Jokowi Setuju Pembentukan Family Office, Apa itu?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 04 Juli 2024
Jokowi Setuju Pembentukan Family Office, Apa itu?

Ilustrasi family office. (Foto: Unsplash/Alesia Kazantceva)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan Presiden Joko Widodo telah menyetujui pembentukan Family Office di Indonesia.

Luhut mengatakan Family Office perlu dibentuk mengingat tingginya permintaan. Ia yakin, banyak keluarga kaya raya di luar negeri yang tertarik menyimpan uang mereka di Indonesia.

Menurutnya, yang paling penting dari Family Office adalah agar uang keluarga kaya raya Tanah Air tidak lari ke luar negeri. Dengan begitu, devisa negara juga akan menjadi semakin kuat.

Family Office adalah perusahaan swasta yang menangani manajemen investasi dan manajemen kekayaan untuk individu atau keluarga dengan kekayaan bersih yang sangat tinggi.

Baca juga:

Jokowi Minta Jajarannya Back Up Data Nasional Imbas PDNS Diretas

Adanya Family Office bertujuan menumbuhkan dan mentransfer kekayaan secara efektif antar generasi. Bagi Indonesia, tujuannya adalah agar orang kaya mau 'menyimpan' uangnya di Tanah Air.

"Dengan memiliki Family Office, bukan hanya meningkatkan peredaran modal di dalam negeri nantinya, tetapi juga menghadirkan potensi peningkatan PDB dan lapangan kerja dari investasi dan konsumsi lokal," kata Luhut di akun Instagamnya, beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, Family Office sudah sangat lumrah di di negara-negara maju. Bahkan, Singapura memiliki lebih dari 15.000 Family Office. Luhut yakin, Indonesia bisa membuat Family Office dan akan menguntungkan negara.

"Saat ini ada beberapa negara di dunia yang menjadi tuan rumah dari aset tersebut, dua di antaranya dari Asia yakni Singapura dengan 1500 family office, dan Hongkong yang memiliki 1400 family office," lanjut Luhut. (waf)

#Bisnis #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Kuliner
Starbucks China Terapkan Kebijakan Baru, Pesanan Dulu Baru Dapat Tempat Duduk
Starbucks China menyatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pengalaman di dalam toko bagi para pelanggan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 Starbucks China Terapkan Kebijakan Baru, Pesanan Dulu Baru Dapat Tempat Duduk
Dunia
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Netflix menyatakan pertumbuhan pendapatannya terutama didorong kenaikan pendapatan langganan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 resmi dibuka di PIK 2, Tangerang. Pameran bisnis ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Bagikan