KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, PT KAI Daop 5 Evakuasi Penumpang Pakai Bus

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2026
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, PT KAI Daop 5 Evakuasi Penumpang Pakai Bus

Ilustrasi. (Foto: Media Sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap rangkaian KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen yang mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Insiden yang melibatkan tiga gerbong kereta ini memicu gangguan jadwal perjalanan kereta api di lintas selatan, sehingga petugas fokus pada normalisasi jalur dan pelayanan penumpang.

Baca juga:

Libur Panjang Paskah 2026, PT KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 226 Ribu Tiket Kereta Api

Evakuasi Cepat dan Rekayasa Operasi

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin pukul 14.15 WIB di KM 312+1, tepatnya pada wesel 21A dan 21B. Tim tanggap darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung menuju lokasi untuk mengamankan area dan memulai proses pengangkatan roda kereta yang keluar dari rel.

Akibat anjlokan ini, jalur hulu dan hilir di petak jalan tersebut belum dapat dilalui oleh kereta api lainnya.

KAI Daop 5 Purwokerto menerapkan pola operasi memutar bagi sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak guna meminimalkan keterlambatan.

Langkah ini menjadi solusi sementara selama petugas teknis memperbaiki infrastruktur jalan rel yang terdampak insiden tersebut.

Komitmen Pelayanan Penumpang

Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen menyediakan armada transportasi alternatif bagi pelanggan yang tertahan.

Sebanyak 10 unit bus siap mengantar penumpang KA Bangunkarta menuju destinasi masing-masing agar perjalanan tetap berlanjut meski terjadi kendala teknis di lapangan.

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses penanganan ini.

Baca juga:

10 Kereta Api Jarak Jauh Paling Laris Selama Libur Long Weekend Wafat Yesus Kristus 2026

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini. Petugas KAI bersama tim terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” ujar As’ad Habibuddin, Senin (6/4).

Hingga saat ini, pihak internal masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti anjloknya rangkaian kereta tersebut.

KAI berkomitmen memberikan informasi terbaru secara berkala melalui kanal resmi perusahaan selama proses pemulihan jalur berlangsung.

#PT KAI #PT KAI Daop 6 #Kereta #Kereta Api #Kecelakaan Kereta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
KA Rajabasa Lampung–Palembang kini hadir dengan kereta ekonomi premium modifikasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Kereta Api Rajabasa Lampung-Palembang Dimodif Jadi Premium, Tarif Bakal Naik?
Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Indonesia
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Indonesia
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Bagikan