MerahPutih.com - Kementerian Haji dan Umrah mulai melakukan pemulangan jemaah haji ke Tanah Air, sejak 1 Juni 2026. Pemulangan dilakukan secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan fase kepulangan menjadi tahapan penting dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Jemaah harus memperhatikan ketentuan berat dan jenis barang bawaan sesuai aturan penerbangan,
kata Maria dalam keterangannya, Senin (1/6).
Maria secara khusus menegaskan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. Larangan tersebut merupakan aturan penerbangan yang wajib dipatuhi seluruh jemaah.
Baca juga:
Rute Penerbangan Surabaya–Jember Dibuka, Akses Haji dan Umrah Makin Mudah
Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara,
tegas Maria.
Maria memastikan, jemaah tidak perlu membawa air zamzam secara mandiri dari Arab Saudi.
Setiap jemaah haji Indonesia akan menerima air zamzam sebanyak 1 galon berisi 5 liter per orang di debarkasi masing-masing setelah tiba di Tanah Air, sesuai mekanisme resmi yang telah ditetapkan.
Air zamzam sudah disiapkan melalui mekanisme resmi. Setiap jemaah akan menerima 1 galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing. Jadi, tidak perlu membawa zamzam di koper,
ujarnya.
Maria menyampaikan, meski terdapat beberapa catatan di lapangan, seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi Kemenhaj untuk meningkatkan kualitas layanan pada penyelenggaraan ibadah haji berikutnya.
Tentu ada beberapa catatan di lapangan. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar pelayanan kepada jemaah ke depan semakin optimal,
katanya.
Rangkaian utama ibadah haji yang telah dilalui jemaah Indonesia berjalan dengan baik. Capaian tersebut menjadi bekal penting bagi jemaah untuk melanjutkan tahapan berikutnya, yaitu proses kepulangan ke Tanah Air secara bertahap.
Alhamdulillah, rangkaian utama ibadah haji yang telah dilalui jemaah Indonesia berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan terkendali. Saat ini, sebagian jemaah mulai memasuki fase kepulangan ke Tanah Air,
jelasnya.