Kader PDIP Solo Belot Dukung Gibran, FX Rudy: Mereka Pengurus Tidak Aktif, Biarin Saja

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 27 Juni 2020
Kader PDIP Solo Belot Dukung Gibran, FX Rudy: Mereka Pengurus Tidak Aktif, Biarin Saja

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kelompok yang mengatasnamakan Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo, Jawa Tengah mendesak agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP memberikan rekomendasi pada Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawali di Pilwakot Solo 2020 dibandingkan Achmad Purnomo.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menegaskan, orang-orang mendukung putra sulung Presiden Jokowi tersebut tidak tercantum dalam kepengurusan struktur DPC PDIP Solo.

Baca Juga:

Elektabilitas Achmad Purnomo Kalah dari Gibran, Ketua DPC PDIP Cuek

Rudy menegaskan, PDIP Solo tetap solid mengusung pasangan cawali dan cawawali Achmad Purnomo-Teguh Prakosa di Pilwakot Solo 2020.

"Saya tegaskan kalau mengaku sebagai komunitas pejuang, itu berjuang untuk apa? PDIP sudah mapan sebagai partai," ujar Rudy sapaan akrabnya pada Merahputih.com, Sabtu (27/6).

Rudy yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo ini mengungkapkan, orang yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo merupakan pengurus partai yang tidak aktif.

"Ya ada satu sampai dua orang gabung Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo, tapi biarin saja," tutur dia.

 Pasangan bakal cawali dan cawawali dari PDIP di Pilwakot Solo, Achamad Purnomo-Teguh Prakosa. (MP/Ismail)
Pasangan bakal cawali dan cawawali dari PDIP di Pilwakot Solo, Achamad Purnomo-Teguh Prakosa. (MP/Ismail)

Tidak hanya itu, Rudy juga menyoroti tuntutan komunitas tersebut yang menilai mundurnya Purnomo di Pilwakot Solo, yang akhirnya ditolak DPC PDIP Solo. Menurutnya, orang-orang tersebut dianggap tidak tahu konteks akar pesoalannya.

"Mereka orang-orang itu (belot dukung Gibran) tidak tahu aturan organisasi. Saya sampaikan sampai sekarang PDIP Solo tidak sedang terlecah dan tetap solid dukung Purnomo-Teguh," tegas dia.

Baca Juga:

Hasil Survei Purnomo Jeblok, Kader PDIP Solo Mulai Timbul Perpecahan Pilih Dukung Gibran

Rudy menambahkan, DPC PDIP Solo saat ini tengah menunggu keputusan resmi DPP partai terkait rekomendasi pasangan cawali dan cawawali untuk Pilkada Solo 2020. Sementara untuk proses penjaringan bakal calon sudah selesai.

Diberitakan sebelumnya, kelompok yang mengatas namakan Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo, Jawa Tengah mendesak agar DPP PDIP memberikan rekomendasi pada Gibran Rakabuming Raka di Pilwakot Solo, Jumat (26/6).

Mereka juga mendukung Gibran dibandingkan Purnomo dengan alasan, Purnomo telah menyatakan mundur dan dianggap tidak serius maju Pilwakot Solo. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Purnomo Kalah Survei, Pengamat Politik UNS Sebut Manuver Blusukan Gibran Efektif

#Kota Solo #FX Hadi Rudyatmo #Gibran Rakabuming
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Aria Bima menggantikan ketua DPC sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo, yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Indonesia
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan alasan pengunduran diri karena merasa tidak mampu dan memilih menjaga soliditas partai.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Indonesia
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Teguh menduga mundurnya Rudy tersebut terkait gagalnya menggelar Konferda PDIP Jateng.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Indonesia
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Selain urusan infrastruktur, Wapres memberikan instruksi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Indonesia
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Mantan Wali Kota Solo ini mengaku mendapat arahan dan wejangan selama bertemu dengan Megawati di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Indonesia
Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat
Wapres Gibran meninjau langsung dua lokasi terdampak bencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat
Indonesia
PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat
Adanya penolakan tersebut berarti ada harapan dari masyarakat yang harus didengar.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat
Indonesia
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Ray mencontohkan kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Bagikan