Jonathan Frizzy Atur Pergerakan Sindikat Pengiriman Obat Keras dari Malaysia
Jonathan Frizzy tersandung kasus narkoba vape. (Foto: Instagram/ijonkfrizzy)
MerahPutih.com - Polisi membongkar peran artis Jonathan Frizzy dalam kasus pengiriman vape mengandung obat keras zat etomidate dari luar negeri.
Pria yang disapa Ijonk ini diduga mengatur penjemputan vape etomidate, melalui grup WhatsApp bernama ‘Berangkat’. Grup tersebut beranggotakan Jonathan Frizzy, tersangka ER, BTR, dan EDS. Isinya membahas soal pengiriman zat etomitade dari Malaysia.
"Yang membuat grup WhatsApp ini JF," ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald FC Sipayung dalam konferensi pers di kantornya, Senin (5/5).
Di grup ini dibahas proses membawa dan mengatur agar zat ini dibawa ke Jakarta.
“Bahkan disiapkan tiket keberangkatan dari Jakarta ke Malaysia," ungkapnya.
Baca juga:
Jadi Tersangka karena Kepemilikan ‘Vape’ Obat Keras Etomidate, Jonathan Frizzy Ditangkap di Rumahnya
Di dalam grup tersebut, polisi menyebutkan Jonathan Frizzy yang memberikan informasi terkait penginapan dan hotel bagi para kurir di Kuala Lumpur dan proses membawa ke Jakarta.
Jonathan Frizzy juga mengontrol masuknya zat etomidate yang tergolong dalam golongan obat keras ini.
Seperti melakukan pengawasan dan pengontrolan karena di awal masuknya barang ini sempat dilakukan pemeriksaan oleh BC.
“Lalu ada komunikasi-komunikasi dalam grup bahwa barang ini akan diurus sehingga bisa dikeluarkan," ujar Kapolres.
Baca juga:
Jonathan Frizzy Diduga Bayar Kurir Bawa Obat Keras Etomidate dari Malaysia ke Indonesia
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bandara Soetta, AKP Michael K. Tandayu menyebut, Jonathan dijanjikan 40 pods liquid berisi etomidate, dari 100 pods yang berhasil dibawa dari Malaysia ke Indonesia.
Sayangnya aksi tersebut gagal, dan total liquid mengandung obat keras yang berhasil dibawa dari Malaysia berjumlah 50 pods saja.
"Apabila berjalan lancar dari 100 pods yang harusnya bisa lolos dan akhirnya hanya 50 yang lolos, dari 100 pods sesuai perjanjian 40 pods harusnya milik JF," kata AKP Michael. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap