Jokowi Minta Jajarannya Back Up Data Nasional Imbas PDNS Diretas
Presiden Jokowi.(foto: dok Septres)
MerahPutih.com - Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Surabaya terkena serangan ransomware hingga tak bisa diakses. Imbasnya beberapa layanan publik lumpuh, salah satunya layanan imigrasi.
Atas peristiwa tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tak terulang.
"Ya sudah kami evaluasi semuanya," ujar Jokowi di Karawang, Jawa Barat, yang dikutip Kamis (4/7).
Jokowi menginstruksikan anak buahnya di pemerintahan untuk mencarikan solusi dari peretasan itu.
Baca juga:
UU Kesejahteraan Ibu dan Anak Disahkan Presiden Jokowi, Ini Poin Pentingnya
Ia pun meminta jajarannya untuk melakukan back up semua data nasional di kementerian lembaga, agar jika nantinya hal tersebut terjadi, data bisa aman.
"Yang paling penting semuanya harus dicarikan solusinya agar tidak terjadi lagi, di-back up semua data nasional kita sehingga kalau ada kejadian kita tidak terkaget-kaget," tuturnya.
Jokowi pun mengklaim bahwa peretasan data penting negara bukan hanya terjadi di Indonesia.
"Dan ini juga terjadi di negara-negara lain bukan hanya di Indonesia saja," tutupnya. (asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?