Jokowi Pastikan Perolehan Suara Partai Tentukan Jatah Menteri

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 13 Juni 2019
Jokowi Pastikan Perolehan Suara Partai Tentukan Jatah Menteri

Presiden Jokowi di Pasar Beringharjo. ANTARA FOTO/Koko

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sejak awal pembentukan kabinetnya hingga saat ini tidak ada istilah bagi-bagi kursi menteri untuk partai politik pendukungnya.

“Dalam politik bukan masalah, tanya saja ke partai-partai apa pernah kita bicara masalah menteri? Atau menteri apa? Enggak pernah,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (13/6).

Menurut Jokowi, semua partai pendukungnya sudah mengerti bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.

BACA JUGA: Jokowi Ungkap Rahasia Kompaknya Koalisi Indonesia Hebat

Jokowi menilai ada kewajaran jika partai-partai tertentu dengan persentase perolehan suara yang besar mendapatkan porsi kursi menteri yang lebih banyak.

“Kalau beliau-beliau tahu itu hak prerogatif presiden, ya logis persentase gede masa diberi menteri satu, yang persentase kecil diberi menteri empat, ya enggak gitu, bukan penjatahan, normal saja,” jelas dia.

Hal itu dianggapnya bukan sebagai penjatahan, namun merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam dunia politik dan pemerintahan.

Presiden Joko Widodo melayani swafoto dengan warga seusai berbelanja batik di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)
Presiden Joko Widodo melayani swafoto dengan warga seusai berbelanja batik di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Dengan caranya seperti itu, Jokowi mengaku tetap bisa mempertahankan kekompakan koalisi pendukungnya selama ini.

Jokowi menyatakan, lima tahun pemerintahannya tidak ada masalah dengan menteri-menteri yang ada. Semua menjalin komunikasi dengan baik termasuk dengan ketua umum partai dan para sekjen-sekjen.

"Semua bisa dibicarakan saya kira dari pengalaman tidak ada masalah,” katanya.

BACA JUGA: Apakah Kaesang dan Gibran akan Terjun ke Dunia Politik? Begini Jawaban Presiden Jokowi

Terkait dengan partai politik atau pihak manapun yang menyatakan ingin bergabung dengan koalisinya, Jokowi menyatakan selalu terbuka.

“Ya gabung saja, saya kan selalu terbuka, siapapun yang mau bersama-sama membangun negara ini, memajukan negara ini ayo kita ini kan tidak kenal oposisi murni tidak ada, jadi ya kita yang paling penting komunikasi,” katanya. (*)

#Presiden Jokowi #Kabinet Kerja #Reshuffle Kabinet
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Reshuffle menjadi hak prerogatif Presiden untuk menempatkan orang sesuai dengan kapabilitas orang dan tujuan penugasan di lembaga yang dipimpin
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Indonesia
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Hasan menyampaikan perannya sebagai pembantu Presiden akan difokuskan pada sinergi lintas lembaga, termasuk dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Indonesia
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Karding terakhir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Indonesia
Ditunjuk Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Fokus Benahi Masalah Sampah
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, baru saja dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Ia mengatakan bakal fokus membenahi masalah sampah.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Ditunjuk Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Fokus Benahi Masalah Sampah
Indonesia
Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, Siap Pangkas Birokrasi dan Percepat Program Presiden
Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan oleh Prabowo. Ia menegaskan akan memangkas birokrasi dan mempercepat program nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 27 April 2026
Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, Siap Pangkas Birokrasi dan Percepat Program Presiden
Indonesia
Profil Abdul Kadir Karding: Kepala Barantin yang Pindah Haluan dari Urus Pekerja Migran ke Karantina
Sosok kelahiran Donggala ini membawa pengalaman panjang selama tiga periode di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sejak 2009 hingga 2024
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Profil Abdul Kadir Karding: Kepala Barantin yang Pindah Haluan dari Urus Pekerja Migran ke Karantina
Indonesia
Jumhur Hidayat Bakal Pimpin Langsung Aksi May Day 2026 Pakai Motor Meski Sudah Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Selain urusan ketenagakerjaan, Jumhur Hidayat langsung tancap gas memetakan masalah krusial di kementeriannya
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Jumhur Hidayat Bakal Pimpin Langsung Aksi May Day 2026 Pakai Motor Meski Sudah Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Indonesia
Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks
Muhammad Qodari dilantik sebagai Kabakom oleh Prabowo. Ia mengakui tantangan komunikasi pemerintah semakin kompleks, terutama di era media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 27 April 2026
Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks
Indonesia
Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi Siap Perkuat Komunikasi Pemerintah
Hasan Nasbi baru saja dilantik jadi penasihat khusus presiden. Ia pun mengatakan, bahwa siap memperkuat strategi komunikasi pemerintah.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi Siap Perkuat Komunikasi Pemerintah
Indonesia
Profil Hasan Nasbi: Pendiri Lembaga Survei yang Kini Kembali Masuk Kabinet Merah Putih
Hasan Nasbi baru saja dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Ia dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Profil Hasan Nasbi: Pendiri Lembaga Survei yang Kini Kembali Masuk Kabinet Merah Putih
Bagikan