Pilpres 2019

Jokowi: Waspada, Sekarang Hoaks Disebar dari Pintu ke Pintu

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 16 Maret 2019
 Jokowi: Waspada, Sekarang Hoaks Disebar dari Pintu ke Pintu

Presiden Joko Widodo (Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Masifnya penyebaran hoaks atau berita bohong mendorong calon presiden nomor 01 Jokowi meminta masyarakat untuk waspada dan tetap kritis.

Sebab, menurut Jokowi, saat ini penyebaran hoaks tak melulu lewat media sosial tapi sudah dari pintu ke pintu.

"Penyebarannya sekarang bukan hanya di media sosial tapi sudah door to door, ada emak emak yang melakikan dari pintu ke pintu, yang ketahuan baru satu," kata Jokowi saat silaturahim dan pembekalan caleg Koalisi Indonesia Kerja di Hotel JW Marriot Medan, Sumut, Sabtu (16/3).

Pasangan Jokowi-Ma'ruf di KPU
Jokowi-Ma'ruf Amin di KPU. Foto: KPU

Acara tersebut digelar oleh Tim Kampanya Daerah Jokowi-Ma'ruf wilayah Sumut. Hadir dalam acara itu Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Moeldoko, Ketua TKD Sumut Ivan Iskandar Batubara, ulama Syeikh Ali Marwan.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan dalam waktu yang tersisa tinggal 31 hari lagi, lawan yang dihadapi sekarang adalah fitnah dan hoaks yang bisa menggerus elektibilitas paslon capres-cawapres maupun caleg.

Sebagaimana dilansir Antara, Jokowi menyebutkan dulu berkembang hoaks Jokowi antek asing, Jokowi anti-Islam dan antiulama, Jokowi PKI.

Kemudian muncul lagi dalam tiga minggu terakhir hoaks bahwa jika Jokowi-Ma'ruf menang maka pelajaran agama di sekolah akan dihapus, perkawinan sejenis dilegalkan, adzan akan dilarang, zina diperbolehkan.

"Ini yang harus dilawan, diluruskan, berbahaya kalau tidak diluruskan, bisa menggerus suara capres dan caleg," tandas Presiden Jokowi.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gubernur Anies Sebut Pelanggar Lalu Lintas Sebagai Perilaku yang Tidak Keren

#Presiden Jokowi #KH Ma'ruf Amin #Penyebar Hoaks #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Bagikan