Jokowi Dukung Perusahaan Swasta Garap Proyek Infrastruktur Negara

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 19 Januari 2025
Jokowi Dukung Perusahaan Swasta Garap Proyek Infrastruktur Negara

Presiden ke-7 Jokowi. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) angkat suara terkait pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto yang akan memberikan peran lebih besar kepada perusahaan swasta untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur negara.

Mantan Wali Kota Solo ini memberikan dukungan, dengan menegaskan pembangunan infrastruktur itu bisa dilaksanakan dengan berbagai macam cara.

“Pembangunan infrastruktur itu bisa dilaksanakan dengan berbagai macam cara. Kami dukung keterlibatan swasta,” ujar Jokowi, Sabtu (18/1).

Baca juga:

Ingin Proyek Infrastruktur Lebih Efisien, Prabowo: Swasta Silakan Bergerak!

Dia mengatakan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan dengan beragam cara. Bisa menggunakan APBN lalu dilaksanakan BUMN, bisa melalui kerjasama badan usaha hingga dilaksanakan oleh swasta.

"Ya pembangunan infrastruktur itu bisa dilakukan lewat banyak jalan ya. Pertama, menggunakan APBN. Kedua bisa lewat BUMN, bisa lewat kerja sama dengan badan usaha, juga bisa dilakukan oleh sektor swasta. Semuanya bisa dijalankan," ujar Jokowi.

Jokowi juga tidak mempermasalahkan apakah pembangunan infrastruktur itu akan dilaksanakan oleh swasta maupun BUMN. Yang paling adalah bahwa infrastruktur itu akan bisa melayani masyarakat.

Baca juga:

Target Zero Accident Tahun 2025, Seluruh Infrastruktur hingga Pelayanan Kereta Api Diaudit

“Adanya infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki arus logistik dari provinsi ke provinsi, pulau ke pulau, kota ke kabupaten, atau kabupaten ke kabupaten,” pungkasnya.

Diketahui, Prabowo akan memberikan peran lebih besar kepada perusahaan swasta untuk menggarap proyek-proyek infrastruktur diungkapkan saat hadir dalam Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Hotel The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1).

Prabowo menilai, swasta lebih efisien, inovatif, dan berpengalaman dalam mengerjakan proyek infrastruktur.

"Nanti jalan tol, pelabuhan, bandara saya serahkan kepada swasta," ucap Prabowo. (Ismail/Jawa Tengah)

#Infrastruktur #Proyek Infrastruktur #Jokowi #Joko Widodo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Teman KKN UGM Jokowi mengatakan, bahwa ia memiliki nama panggilan Jack. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan gugatan ijazah di PN Solo, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Jokowi mengatakan, "Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan (menteri) untuk korupsi, nggak ada".
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Indonesia
Dana Bagi Hasil Balikpapan Dipangkas hingga 70 Persen, DPR: itu Hak Daerah yang Wajib Dikembalikan
Dana Bagi Hasil untuk Balikpapan dipangkas hingga 70 persen. Anggota DPR RI, Syafruddin, memprotes keras kebijakan tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Dana Bagi Hasil Balikpapan Dipangkas hingga 70 Persen, DPR: itu Hak Daerah yang Wajib Dikembalikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
AHY Bakal Pantau Langsung Rehabilitasi dan Rekonstruksi 3 :Provinsi di Sumatera Terdampak Banjir
Tujuan dari kunjungan tersebut adalah mengecek dan meresmikan hunian sementara (huntara), mengecek sarana air bersih, perbaikan rumah sakit, puskesmas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
AHY Bakal Pantau Langsung Rehabilitasi dan Rekonstruksi 3 :Provinsi di Sumatera Terdampak Banjir
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Bagikan