Jokowi dan Effendi Simbolon Rongrong PDIP, Repdem Siap Melawan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 09 Januari 2025
Jokowi dan Effendi Simbolon Rongrong PDIP, Repdem Siap Melawan

Mantan kader PDIP, Effendi Simbolon menemui Presiden ke-7 Jokowi dikediamannya, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/1). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan eks politikus PDIP Effendi Simbolon, yang meminta Megawati Soekarnoputri mundur sebagai Ketua Umum PDIP membuat geram Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), underbouw PDIP.

Ketua Umum Repdem, Wanto Sugito, mengungkapkan pernyataan tersebut disampaikan setelah Effendi bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Keduanya diketahui telah dipecat oleh PDIP.

“Pernyataan Effendi setelah pertemuannya dengan Jokowi sangat jelas mencerminkan niat buruk untuk merongrong PDI Perjuangan," kata Wanto dalam keterangannya, Kamis (9/1).

Baca juga:

Jokowi dan Effendi Simbolon Bertemu, Wartawan Harus Menjauh

Menurut Wanto, Megawati merupakan tokoh sentral di PDIP sehingga Effendi tak layak membicarakannya. Apalagi, kata dia, setelah Effendi dan Jokowi mengkhianati PDIP dan mendukung calon-calon di luar garis kebijakan partai dalam Pilkada 2024.

"Tidak ada alasan yang sah bagi mereka untuk mencoba mengubah struktur kepemimpinan partai, apalagi mereka bukanlah bagian dari PDI Perjuangan. Orang yang sudah dipecat PDI Perjuangan jangan didengar,” tuturnya.

Wanto juga menambahkan bahwa pertemuan antara Jokowi dan Effendi yang berlangsung di Solo, meskipun dikatakan sebagai silaturahmi, lebih menunjukkan indikasi yang tidak positif.

Baca juga:

Respons Jokowi Soal Pemecatan Effendi Simbolon, Sebut itu Kewenangan Partai

“Kami tegaskan, upaya-upaya yang dilakukan oleh Jokowi dan Effendi, baik melalui pendekatan pribadi maupun politis, tidak akan pernah menggoyahkan kekuatan PDI Perjuangan," ujarnya.

Lebih lanjut Wanto menegaskan, Repdem bersama seluruh kader PDIP akan terus mendukung kepemimpinan Megawati dan berjuang untuk menjaga integritas partai.

"Kami akan melawan segala bentuk konspirasi yang bertujuan merusak soliditas dan perjuangan partai. PDI Perjuangan tetap solid di bawah kepemimpinan Megawati, dan kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi mereka yang berniat menghancurkan partai ini, baik dari luar maupun dalam,” tegas Wanto. (Pon)

#Jokowi #Effendi Simbolon #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Bagikan