Jokowi Belum Ada Waktu Jenguk Ibu Ani, tapi Sudah Telepon SBY

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 14 Februari 2019
 Jokowi Belum Ada Waktu Jenguk Ibu Ani, tapi Sudah Telepon SBY

Presiden Jokowi. (Foto: OJI/Humas Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum sempat menjenguk mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono yang dirawat di National University Hospital Singapura karena sakit kanker darah. Meski demikian, Jokowi sudah menelepon langsung sang suami Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk mendoakan kesembuhan Ibu Ani.

“Kita semuanya mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi, dilansir dari laman resmi Sekretaris Kabinet, setkab.go.id, Kamis (14/2).

Menurut Jokowi, dirinya sudah memerintahkan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno untuk melibatkan dokter kepresidenan guna membantu apa yang bisa diberikan terhadap sakit yang diderita Ibu Ani.

ani sakit
Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital Singapura. Foto: Twitter/@AndiArief_

Presiden mengaku pada 4-5 hari lalu dirinya sudah menelepon SBY, demikian juga Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sudah menelepon SBY untuk memperoleh kabar mengenai Ibu Ani. Mengenai kemungkinan untuk menjenguk langsung Ibu Ani, Jokowi mengaku sedang mengatur waktu.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko membenakan Presiden Jokowi sampai saat ini memang belum ada agenda rencana menjenguk Ani Yudhoyono. “Masih mencari waktu,” kata mantan Panglima TNI itu, di Kompleks Istana Presiden, Jakarta.

Namun, Moeldoko memastikan tim dokter kepresidenan sudah berangkat ke Singapura untuk membantu pengobatan Ani Yudhoyono merujuk informasi Kepala RSPAD Gatot Soebroto Terawan Agus Putranto, salah satu dokter kepresidenan. “Saya kemarin sudah ketemu dokter Terawan, Kepala RSPAD. Beliau langsung berangkat kemarin siang ke Singapura,” tandas Kepala KSP itu.

SBY
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Youtube

Sebagaimana diketahui Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura. Melalui rekaman video, Rabu (13/2), SBY menjelaskan Ibu Ani dirawat di National University Hospital Singapura karena penyakit kanker darah.

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura,” kata SBY. (Fdi)

#Ani Yudhoyono #Jokowi #SBY
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Amien Rais mengatakan, sampai kapan pun, Jokowi tidak akan menunjukkan ijazahnya karena memang tidak punya ijazah.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Beredar unggahan yang menyebut pemerintah telah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional. Cek fakta dan keaslian informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Bagikan