Merahputih.com - Insiden kecelakaan bus jemaah haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa (28/4), memicu respons cepat dari DPR RI.
Penanganan darurat yang sigap oleh petugas haji memastikan seluruh jemaah terdampak mendapatkan pertolongan medis tanpa adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pemerintah dan petugas haji yang bergerak kilat di lokasi kejadian.
Baca juga:
Saudi Airlines Alami Gangguan Roda, 380 Calon Haji Jatim 'Terpaksa Mampir' 24 Jam di Kualanamu
Koordinasi antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, dan otoritas Arab Saudi menunjukkan kehadiran negara yang nyata bagi warga negaranya di luar negeri.
Maman menegaskan bahwa langkah perlindungan dan pendampingan terhadap korban luka menjadi prioritas utama agar kondisi fisik maupun psikis jemaah segera stabil.
Kehadiran petugas secara fisik di lokasi evakuasi dianggap sebagai faktor penentu keberhasilan penanganan situasi krisis ini.
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan resmi tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun sejumlah jemaah mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis secara cepat dari otoritas setempat dan petugas haji Indonesia,” ujar Maman dalam keterangan resminya, Kamis (30/4).
Baca juga:
PPIH Arab Saudi Mulai Persiapkan Layanan Puncak Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Meski memuji langkah evakuasi, politisi dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX ini mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh. Insiden di Jabal Magnet tersebut harus menjadi dasar penguatan standar pelayanan dan perlindungan bagi seluruh jemaah haji Indonesia yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Komisi VIII DPR RI berkomitmen terus mendorong peningkatan mitigasi risiko guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Fokus utama terletak pada keamanan transportasi dan kesiapsiagaan personel di titik-titik rawan sepanjang jalur ibadah.
“Kehadiran negara dalam situasi darurat seperti ini adalah bentuk nyata tanggung jawab terhadap keselamatan warga negara,” tegas Maman.