Jubir Presiden Sebut Tak Ada yang Salah dari Ucapan Agnez Mo

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 27 November 2019
Jubir Presiden Sebut Tak Ada yang Salah dari Ucapan Agnez Mo

Agnez Mo dalam wawancara dengan Build Series. (Foto: Youtube/Build Series)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penggalan video pernyataan penyanyi Agnes Monica (Agnez Mo) bahwa dirinya tidak punya darah Indonesia viral di media sosial dan menuai pro kontra di ranah publik.

Terkait hal itu, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman ikut berkomentar. Ia mengaku telah menyimak dengan seksama video wawancara tersebut.

Baca Juga:

Imigrasi Diminta Selidiki Asal Kewarganegaraan Agnez Mo

Fadjroel menilai, isi wawancara Agnez dalam acara Build Series di New York, Amerika Serikat itu biasa saja karena bercerita tentang asal usulnya dan memuji keberagaman Indonesia.

"Menyimak dengan seksama wawancara @agnezmo isinya biasa saja, dia bercerita tentang asal-usul dirinya, memuji keberagaman negeri tempat dia dilahirkan, dia membawa Indonesia dalam kancah musik internasional," tulis Fadjroel di akun Twitter-nya, yang dikutip pada Rabu (27/11).

"Ayo berlomba-lomba memberikan sumbangsihmu untuk kejayaan Indonesia ~ FR," cuit @fadjroeL.

Sebelumnya diberitakan, ketika diwawancarai media AS, Build Series by Yahoo di New York beberapa waktu lalu, Agnez Mo menjawab beberapa pertanyaan dari pembawa acara Kevan Kenney tentang keberagaman di Indonesia.

Awalnya, Agnez menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sekitar 18 ribu pulau yang masing-masingnya memiliki beragam budaya dan musik. Agnez juga menyebutkan dirinya memperjuangkan inklusivitas budaya.

Lalu Kevan Kenney menyinggung, "Kamu terlihat berbeda dengan orang kebanyakan di sekitarmu (Indonesia)".

Mendengar hal itu, Agnez menjawab jika ia tidak memiliki darah Indonesia. Agnez Mo juga menyebut dirinya juga bukan bagian dari mayoritas agama yang ada di Indonesia.

"Ya, karena saya sebenarnya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya sebenarnya campuran Jerman, Jepang dan Chinese. Saya lahir di Indonesia. Saya juga Kristen, di Indonesia mayoritas adalah muslim," jawab Agnez.

Meski begitu, Agnez mengungkapkan orang-orang di sekelilingnya tetap bisa menerima dia. Agnez juga mengaku karena perbedaan dan keunikan itulah yang mengajarkan dia untuk merangkul sesama.

"Saya tidak bilang saya merasa tidak berasal dari sana (Indonesia). Saya merasa diterima tapi saya merasa tidak seperti yang lain," imbuhnya.

Baca Juga:

Terkait Video Viral, Agnez Mo: Orang yang Telah Menyebar Kebencian Sangat Memalukan

"Tentu saja. Itu mengajariku untuk merangkul perbedaan itu, merangkul kerentananku, perbedaan yang ada, keunikanku, dan lain-lain," ujar Agnez.

Agnez Mo. (Foto: instagram.com/agnezmo)
Agnez Mo. (Foto: instagram.com/agnezmo)

Dalam wawancara itu, Agnez Mo juga menceritakan pengaruh budaya Indonesia kepada karyanya. "Aku mencoba menyertakan banyak kultur Indonesia dalam musikku atau videoklipku. Harapanku, aku bisa memperkenalkan budayaku kepada dunia," katanya.

Setelah wawancara tersebut, ada pihak yang memenggal video pada bagian saat Agnez mengatakan tidak punya darah Indonesia. Potongan video inilah yang disebar di media sosial hingga menjadi viral dan menimbulkan pro kontra. (Knu)

Baca Juga:

Duh! Dua Waketum Gerindra Beda Pendapat Sikapi 'Darah' Agnez Mo

#Agnez Mo #Kewarganegaraan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
MotoGP Indonesia 2026 Tak Cuma Balapan: Ungu hingga Agnez Mo Siap Guncang Sirkuit Mandalika
Sejumlah musisi dan band nasional akan bergantian mengisi panggung hiburan di ajang MotoGP Mandalika 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
MotoGP Indonesia 2026 Tak Cuma Balapan: Ungu hingga Agnez Mo Siap Guncang Sirkuit Mandalika
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Olahraga
Agnez Mo Bakal Guncang GBK, Tampil Dua Kali Ramaikan Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Agnez Mo bakal tampil dua kali di GBK dalam FIFA ASEAN Cup 2026, yakni pada opening ceremony dan jeda laga Timnas Indonesia vs Singapura, Jumat (25/9).
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Agnez Mo Bakal Guncang GBK, Tampil Dua Kali Ramaikan Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Konsekuensi Kewarganegaraan
DPR menilai 8 WNI diduga menjadi tentara Rusia karena faktor ekonomi. Ia mengingatkan konsekuensi terhadap status kewarganegaraan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Konsekuensi Kewarganegaraan
Indonesia
Legislator Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Indonesia di Luar Negeri
Penerapan kebijakan baru ini dipastikan tidak bertentangan dengan landasan konstitusi negara
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Legislator Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Indonesia di Luar Negeri
ShowBiz
Bukan Sekadar Cameo, Agnez Mo dan Anggun Jadi Musuh Utama 'Reacher' di Season 4
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi bergabung dalam Reacher Season 4 sebagai Lila dan Amisha Hoth, duo antagonis utama sekaligus pasangan ibu dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Bukan Sekadar Cameo, Agnez Mo dan Anggun Jadi Musuh Utama 'Reacher' di Season 4
Indonesia
Dirjen AHU Ungkap PP Nomor 30 Tahun 2026 Diterbitkan karena Perubahan Nomenklatur Kementerian
Regulasi baru tersebut menggantikan PP Nomor 45 Tahun 2024 yang masih menggunakan nomenklatur Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). 

Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Dirjen AHU Ungkap PP Nomor 30 Tahun 2026 Diterbitkan karena Perubahan Nomenklatur Kementerian
Indonesia
PP Nomor 30 Tahun 2026: Lepas Status WNI Kena Tarif cuma Rp 5 Juta
Peraturan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto itu diundangkan pada 2 Juli 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
PP Nomor 30 Tahun 2026: Lepas Status WNI Kena Tarif cuma Rp 5 Juta
Indonesia
DPR Tegaskan UU Kewarganegaraan Harus Direvisi, Nasib Anak Hasil Perkawinan Campuran Terancam
Sebagai terobosan, politisi Fraksi PKS ini mengusulkan mekanisme putusan pengadilan untuk menggantikan hambatan administratif dari negara asal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
DPR Tegaskan UU Kewarganegaraan Harus Direvisi, Nasib Anak Hasil Perkawinan Campuran Terancam
Indonesia
DPR Semprot Kemenkum Buntut RUU Kewarganegaraan Amburadul, Berpotensi Jadi Barang Dagangan
Selain masalah transparansi, Rieke menyoroti birokrasi pemberian kewarganegaraan bagi WNA yang sangat berbelit dan melibatkan terlalu banyak lembaga tanpa kepastian waktu
Angga Yudha Pratama - Senin, 30 Maret 2026
DPR Semprot Kemenkum Buntut RUU Kewarganegaraan Amburadul, Berpotensi Jadi Barang Dagangan
Bagikan