Merahputih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap rangkaian KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen yang mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Insiden yang melibatkan tiga gerbong kereta ini memicu gangguan jadwal perjalanan kereta api di lintas selatan, sehingga petugas fokus pada normalisasi jalur dan pelayanan penumpang.
Baca juga:
Libur Panjang Paskah 2026, PT KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 226 Ribu Tiket Kereta Api
Evakuasi Cepat dan Rekayasa Operasi
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin pukul 14.15 WIB di KM 312+1, tepatnya pada wesel 21A dan 21B. Tim tanggap darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung menuju lokasi untuk mengamankan area dan memulai proses pengangkatan roda kereta yang keluar dari rel.
Akibat anjlokan ini, jalur hulu dan hilir di petak jalan tersebut belum dapat dilalui oleh kereta api lainnya.
KAI Daop 5 Purwokerto menerapkan pola operasi memutar bagi sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak guna meminimalkan keterlambatan.
Langkah ini menjadi solusi sementara selama petugas teknis memperbaiki infrastruktur jalan rel yang terdampak insiden tersebut.
Komitmen Pelayanan Penumpang
Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen menyediakan armada transportasi alternatif bagi pelanggan yang tertahan.
Sebanyak 10 unit bus siap mengantar penumpang KA Bangunkarta menuju destinasi masing-masing agar perjalanan tetap berlanjut meski terjadi kendala teknis di lapangan.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses penanganan ini.
Baca juga:
10 Kereta Api Jarak Jauh Paling Laris Selama Libur Long Weekend Wafat Yesus Kristus 2026
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini. Petugas KAI bersama tim terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” ujar As’ad Habibuddin, Senin (6/4).
Hingga saat ini, pihak internal masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti anjloknya rangkaian kereta tersebut.
KAI berkomitmen memberikan informasi terbaru secara berkala melalui kanal resmi perusahaan selama proses pemulihan jalur berlangsung.