Jokowi Membuat Orang Indonesia di Jakarta Bisa Berobat Gratis
Jokowi-Ma'ruf. Foto: ANTARA
Merahputih.com - Politikus PDI Perjuangan Charles Honoris menilai Jokowi merupakan pemimpin yang lahir dari rahim rakyat biasa, bukan dari kalangan elite pengusaha.
"Jokowi bukan lahir dari anak pejabat dan konglomerat, melainkan dari tukang kayu asal Boyolali. Itu makanya beliau mengerti dan paham sekali masalah rakyat," ujar Charles di Kamal, Kalideres, Jakbar, Minggu (10/2).
Hal ini, kata Charles, dibuktikan dengan sejumlah program prorakyat yang pernah dilakukan Jokowi selama menjabat Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden RI.
"Saat dilantik sebagai Gubernur DKI pada tahun 2012, Pak Jokowi untuk pertama kalinya membuat orang Indonesia yang ada di Jakarta bisa berobat gratis," jelas Charles.
Sehingga, ia yakin pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin akan menang di DKI Jakarta pada Pilpres 2019. Menurut dia, kemenangan Jokowi di Pilpres 2014 dapat terulang karena rakyat, khususnya di Ibu Kota, masih mendambakan pemimpin yang bersih dan jujur.
"Di tengah maraknya kasus korupsi yang menjerat para pejabat dan politikus, bersih dan jujur adalah kualitas yang luar biasa, yang masih didambakan rakyat pada diri seorang presiden," jelas dia.
Anggota Komisi I DPR ini mengatakan bahwa keluarga Presiden Jokowi tidak seperti keluarga presiden zaman dahulu yang kaya raya. "Pak Jokowi anaknya jualan martabak dan pisang goreng. Tidak ada kebijakan Pak Jokowi yang dibuat untuk menguntungkan diri, keluarga, atau kerabat-kerabatnya," beber Charles sebagaimana dikutip Antara. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?