Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kadin Lakukan Kerjasama dan Pembinaan dengan Tiga Perhimpunan UMKM

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 04 Oktober 2021
Kadin Lakukan Kerjasama dan Pembinaan dengan Tiga Perhimpunan UMKM

Kadin menggandeng tiga UMKM untuk bekerjasama dan melakukan pembinaan (Foto: Merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMAR Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) resmi melakukan penandatanganan komitmen kerjasama dengan tiga perhimpunan UMKM. Antara lain yaitu Handep dari Kalimantan, Mutiara Lombok, dan perhimpunan tenun Pesona Alam Lombok.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Perempuan, Tri Hanurita, pada konferensi pers yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/10).

Baca Juga:

Magdalena, Food Vlogger Jagoan Bagi UMKM Kuliner di Masa Pandemi

Adapun alasan di balik kerjasama tersebut, yakni lantaran tiga perhimpunan UMKM tersebut memiliki program pemberdayaan perempuan di dalamnya.

"Alasannya memilih tiga UMKM tersebut, yakni karena adanya program pemberdayaan perempuan, itu yang penting," ujar Tri saat ditemui Merahputih.com.

Kadin resmi melakukan penandatanganan komitmen kerjasama dengan tiga perhimpunan UMKM(Foto: merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ketiga perhimpunan tersebut nantinya akan dilakukan pembinaan dan pengembangan ke jagat internasional, agar produk-produk Indonesia bisa semakin berkibar di kancah dunia.

"Nantinya akan kami kembangkan lebih lanjut lagi, seperti halnya dari mulai membawa produknya ke acara nasional hingga acara internasional," tutur Tri.

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Tri juga menyampaikan, bahwa pihaknya berencana akan kembali membangun Rumah Indonesia di tahun 2022 mendatang, guna menjadi wadah untuk menampung serta memasarkan produk-produk hasil UMKM lokal ke pasar yang lebih luas.

Program kerja dari Kadin akan membawa produk UMKM loka ke kancah internasional (Foto: Merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Bahkan, Tri juga menyampaikan bahwa akan ada program kerja yang akan membawa produk-produk dari UMKM lokal ke dunia internasional, seperti ke Asia, Afrika hingga Eropa.

"Di pengurus Kadin yang sekarang, itu sudah ada program kerja namanya Kadin House. rencananya akan didirikan di tiga negara. Dari mulai di Sydney untuk pasar Asia Pasific, di Dubai untuk pasar negara Arab serta Afrika, kemudian di Swiss untuk pasar Eropa," tutur Tri.

Lebih lanjut Tri menyampaikan, bahwa produk-produk dari tiga perhimpunan tersebut nantinya akan di bawa ke kadin house, untuk membuka pasar yang lebih besar dengan memberdayakan produk Indonesia ke luar negeri.

Dipilihnya tiga perhimpunan UMKM tersebut, merupakan rekomendasi dari Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono. Poppy menyebutkan bahwa ketiga UMKM tersebut memang layak untuk dipilih.

"Tiga perhimpunan ini memang binaan kita dulu, pernah ikut Indonesia Fashion Week, saya tahun mereka programnya cenderung kepada pemberdayaan pemberdayaan perempuan, saya tidak lihat dari brand, tapi saya lihat apa yang mereka kerjakan untuk pemberdayaan perempuan," tutur Poppy Dharsono.

Baca Juga:

Jeny Tjahyawati, Jagoan Modest Fashion Indonesia

Mengenai kerjasama tersebut, Dyah Ganefi selaku perwakilan dari Mutiara Lombok menyampaikan, bahwa pihaknya menemui kendala. Karena itu dia berharap dengan adanya kerjasam bisa membangkitkan UMKM dan para pengrajin mutiara di Lombok.

"Kendala kami adalah pendataan database pengrajin kami perlu sekali agara produksinya diarahkan dan berkualitas, dengan adanya program untuk pemasaran produk di luar negeri, maka akan bagus perkembangannya, nantinya akan ada juga pelatihan desain dan kemasan," jelas Ganefi.

UMKM lokal membutuhkan pembinaan agar bisa semakin maju, berkembang dan bisa bersaing dengan produk internasional (Foto: merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Kemudian, Ganefi juga menyampaikan, bahwa akan digelar pula acara-acara berkala yang akan dikunjungi oleh masyarakat dari seluruh indonesia setiap tiga bulan sekali. Dengan adanya sejumlah program tersebut, Ganefi berharap akan adanya kemajuan bagi UMKM di Lombok.

Selanjutnya, Randi Miranda dari Handep menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi kerjasama tersebut. Karena banyak aspek-aspek pemberdayaan masyarakat.

"Salah satu kita bisa bersinergi dengan pihak Kadin, di Handep kita membuat produk seluruhnya dengan sumber daya lokal, kita juga menerapkan prinsip perdagangan yang adil, jadi semua akan kembali ke pengrajin di desa," tutur Randi.

Sementara itu, Lalu Hilman dari Tenun Pesona Alam menyampaikan, bahwa dengan adanya kerjasama ini bisa memicu optimisme dari para pengrajin, dan menghadirkan wastra Indonesia yang sesuai dalam segala aspek, berdikari, dan kedepannya ingin menggunakan bahan dari produk lokal.

"Kami ingin wastra di NTB mempunyai kepribadian yang kuat untuk memperkaya wastra di indonesia," ujar Lalu. (Ryn)

Baca Juga:

Kemenparekraf Dorong UMKM untuk Manfaatkan Dompet Digital

#Fashion #UMKM #Produk Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Ulos Simetria Jadi Simbol Harmoni Mode dan Budaya
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi dibuka. Mengusung tema Ulos Simetria, IFW 2026 memperkuat wastra Nusantara sekaligus mendorong pertumbuhan industri mode dan Ekraf.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Ulos Simetria Jadi Simbol Harmoni Mode dan Budaya
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Satukan Desainer Muda Indonesia dan Prancis Lewat L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES
JF3 Fashion Festival 2026 menghadirkan L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES, mempertemukan desainer muda Indonesia dan Prancis melalui kolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Satukan Desainer Muda Indonesia dan Prancis Lewat L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES
Fashion
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
JF3 2026 resmi digelar dengan tema Recrafted: Shaping the Future. Festival ini menghadirkan lebih dari 50 desainer dari Indonesia hingga Eropa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Bagikan