Jenis Jam Tangan dan Cara Pakainya

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 30 November 2022
Jenis Jam Tangan dan Cara Pakainya

Jam tangan menjelma menjadi aksesoris untuk gaya. (Unsplash/Jonathan Francisca)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAM tangan sudah menjadi bagian dari gaya hidup manusia. Jam tangan menjadi kebutuhan untuk mengetahui waktu. Menurut Fashionbeans, seiring dengan berkembangnya zaman, kemudian menjadi bagian dari gaya hidup. Namun tak semua jam tangan dapat dipakai untuk berbagai kesempatan.

Jam tangan yang kemudian menjadi barang koleksi seseorang didasarkan dari kesukaan seseorang pada jenis jam tangan tertentu. Kemudian jam tangan menjadi semacam identitas pemakainya dan 'dipaksakan' hadir pada berbagai kesempatan.

Baca Juga:

Kesalahan Umum Pria Saat Pakai Jam Tangan

jam
Beda kesempatan beda pula jam tangan yang harus dipakai. (Pexels/Mister Mister)

Aviasi

Jam tangan aviasi atau jam tangan pilot diproduksi sejak tahun 1904 oleh Louis Cartier yang dipakai oleh Albert Santos-Dumont, seorang pilot yang merupakan temannya. Bentuknya bukan seperti jam tangan pilot saat ini, tidak memiliki chronographdengan desain kotak.

Militer memberikan pengaruh besar terhadap produksi jam tangan ini, seperti Aéronavale Prancis, Kementrian Pertahanan Inggris, Luftwaffe Jerman dan Aeronautica Militare Italia. Umumnya ukuran dari jam tangan pilot saat itu mencapai 55mm, sangat mudah dilihat karena crown-nya yang besar dan bezel bergalur yang tersamar dengan sarung tangan pilot. Perkembangan saat ini menjadikan jam tangan pilot sebagai pilihan favorit, hanya saja kalau dipakai sebaiknya dalam busana kasual.

Diving

Kalau berbicara tentang jam tangan diving tak lepas dari Rolex Oyster yang diproduksi tahun 1926. Sejak saat itu pencitraan ini tak bisa lepas. Menurut International Organisation for Standardisation (ISO), jam tangan diving yang layak dan baik adalah harus unidirectional bezel, dapat terlihat dalam jarak 25 cm meski dalam kondisi cahaya minim, penandaan menit yang jelas, dan luminous.

Tak hanya itu jam tangannya juga harus tahan air, kimia, guncangan, dan magnetik. Termasuk strapnya mampu tetap melekat di tangan. Standar yang harus adalah minimum ketahanan kedalaman adalah 100m. James '007' Bond memakainya untuk kesempatan makan malam resmi, namun bukan dengan tampilan strap karet.

Militer

Ada anggapan bahwa jam tangan yang dirilis oleh kesatuan militer adalah jam tangan militer. Anggapan itu memang ada benarnya. Namun tak begitu juga, sebab ada beberapa produsen jam tangan yang mengeluarkan jam tangan yang diharmonisasikan dengan militer. Ciri jam tangan ini adalah solid, tak menonjol, dan memiliki fungsi yang tepat. Jam tangan Hamilton dinilai memiliki ciri tersebut yang cocok dikenakan oleh personil militer. Tenaga jam tangan itu disebut Khaki Field Mechanical yang menggunakan kuarsa daripada baterai yang menjamin jam tangan ini terus berfungsi. Konon Seiko dan Citizen kerap terliht dipakai oleh para personil militer. Sayangnya jam tangan ini tak cocok untuk kesempatan formil.

Chronograph

Jam tangan ini sangat menarik dilihat orang. Dapat menaikan pamor pemakainya. Namun sayangnya tak semua orang tahu fungsi dan cara mengoperasikannya. Pada dasarnya fungsi dari jam tangan ini adalah perhitungan waktu pada kegiatan, pemisahan waktu pada dua aktivitas, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan itu. Jam tangan ini hadir karena kebutuhan pada aviasi, mobil, bahkan misi luar angkasa. Paul Newman dan Steve McQueen menjadikan jam tangan ini lebih populer.

Baca Juga:

Hati-Hati Jam KW, Begini Cara Tahunya

jam
Jam tangan merupakan aksesori menambah gengsi pemakainya. (Unsplash/LumenSoft Technologies)

Formil

Dalam kesempatan formil dibutuhkan jam tangan yang terlihat elegan yang menunjang penampilan pemakainya. Makanya jam tangan jenis ini biasanya memiliki desain simple, elegan, klasik, dan harus tipis sehingga mudah terselip di lengan kemeja atau jas. Meskipun mudah terselip namun bukan berarti tidak menonjol, jam tangan ini harus mampu menunjukan jati dirinya yang mewah. Jadi baiknya jam tangan ini terbuat atau berlapis logam mulia, strapnya dari kulit terbaik, sebaiknya menghindarkan model gelang. Ketika memakai jam tangan ini, yang kebanyakan mahal, jangan berusaha menunjukan ke semua orang.

Smart

Disebut jam tangan pintar karena hampir menyediakan semua yang dibutuhkan pada zaman ini. Salah satu ciri yang harus ada, layar sentuh, terhubung dengan ponsel, dan memantau kesehatan pemiliknya. Kemudian memiliki aplikasi peta, olahraga, dan beberapa lainnya. Beberapa brand terkenal saat ini sudah merilis jam tangan ini. Meskipun tidak ada larangan, sebaiknya jam tangan ini tak dipakai dalam kesempatan resmi.

Multiple Time Zone

Jam tangan ini memuat wilayah waktu yang ada di Bumi, umumnya dapat memberikan informasi dua waktu. Untuk produksi yang sangat canggih dapat memberikan 37 waktu yang berbeda. Jam tangan ini muncul di tahun1770an untuk memberikan kemudahan para pelancong melihat waktu. Desainnya dibuat oleh Louis Cottier yang membuat ring 24 jam pada jam yang ada berikut dengan ring kota. Desain Cottier kemudian disempurnakan pada tahun 2011 dengan menghadirkan 37 zona waktu yang dibuat oleh Vacheron Constantin pada Traditionelle. (psr)

Baca Juga:

Menilik Koleksi Jam Tangan Mewah Ratu Elizabeth II

#Fashion #Jam #Jam Tangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Bagikan