:

Pemadaman Listrik Massal Landa Sumatra, PLN Ungkap Penyebabnya

Penyebab Pemadaman Listrik di Medan dan Sekitarnya

Gangguan kelistrikan bermula saat hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Kamis malam, 4 Juni 2026.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan serius pada jaringan transmisi listrik bertegangan tinggi yang menjadi tulang punggung penyaluran energi di wilayah Sumatera Utara.

Dampaknya, pasokan listrik ke sejumlah daerah terganggu dan PLN harus melakukan pengurangan beban secara bergilir demi menjaga kestabilan sistem secara keseluruhan.

Pemadaman listrik yang berlangsung selama beberapa hari terakhir telah dirasakan masyarakat di Medan Selayang, Binjai, Deli Serdang, Langkat hingga Serdang Bedagai.

PLN Bangun Tower Emergency untuk Percepat Pemulihan

Sebagai langkah percepatan pemulihan sistem, PLN mendatangkan empat set Tower Emergency (TE) dari berbagai daerah.

Peralatan tersebut berasal dari:

Baca juga:

Banda Aceh Masih Pemadaman Bergilir, PLN Minta Waktu Perbaikan Sampai Minggu

  • Aceh (1 set)
  • Sumatera Selatan (1 set)
  • Jakarta (2 set)

Dua set Tower Emergency dari Jakarta bahkan dikirim menggunakan pesawat Hercules untuk mempercepat mobilisasi ke lokasi terdampak.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera, Yenti Elfina, mengatakan pembangunan tower darurat menjadi fokus utama PLN saat ini.

Menurutnya, Tower Emergency akan dipasang pada jalur transmisi SUTET 275 kV yang mengalami kerusakan paling parah akibat cuaca ekstrem.

Target Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut

PLN menargetkan pembangunan Tower Emergency dapat selesai pada 14 Juni 2026 apabila kondisi cuaca dan akses pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana.

Baca juga:

Layanan KRL Tidak Terganggu Pemadaman Listrik Serentak di Jakarta

Ratusan personel PLN saat ini bekerja selama 24 jam untuk mempercepat proses konstruksi dan normalisasi sistem transmisi.

"Seluruh personel bekerja secara maksimal selama 24 jam dengan mengedepankan keselamatan dan kualitas pekerjaan. Kami optimistis pendirian Tower Emergency dapat diselesaikan sesuai target sehingga proses normalisasi sistem kelistrikan dapat berjalan lebih cepat," ujar Yenti.

PLN juga memastikan koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak guna mempercepat pemulihan dan mengembalikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Sumatera Utara.

#Pemadaman Bergilir #Pemadaman Listrik #Sumatera Utara #PLN #Kota Medan
Bagikan
Ditulis Oleh

ImanK

Berita Terkait

Berita
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Pemadaman bergilir di Sumatera Utara masih berlangsung akibat 12 tower transmisi PLN roboh dan rusak diterjang cuaca ekstrem. Pelanggan berpotensi mengalami listrik padam hingga dua kali sehari selama proses pemulihan
ImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Indonesia
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Pembahasan juga menyoroti langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi di Sumatera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Indonesia
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Pemadaman total sejak Jumat (22/5) malam itu memukul telak sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Indonesia
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Berbagai sektor usaha, pekerjaan, hingga layanan publik disebut ikut terdampak akibat padamnya aliran listrik di sejumlah daerah. 

Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Indonesia
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Gangguan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Indonesia
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Bareskrim Polri menyelidiki insiden mati listrik massal di Sumatra. Gangguan itu diduga berawal dari Jambi.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Bagikan