Jokowi Tinjau Proyek Pangan di Kalimatan Tengah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2020
Jokowi Tinjau Proyek Pangan di Kalimatan Tengah

Ilustrasi Food Estate. (Foto: PUPR).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis, 9 Juli 202 untuk meninjau lokasi Food Estate atau proyek lahan untuk pangan dan meninjau saluran primer induk UPT A5 di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Food estate kawasan aluvial ini dibangun pada lahan Eks-PLG dengan seluas lahan potensial 165.000 hektare. Dari lahan potensial tersebut, seluas 85.500 hektare merupakan lahan fungsional yang sudah digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya.

Sementara 79.500 hektare sisanya sudah berupa semak belukar sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing), tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali dan peningkatan irigasi. Khusus untuk peningkatan irigasi, diperkiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp 1.9 triliun untuk tahun 2021 dan 2022.

Baca Juga:

Dapat Dana Talangan Rp3,5 Triliun, PT KAI Wajib Lakukan Terobosan

Sedangkan dari 85.500 hektare lahan fungsional, sekitar 28.000 hektare kondisi irigasinya baik. Sementara 57.200 hektare lahan lainnya diperlukan rehabilitasi jaringan irigasi dengan perkiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp 1,05 triliun.

Rehabilitasi ini dikerjakan secara bertahap mulai dari tahun 2020 hingga 2022 dengan rincian 2020 seluas 1.210 hektare senilai Rp 73 miliar, pada 2021 seluas 33.335 hektare senilai Rp 484,3 miliar, dan tahun 2022 seluas 22.655 senilai Rp 497,2 miliar.

Pada Tahun Anggaran 2020, kegiatan rehabilitasi irigasi yang dilakukan Kementerian PUPR meliputi 4 kegiatan fisik yakni rehabilitasi seluas 1.210 hektare dengan anggaran Rp 26 miliar dan 2 kegiatan perencanaan seluas 164.595 hektare dengan anggaran Rp 47 miliar.

Jokowi
Presiden Joko Widodo dan menteri. (Foto: Laily Rachev -Biro Pers Sekpre

Pada siang harinya, Presiden dan rombongan akan menuju lokasi Food Estate lainnya di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Setelahnya, Presiden diagendakan untuk meninjau lokasi padat karya irigasi P3-TGAI.

Dari Kabupaten Pulang Pisau Presiden akan kembali ke Bandara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya dengan menggunakan helikopter. Selanjutnya, Jokowi akan menuju Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di Aula Jaya Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Baca Juga:

Pendaftaran Pilkada Dilarang Bawa Massa

#Stok Pangan #Rawan Pangan #Impor Pangan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Indonesia
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Pemprov DKI memantau harga pangan menjelang Idul Adha 2026. Warga pun diminta tak panic buying.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Pemprov DKI Jaga Harga Pangan Jelang Idul Adha 2026, Warga Diminta tak Panic Buying
Indonesia
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kilogram dengan kualitas medium sesuai standar pemerintah, dan kini juga disiapkan dalam kemasan 2 kilogram.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Bulog Tebar 828.000 Ton Beras SPHP, Jaga Harga Pasar Tetap di Bawah Rp 13.500 per Kg
Indonesia
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Bapak dan ibu guru bersama siswa bersama-sama menjalankan kebun sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Kisah Ketahanan Pangan dari Kebun SD Kanisius Pucangsawit, Solo
Indonesia
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Kemendag resmi menerbitkan Permendag 11/2026 yang memperketat impor komoditas pangan seperti gandum, kacang, hingga beras pakan. Berlaku mulai 8 Mei 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Indonesia
Antisipasi Dinamika Global, Pemprov DKI Tambah Pasokan Sapi Bulan Depan
Selain daging sapi, Dharma Jaya juga memastikan ketersediaan protein hewani lainnya, seperti ayam, melalui kerja sama antardaerah.
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Antisipasi Dinamika Global, Pemprov DKI Tambah Pasokan Sapi Bulan Depan
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Aman, Fokus Distribusi ke Pasar Rakyat
Pemprov DKI Jakarta memastikan, pasokan MinyaKita aman. Selain itu, harga minyak goreng di pasar tradisional dan modern pun tetap dipantau.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Aman, Fokus Distribusi ke Pasar Rakyat
Indonesia
Update Harga Pangan 23 April 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp66 Ribu, Beras Super dan Daging Sapi Kompak Ikut-ikutan Naik
Komoditas pokok seperti beras juga tidak luput dari kenaikan. Beras kualitas super I saat ini mencapai Rp17.350 per kg, sedangkan kualitas medium I berada di angka Rp16.100 per kg
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Update Harga Pangan 23 April 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp66 Ribu, Beras Super dan Daging Sapi Kompak Ikut-ikutan Naik
Indonesia
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah menyentuh angka Rp89.650 per kilogram (kg).
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
Indonesia
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Praktik impor ilegal komoditas pangan dalam jumlah besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang masuk secara ilegal ke Indonesia berhasil dibongkar.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Bagikan