Jokowi Bakal Hadiri Kongres PDIP

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 01 Agustus 2019
Jokowi Bakal Hadiri Kongres PDIP

Presiden Jokowi bersama putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka saat menjamu awak media di Solo, Jawa Tengah, Minggu (28/7) (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan diundang dan hadir di acara kongres PDI Perjuangan yang akan digelar di Bali, pada 8-10 Agustus 2019 mendatang. Jokowi akan bergabung dengan puluhan ribu orang yang akan hadir, dari pejabat tinggi negara hingga kader PDIP dari dalam dan luar negeri.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, pihaknya mengundang banyak pihak untuk hadir di kongres partai nanti. Yang utama tentunya Presiden Jokowi, Wakilnya Jusuf Kalla, dan Wapres RI periode 2019-2024 KH Ma'ruf Amin.

Baca Juga: Percepatan Kongres PDIP Momen Penyerahan Kekuasaan Megawati ke Puan?

hasto
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (Foto: merahputih.com/Fadli)

"Yang kami undang adalah jajaran pemerintahan negara. Bapak presiden, bapak wakil presiden, kemudian wakil presiden terpilih, jajaran menteri kabinet Gotong Royong," kata Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers di kantor pusat partainya di Jakarta, Kamis (1/8).

Juga akan hadir tokoh-tokoh nasional, tokoh-tokoh NU-Muhammadiyah-KWI serta organisasi keagamaan lainnya. Tak lupa adalah para pejuang partai yang sudah senior, pengamat, hingga budayawan.

Konferda maupun konfercab merupakan semacam kongres di tingkat propinsi dan kabupaten/kota. Artinya, sebelum ketua umum dan pengurus pusat baru dibentuk di kongres nanti, maka jajaran pengurus propinsi dan kabupaten harus terlebih dulu dipilih. Di tiap ajang itu, dilakukan juga evaluasi, konsolidasi, dan sinkronisasi program yang akan dibawa ke kongres nanti.

Kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, konferda di 33 propinsi dan konfercab di 514 kabupaten kota telah diselesaikan. Tinggal Provinsi Aceh yang akan melaksanakannya pada 3 Agustus mendatang.

"Kenapa Aceh terlambat itu karena kami ke depankan semangat untuk merangkul tokoh masyarakat. Bahkan, di Aceh kita menemukan tokoh yang punya militansi. Di sana kami menemukan bahwa GAM itu adalah Gerakan Anak Megawati, itu pada saat pergerakan pemerintahan Orde Baru," kata Hasto.

Selain Hasto, hadir Wasekjen Eriko Sotarduga dan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan Andreas Hugo Pareira di dalam konferensi pers itu.

Baca Juga: Prabowo Bakal Hadir di Kongres PDIP dan Bertemu Ketum Parpol Koalisi Jokowi

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang organisasi, Djarot Saiful Hidayat, di acara itu menambahkan PDIP Aceh terlebih dahulu melakukan pembekalan sebelum konsolidasi organisasi dilaksanakan. Itu sebabnya Konferda dan Konfercab mundur.

Apapun itu, Hasto memastikan persiapan kongres partai sudah selesai dan siap untuk dilaksanakan di Bali.

"Kongres V PDI Perjuangan dengan tema 'solid bergerak untuk Indonesia Raya, dengan sub tema Mewujudkan PDI Perjuangan sebagai partai pelopor," kata Hasto.

Tema ini mengandung makna bahwa soliditas partai melalui langkah kaderisasi kepemimpinan partai secara kelembagaan dan sistemik telah membangun kesadaran ideologi Pancasila, kesadaran politik untuk memberikan dedikasi bagi rakyat bangsa dan negara.

Selain itu, kesadaran organisasi partai untuk terus mengedepankan kepentingan kolektif dan semangat gotong royong daripada kepentingan orang perorang dan kelompok. Dan kesadaran untuk menyelesaikan masalah rakyat.

"Soliditas bergerak bersifat aktif dan progresif guna menegaskan tujuan berpartai sebagai penerang dalam gerak kemajuan bangsa dan negara Indonesia," kata dia.

Presiden Jokowi saat menjamu para wartawan lokal di Solo
Presiden Jokowi saat menjamu para wartawan lokal di Solo, Minggu (28/7) (MP/Ismail)

Baca Juga: Air Mata Basahi Pipi Megawati Saat Ceritakan Sejarah PDI ke PDIP

Kongres juga dilaksanakan sebagai bagian dari perwujudan agenda strategis PDI Perjuangan sebagai pengusung utama pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin. Kata Hasto, tidak ada daerah yang merupakan basis PDIP yang tidak memenangkan pasangan itu. PDIP mencatat, rata-rata kemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah 69 persen di 113 DPD PDIP tingkat II.

"Tentu ada peran partai lain, tapi PDI Perjuangan paling solid dalam memberikan dukungan itu," kata Hasto. (Knu)

#PDI Perjuangan #Presiden Jokowi #Hasto Kristiyanto
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Hasto Tegaskan PDIP Konsisten Dorong Kemerdekaan Palestina
Indonesia harus tetap teguh sebagai suri teladan dalam membela kemanusiaan dan menolak segala bentuk penghisapan antar bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 April 2026
Hasto Tegaskan PDIP Konsisten Dorong Kemerdekaan Palestina
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Indonesia
Sumpah Pemuda Harus Jadi Semangat Kepeloporan Anak Muda
Makna Sumpah Pemuda tidak hanya soal persatuan teritorial, tetapi juga semangat kebangsaan dan kesadaran geopolitik yang menjadi fondasi kuat Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Sumpah Pemuda Harus Jadi Semangat Kepeloporan Anak Muda
Indonesia
Hari Santri 2025, Megawati Titip 3 Pesan Resolusi Jihad untuk Tanamkan Cinta Tanah Air
Peringatan Hari Santri 2025 dimaknai PDIP sebagai momentum untuk membangkitkan kekuatan moral dan rasa percaya diri bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Oktober 2025
Hari Santri 2025, Megawati Titip 3 Pesan Resolusi Jihad untuk Tanamkan Cinta Tanah Air
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Ingin Petani Sejahtera, PDIP Dorong Petani Punya Lahan Melalui UU Pokok Agraria
Tantangan global terkait pangan dan perubahan iklim akan mendorong kelahiran petani-petani muda di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 25 September 2025
Ingin Petani Sejahtera, PDIP Dorong Petani Punya Lahan Melalui UU Pokok Agraria
Indonesia
Hari Tani Nasional Jadi Momentum Wujudkan Kedaulatan Pangan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menekankan pangan merupakan soal kemanusiaan sekaligus kedaulatan bangsa.
Dwi Astarini - Rabu, 24 September 2025
Hari Tani Nasional Jadi Momentum Wujudkan Kedaulatan Pangan
Bagikan