Jenazah Serda Eka dan Istri Korban Penembakan di Elelim Diterbangkan ke Surabaya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 02 April 2022
Jenazah Serda Eka dan Istri Korban Penembakan di Elelim Diterbangkan ke Surabaya

Pelepasan prajurit TNI AD Sertu Eka yang meninggal akibat ditembak bersama istrinya yang petugas kesehatan di Elelim. ANTARA/HO-Pendam XVII Cenderawasih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan istrinya Sri Lestari Indah Putri yang merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Elelim, dibunuh Kamis (31/3) pagi, di kiosnya di Elelim. Siapa pelaku penembakan masih dalam penyelidikan.

Jenazah pasangan suami istri (pasutri) tersebut diterbangkan ke Surabaya untuk dimakamkan.

Sebelumnya, kedua jenazah diterbangkan dari Wamena dan disemayamkan di aula Yonif 751/VJS di Sentani sebelum diterbangkan dengan menggunakan pesawat Citilink QG 352 dari Bandara Sentani pada pukul 14.47 WIT.

Baca Juga:

Kapolda Papua Prihatin KKB Bakar Gedung Sekolah di Pedalaman

Dikutip Antara, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan seusai memimpin pelepasan jenazah di Sentani mengaku kasusnya saat ini sedang diselidiki.

Belum diketahui pasti siapa pelakunya, namun di TKP ditemukan selongsong peluru yang diduga dari senjata api jenis AK 47.

Alm Sertu Eka dan istrinya sudah tinggal di Elelim cukup lama, namun pada saat kejadian mereka tidak mendiami rumahnya yang berada di Pos Ramil Elelim melainkan di kios yang menjadi tempat usaha sampingan mereka.

Baca Juga:

Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB Papua, Korban Anggota Koramil Yalimo

Dari laporan yang diterima biasanya Sertu Eka sekeluarga kalau malam kembali ke asrama, namun beberapa hari sebelum kejadian mereka tidak pulang ke asrama.

Selain kedua pasutri, anak mereka yang kecil yakni Elvano Putra (2,5 th) terluka akibat benda tajam yang menyebabkan dua jari tangannya putus, jelas Danrem 172 Brigjen TNI Izak Pangemanan. (*)

Baca Juga;

Polri Tembak Mati Pentolan KKB Papua

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua #Konflik Papua #Penembakan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Indonesia
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Aparat gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 meningkatkan langkah pengamanan dengan melaksanakan olah TKP lanjutan, patroli gabungan, serta razia di sejumlah titik
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Indonesia
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Lalu Hadrian menegaskan bahwa hambatan pendidikan di Papua memang nyata adanya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Indonesia
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong pengembangan tanaman berbasis komoditas di Papua.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Indonesia
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Tim gabungan Kemenhut dan Polisi sempat terlibat baku tembak saat menghadang kelompok pemburu liar di Taman Nasional Komodo.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Indonesia
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Kebutuhan anggaran yang dialokasikan BGN untuk menambah hingga 2.500 SPPG yang menyasar 750 ribu penerima manfaat, diperkirakan mencapai Rp 25 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Indonesia
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Dana otsus, harus dipergunakan untuk program-program pembangunan prioritas di daerah, yang ditujukan langsung untuk kepentingan rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Indonesia
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengingatkan kepala daerah di Papua tidak menggunakan dana otsus untuk jalan-jalan.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Indonesia
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong pembangunan lumbung pangan di Papua. Hal itu menjadi pelajaran dari berbagai bencana alam yang melanda Indonesia.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Bagikan