kecantikan

Jenis Rambut dan Permasalahan yang Biasa Dihadapi Perempuan Indonesia

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Jumat, 22 April 2022
Jenis Rambut dan Permasalahan yang Biasa Dihadapi Perempuan Indonesia

Jenis rambut dan permasalahan yang biasa dihadapi (Sumber: Pexels/King SIberia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAMBUT yang sehat dan berkilau merupakan salah satu faktor pendukung bagi perempuan untuk tampil percaya diri dan meraih mimpi. Secara garis besar, terdapat tiga jenis rambut yang dimiliki oleh perempuan Indonesia yakni rambut lurus (57 persen), rambut berombak (27 persen), dan keriting (14 persen).

Dengan beragamnya jenis rambut perempuan Indonesia, tentunya masalah yang dihadapi juga bervariasi. Tiga mayoritas permasalahan rambut yang dihadapi perempuan Indonesia antara lain rambut kering, kusam, dan lepek.

Baca juga:

5 Persiapan bagi Pria yang Ingin Rambut Gondrong

Ketika rambut sedang bermasalah dan penampilan tidak sesuai harapan, rasa kurang percaya diri muncul. Enggak hanya kurang percaya diri, bad hair day juga menjadi faktor yang menghambat produktivitas.

bad hair day
Bad hair day merusak mood seharian. (Foto: Pexels/Liza Summer)

“Secara paralel, menjaga rasa kepercayaan diri menjadi sangat krusial untuk saya. Saya mempunyai tekstur rambut yang berombak natural dan tebal tiap helainya. Saat sedang proses syuting, hampir setiap hari rambut saya terpapar dengan heat styling tools. Selain itu, karena gemar berolahraga, rambut saya juga sering terekspos akan matahari maupun kaporit saat berenang. Kondisi-kondisi tersebut kerap membuat rambut saya bertambah rontok, kusam dan lepek," ujar aktris Indonesia peraih berbagai penghargaan festival film Internasional, Arawinda Kirana.

Lain halnya dengan atlet Pencak Silat, Pipiet Kamelia. Perempuan berhijab tersebut menyebut bahwa saat beraktivitas, rambutnya sering diikat. Akibatnya, rambut pun menjadi kusut, kering dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Baca juga:

Mewarnai Rambut Bisa Menyebabkan Mual

rambut
Permasalahan rambut (Foto: Pexels/Liza Summer)

Untuk mengatasi permasalahan rambut mereka, dibutuhkan ingredients yang tepat untuk merawat rambut. “Protein merupakan salah satu nutrisi penting pada pembentukan, pertumbuhan dan kekuatan rambut; sementara Oil memberikan perlindungan rambut dari berbagai faktor penyebab kerusakan rambut dan menjaga kelembaban, dan vitamin memperbaiki kualitas/menyehatkan rambut.

Kombinasi oil, protein dan vitamin (new activ-infusion) yang ada di dalam varian Sunsilk mampu memberikan perlindungan pada rambut agar tetap hitam dan berkilau”, kata Christina Yusuf, Senior R&D Manager Hair Care Unilever Indonesia.

“Tidak hanya mendukung tampilan luar perempuan Indonesia, tetapi kami juga mempersiapkan mereka secara menyeluruh, baik dari luar maupun dalam melalui berbagai pilihan program pengembangan diri. Program ini meliputi Kelas Soft Skill seperti Berani Bermimpi, Mengenali Bakat Diri untuk Karir hingga Kelas Mahir Berkomunikasi yang dapat diakses melalui website https://sunsilk.skillacademy.com/. Sunsilk berharap seluruh rangkaian kegiatan dari Sunsilk dapat mendukung para Kartini Masa Kini menjadi Berkilau Tak Terhentikan dengan nemaksimalkan potensi yang mereka miliki," tutup Elviana Lim, Senior Brand Manager Sunsilk. (Avia)

Baca juga:

Rambut Tebal dan Kuat dengan Tomat

#Kesehatan #Rambut Rontok #Rambut Sehat #Perawatan Rambut #Tips Perawatan Rambut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan