Jokowi Kendalikan Penanganan Kebakaran Hutan dari Qatar

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 15 September 2015
Jokowi Kendalikan Penanganan Kebakaran Hutan dari Qatar

Kaum muslimin berdoa di halaman Masjid saat usai melaksanakan salat Istisqa' (minta hujan) di Masjid Agung An'nur Pekanbaru, Riau, Senin (7/9). Dengan dilaksanakanya salat istisqa' warga berharap huja

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang dalam kunjungan bilateral di Qatar. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan terakhir di Timur Tengah setelah sebelumnya ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Meski sedang berada di luar negeri, Presiden Jokowi mengaku, masih mengendalikan penanganan kebakaran hutan di Tanah Air.

"Dari Qatar saya terus kendalikan langsung penanganan kebakaran hutan," kata Presiden Jokowi melalui akun Twitter, @Jokowi, Selasa (15/9).

Presiden Jokowi mengatakan, selama melakukan kunjungan ke Arab Saudi, UEA dan terakhir ke Qatar, ia tetap mengikuti dan perkembangan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Dari ketiga negara itu, Presiden Jokowi melakukan komunikasi jarak jauh dengan menteri dan pejabat terkait di Tanah Air.

"Pada hari ini, saya kembali menginstruksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB dan Kepala-kepala Daerah terkait untuk secara lebih cepat melakukan langkah-langkah terkoordinir dan memobilisasi semua kapasitas untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ditimbulkan," kata Presiden Jokowi dari Qatar melalui media sosial Facebook , Presiden Joko Widodo, pada waktu yang sama.

Presiden Jokowi mengatakan, telah meminta penegak hukum untuk tegas menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab soal kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Tindakan keras termasuk pencabutan izin hak pengelolaan hutan. Presiden Jokowi melanjutkan, bahwa tindakan hukum terhadap para pelanggar akan diambil sangat tegas agar kejadian tidak terulang pada tahun akan datang.

"Saya (juga) meminta pada pemerintah daerah setempat agar pelayanan kesehatan kepada warga terdampak segera ditingkatkan," kata Presiden Jokowi.

Diberitakan merahputih.com sebelumnya, kebakaran yang melanda sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan belum kunjung surut. Bahkan, asap yang timbul dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sampai ke negara tetangga singapura dan sebagian wilayah Malaysia.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, angin yang mengarah ke timur laut menyebabkan asap dari Riau, Jambi dan Sumatera Selatan menutup wilayah Singapura. Begitupun asap dari Kalimantan Barat terbawa hingga bagian barat Serawak.

"Sumber asap terbesar berasal dari Sumatera Selatan. Akibatnya kualitas udara di Singapura pada Jumat (11-9-2015) pukul 19.00 waktu setempat pada level tidak sehat dengan PSI 129-148," ucap Sutopo pada pesan tertulis yang diterima merahputih.com, Jumat (11/9).

Di dalam negeri sendiri, dampak kabut asap lebih sangat mengkhawatirkan. Bayi dari pasangan Heri dan Rani, Muhammad Septiawan Gunawan harus menjalani perawatan penyakit infeksi paru-paru di ruang anak Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Pontianak, Kalbar, Senin (14/9). Orangtua Septiawan menyatakan, bahwa anaknya mengalami infeksi paru-paru atau pneumonia setelah dua kali terserang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat menghirup kabut asap pekat yang melanda Kota Pontianak sejak tiga bulan terakhir.

 

Baca Juga:

Kabut Asap Ancam Penyelenggaraan GP Singapura

Belum Ada Bukti Kabut Asap Sebabkan Kanker

Dampak Kabut Asap di Sejumlah Daerah

#Presiden Jokowi Ke Timur Tengah #Presiden Jokowi #Dampak Asap Bagi Kesehatan #Kabut Asap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penerbangan terdampak tersebut bertambah 171 penerbangan jika dibandingkan dengan data per 19 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
2.775 Penerbangan Domestik Terganggu akibat Asap Karhutla, Meluas hingga NTT
Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Penerbangan tersebut kembali beroperasi setelah kondisi cuaca di lokasi dinyatakan aman untuk aktivitas penerbangan (cleared for flight operation).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jarak Pandang Turun Akibat Karhutla, Penerbangan ke Batam Ditunda
Dunia
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Aktivis asal Swedia, Greta Thunberg, ikut menyoroti krisis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Greta Thunberg Soroti Karhutla Kalimantan, Serukan Solidaritas Internasional
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Bagikan